Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Gaza Kembali Puncaki Daftar Wilayah Paling Mematikan bagi Pekerja Kemanusiaan

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 20 Agustus 2026 12:17 12:17 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 20 Agustus 2026 13:00
Bagikan
Bantuan Kemanusiaan IHH
Bagikan

Hidayatullah.com – Jalur Gaza, Palestina menjadi tempat paling mematikan di dunia bagi pekerja kemanusiaan selama tiga tahun berturut-turut, menurut kantor kemanusiaan PBB pada Rabu (19/08/2026).

Daftar isi
  • Pembunuh paling mematikan pekerja kemanusiaan
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Lebih dua pertiga kematian pekerja kemanusiaan di wilayah seluas 365 kilometer persegi disebabkan oleh serangan udara penjajah ‘Israel’.

Sudan berada di peringkat kedua, dengan 71 pekerja kemanusiaan tewas sepanjang tahun 2025, menurut Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA) dalam pernyataan untuk memperingati Hari Kemanusiaan Sedunia.

Pernyataan OCHA menyebut selama tahun 2025 di seluruh dunia, 907 pekerja kemanusiaan tewas, terluka atau diculik. Angka ini menjadi rekor tertinggi terkait kekerasan terhadap mereka yang bekerja mengirimkan bantuan, menurut Pusat Data Keamanan Pekerja Kemanusiaan milik Humanitarian Outcomes.

Meskipun jumlah kematian tahunan sedikit menurun menjadi 350 jiwa, kantor kemanusiaan PBB menyatakan bahwa tingkat kekerasan secara keseluruhan tidak menunjukkan tanda-tanda mereda. Selain itu, 322 pekerja bantuan terluka dan 235 lainnya diculik.

Baca Juga

Luncurkan Buku Sejarah Peradaban Islam, Buya Amirsyah Tekankan Pentingnya Adab dan Ibrah Sejarah
Jubir Parlemen Iran Berkunjung ke Baghdad, Iraq Minta Diperbolehkan Melewati Selat Hormuz
Suriah Tangkap Seorang Pejabat Keamanan Bashar al-Assad
Portugal Melarang Burqa
UEA Putuskan Hubungan Dagang, Iran Peringatkan Negara Teluk Tidak Bantu Amerika

“Lebih dari 1.000 pekerja bantuan telah tewas hanya dalam kurun waktu tiga tahun, dan hal itu sama sekali tidak dapat diterima,” ujar Tom Fletcher, Wakil Sekretaris Jenderal PBB untuk Urusan Kemanusiaan dan Koordinator Bantuan Darurat.

Sementara, hingga paruh pertama tahun 2026, setidaknya 82 pekerja bantuan tewas, 97 terluka dan 39 diculik.

Pembunuh paling mematikan pekerja kemanusiaan

PBB memperingatkan bahwa maraknya penggunaan drone bersenjata yang murah dan mudah dimodifikasi telah membuat warga sipil dan personel kemanusiaan menghadapi bahaya yang kian meningkat, terutama di wilayah perkotaan.

Drone bersenjata menjadi penyebab 80 persen kematian warga sipil di Sudan selama empat bulan pertama tahun 2026, dengan serangan yang menyasar berbagai lokasi termasuk pasar dan fasilitas kesehatan, menurut kantor kemanusiaan PBB.

“Pesawat nirawak bersenjata telah menjadi wajah baru dari ancaman lama: penghancuran kehidupan sipil secara sengaja ataupun akibat tindakan yang ceroboh,” ujar Fletcher. “Teknologi mungkin berubah, namun hukum perang tidak.”

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:genosida GazaJalur GazaOCHApalestinaPekerja Kemanusiaanrelawan Kemanusiaan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Luncurkan Buku Sejarah Peradaban Islam, Buya Amirsyah Tekankan Pentingnya Adab dan Ibrah Sejarah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tidak Becus Tandai Kecurangan NTU Hentikan Penggunaan Detektor AI

Berita
16 Agustus 2026 14:49
Qatar Bantah Menahan Pilot Iran
PM Anwar Ibrahim Upayakan Pencabutan UU yang Membatasi Kegiatan Politik Mahasiswa
UEA Putuskan Hubungan Dagang, Iran Peringatkan Negara Teluk Tidak Bantu Amerika
Redam Aksi Protes PM Modi Janjikan Pelatihan AI Gratis untuk Pelajar India

Terbaru

  • Gaza Kembali Puncaki Daftar Wilayah Paling Mematikan bagi Pekerja Kemanusiaan
  • Luncurkan Buku Sejarah Peradaban Islam, Buya Amirsyah Tekankan Pentingnya Adab dan Ibrah Sejarah
  • Jubir Parlemen Iran Berkunjung ke Baghdad, Iraq Minta Diperbolehkan Melewati Selat Hormuz
  • Suriah Tangkap Seorang Pejabat Keamanan Bashar al-Assad
  • Portugal Melarang Burqa
  • UEA Putuskan Hubungan Dagang, Iran Peringatkan Negara Teluk Tidak Bantu Amerika
  • Turki dan ‘Israel’ Berlomba-Lomba Jadi Pusat AI Dunia
  • Roberto Carlos Dikabarkan Masuk Islam, Kabar Mualaf Legenda Brazil Jadi Perhatian
  • MAI Sampaikan 14 Rekomendasi untuk RUU Perampasan Aset
  • DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan Sebelum Desember 2026

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Turki dan ‘Israel’ Berlomba-Lomba Jadi Pusat AI Dunia

19 Agustus 2026 15:21
Roberto Carlos Dikabarkan Masuk Islam, Kabar Mualaf Legenda Brazil Jadi Perhatian
Berita

Roberto Carlos Dikabarkan Masuk Islam, Kabar Mualaf Legenda Brazil Jadi Perhatian

19 Agustus 2026 12:20
Majelis Arah Indonesia MAI Sampaikan 14 Rekomendasi untuk RUU Perampasan Aset
Berita

MAI Sampaikan 14 Rekomendasi untuk RUU Perampasan Aset

19 Agustus 2026 11:27
Berita

DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Disahkan Sebelum Desember 2026

19 Agustus 2026 10:57
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?