Hidayatullah.com– Bom meledakkan sebuah bus yang mengangkut prsonel keamanan Suriah di dekat ibu kota Damaskus pada hari Sabtu (22/8/2026) mengakibatkan beberapa penumpang terluka, lapor media pemerintah.
“Sebuah alat peledak yang menarget sebuah bus pengangkut personel Pasukan Keamanan Dalam Negeri meledak Jalan Maarounah-al-Tal di pinggiran Damaskus, mengakibatkan beberapa personel terluka,” lapor kantor berita SANA.
“Pihak berwenang sedang menyelidiki serangan itu dan berusaha mengidentifikasi pelakunya,” imbuh SANA, tanpa memberikan informasi lebih lanjut.
Kantor berita itu mempublikasikan sejumlah foto yang menunjukkan sebuah bus rusak parah di tepi jalan, jendela-jendelanya hancut dan salah satu pintunya terlepas, dengan pecahan kaca beserakan di kursi depan.
Pihak berwenang Suriah menghadapi tantangan keamanan yang cukup berat sejak rezim diktator Bashar al-Assad digulingkan pada Desember 2024. Serangan banyak terjadi di daerah pinggiran Damaskus.
Awal bulan Agustus, sebuah bus meledak dan melukai 14 orang di Jaramana, sebuah kota kecil dekat Damaskus.
Pada bulan Juli, dua ledakan terjadi di dekat sebuah hotel tempat menginap Presiden Prancis Emmanuel Macron yang sedang melawat ke Suriah, meskipun dia tidak ada di hotel tersebut saat insiden terjadi.
Ledakan menewaskan satu orang dan melukai 36 lainnya. Pihak berwenang kemudian mengatakan bahwa mereka telah menangkap orang yang berada di belakang serangan itu, seraya menambahkan bahwa mereka merupakan bagian dari kelompok ISIS.*




