Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
BeritaIptekes

FDA Amerika Akhirnya Melarang Pewarna Makanan Merah No.3

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Januari 2025 14:25 2:25 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Januari 2025 14:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Otoritas Amerika Serikat akhirnya melarang penggunaan pewarna makanan yang memberikan warna merah cerah, yang dikenal sebagai red No.3 atau red dye 3, yang sebenarnya sudah lama diperingatkan oleh sejumlah kalangan tentang bahayanya.

US Food and Drug Administration (FDA) hari Rabu (15/1/2025) mengumumkan bahwa kalangan produsen tidak lagi diperbolehkan menggunakan pewarna merah No.3 setelah sejumlah hasil studi menemukan kaitannya dengan kanker pada tikus laboratorium jantan.

Sementara paparan normal pewarna itu jauh lebih rendah dibandingkan pada tikus-tikus tersebut, hukum yang berlaku di Amerika Serikat mengharuskan adanya pelarangan jika ditemukan keterkaitannya dengan kanker.Pewarna tersebut umumnya dipakai dalam pembuatan permen, beragam kek dan kukis, camilan beku dan dingin serta sejumlah obat-obatan, kata FDA seperti dilansir BBC.

Larangan itu merupakan jawaban terhadap petisi yang diajukan pada tahun 2022 oleh sejumlah kelompok, termasuk Center for Science in the Public Interest. Mereka berargumen bahwa pewarna itu seharusnya dilarang karena dapat menyebabkan kanker dan penggunaannya sangat meluas di Amerika Serikat, terutama pada produk yang dikonsumsi anak-anak.

Red No 3 sebenarnya sudah dilarang dipergunakan di dalam pembuatan kosmetik sejak 35 tahun silam oleh FDA. California juga melarang zat tambahan tersebut pada Oktober 2023.

Baca Juga

Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri

Pewarna itu sudah lebih dahulu dilarang penggunaannya di luar AS, seperti di Australia, New Zealand dan negara-negara anggota Uni Eropa.

Larangan yang dikeluarkan FDA itu seharusnya sudah dilakukan sejak lama, kata Center for Science in the Public Interest, sebuah organisasi nirlaba berbasis di AS yang fokus pada perlindungan konsumen dan sejak lama mendorong pelarangannya.

“Akhirnya setelah sekian lama, FDA mengakhiri paradoks regulasi Red 3 yang dinyatakan ilegal digunakan pada lipstik, tetapi legal sepenuhnya diberikan pada makanan anak-anak dalam bentuk permen,” kata pimpinan organisasi itu, Dr Peter Lurie, dalam sebuah pernyataan yang dirilis hari Rabu.

Pabrikan makanan diberikan waktu sampai Januari 2027 untuk meracik ulang bahan yang mereka gunakan. Sementara kalangan farmasi pembuata obat-obatan diberi waktu sampai Januari 2028.

Produk impor juga harus mengikuti peraturan baru ini, kata FDA.

Red No 3, yang juga dikenal dengan nama erythrosine atau red dye 3, sejak lama digunakan dalam pembuatan permen, panganan yang dipanggang, produk buah seperti cherry serta minuman.

Pewarna itu juga dipergunakan dalam pembuatan obat batuk sirup dan vitamin dalam bentuk permen.

Sebagian produsen sudah beralih dari penggunaan red dye 3, ke red dye 40, yang dianggap lebih sehat, meskipun pada sejumlah studi yang dilakukan terhadap tikus laboratorium pewarna nomor 40 itu menyebabkan gangguan pada lambung.

Hasil studi di Inggris yang dilakukan oleh Food Standards Agency menunjukkan bahwa red dye 40 berisiko meningkatkan hiperaktivitas pada anak. Penggunaannya di sekolah-sekolah di California dinyatakan terlarang tahun lalu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatmerah No.3pewarna makanan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rampas Dompet Nenek Malaysia Dua Pria Indonesia Dibui 5 Tahun
Tulisan selanjutnya Demi Konten Media Sosial Wanita Australia ini Meracuni Bayinya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hari Solidaritas Hijab, Muslimat Hidayatullah Jaksel Ajak Muslimah Bangga Berhijab

Berita
22 September 2026 15:01
KO Lawannya 12 Detik, Petarung UFC Ini Lafalkan Al-Fatihah di Hadapan Ribuan Penonton AS
Lewat MIHAS, Malaysia Bidik Penguatan Jejaring Halal Dunia
Wajib Halal Oktober 2026, Pemerintah Kedepankan Pembinaan
Pipa Minyak Sharara ke Zawiya Mati Libya Rugi $75 Juta

Terbaru

  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
  • Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing
  • Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang
  • Orang Terkaya Afrika Bantu Pembangunan Jaringan Pipa BBM antara Ethiopia dan Djibouti

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni

27 September 2026 16:44
Berita

Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online

27 September 2026 10:23
Berita

Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing

27 September 2026 09:31
Berita

Pos Polisi Pakistan Dibom Sedikitnya 11 Nyawa Melayang

27 September 2026 09:26
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?