Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Palestina Terkini

Sejak 1967, Zionis ‘Israel’ telah Penjarakan 1 Juta Orang Palestina

Penemuan terbaru mengungkap rata-rata penjajah 'Israel' memenjarakan 47 orang setiap harinya dalam kurun waktu 700 bulan

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 4 Juli 2025 10:02 10:02 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 4 Juli 2025 10:02
Bagikan
Tahanan Palestina di Israel
Bagikan

Hidayatullah.com – Pada tanggal 24 Februari, pasukan penjajah ‘Israel’ menculik Fidaa Assaf dari desa Kafr Laqif di Provinsi Qalqiya, Palestina. Saat itu dia berada dalam perjalanan pulang dari Ramallah Medical Complex setelah menjalani pemeriksaan medis.

Daftar isi
  • Dukungan Amerika
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Sumber di pemerintahan Palestina kemudian mengungkap bahwa perempuan itu, yang sudah menikah dan merupakan seorang ibu, menjadi korban penggeledahan tubuh dan pelecehan verbal.

Ia juga dilaporkan ditahan di sebuah sel kotor yang penuh serangga, dan tidak diberi makanan serta minuman selama beberapa hari.

Meskipun mengidap kanker, penjajah ‘Israel’ tetap menahan Assaf di Penjara Damon yang terkenal kejam, bersama 42 tahanan perempuan lain seperti Doaa Kawazbeh dan Zahra Kawazbeh yang sedang hamil. Mereka menjadi sasaran penyiksaan dan pengabaian medis yang disengaja pihak berwenang ‘Israel’.

Assaf, Zahra dan Doaa termasuk dari 1.000.000 warga Palestina yang telah dipenjara dan disika oleh ‘Israel’ sejak 1967. Mereka menjadi target sebuah kebijakan, yang menurut sebuah studi baru, berfungsi sebagai “inti” dari pendudukan Israel atas Palestina.

Baca Juga

Al-Aqsha Ditutup untuk Muslim, Para Rabi Berdoa di Tembok Al-Buraq Picu Sorotan
Gelombang Protes Tolak UU Hukuman Mati Israel bagi Tahanan Palestina
Menteri Penjajah Tuangkan Miras Rayakan Disahkannya Hukuman Mati untuk Warga Palestina Terjajah
Zionis Sahkan Undang-Undang Hukuman Mati bagi Warga Palestina Terjajah, Picu Kritik Internasional
Babak Baru Pendudukan: ‘Israel’ Resmikan Pencaplokan Tepi Barat

Studi, yang dirilis oleh lembaga nirlaba American Muslims for Palestine pada hari Kamis, mengatakan bahwa sistem penjara Israel tetap menjadi “inti dari pendudukannya” atas Palestina, dengan Tel Aviv memenjarakan sekitar satu juta warga Palestina dengan rata-rata 47 orang per hari selama 58 tahun.

“Israel secara historis telah menjaga jumlah tahanan mendekati 6.000 pada satu waktu, berfluktuasi selama eskalasi, tetapi kembali ke angka rata-rata dengan cepat,” menurut studi berjudul “The Carceral History of Occupied Palestine”.

Menurut studi tersebut, hingga Mei 2025, sekitar 10.068 warga Palestina berada di dalam penjara ‘Israel’. Dari jumlah tersebut, 1.455 dijatuhi hukuman, 3.190 menunggu persidangan, dan 3.577 ditahan tanpa dakwaan berdasarkan penahanan administratif.

Sedangkan kelompok perlawanan Palestina, Hamas, setelah menangkap 251 pemukim dalam Operasi Thufan Al-Aqsha pada Oktober 2023 di lokasi militer dan permukiman ‘Israel’ yang dulunya milik Arab, telah membebaskan puluhan sandera.

Saat ini, Hamas masih menawan 49 pemukim, termasuk 27 orang yang dikhawatirkan tewas dalam serangan ‘Israel’ yang membabi buta.

“Sementara itu, penahanan administratif telah meledak setelah genosida Israel tahun 2023 di Gaza, melonjak dari 350 menjadi 2.373 tahanan per bulan — lonjakan tujuh kali lipat yang sekarang mencakup hampir sepertiga dari semua tahanan,” kata laporan itu.

Tel Aviv memberlakukan sistem penjara dengan penghalang pergerakan dan hukum yang kejam, katanya, seraya menambahkan, Tepi Barat yang diduduki kini menderita hampir 900 pos pemeriksaan, gerbang, dan blokade jalan militer Israel, naik dari 645 pada tahun 2023, yang melumpuhkan kehidupan sehari-hari.

Pada paruh pertama tahun 2024, studi tersebut mengatakan bahwa militer Israel melakukan 3.384 operasi pencarian dan penangkapan yang terdokumentasi di seluruh Tepi Barat yang diduduki.

“Pada bulan April 2025 saja, pasukan Israel melakukan penggerebekan massal yang mengakibatkan 530 penangkapan, termasuk 60 anak-anak dan 18 wanita, di seluruh kota, kota kecil, dan kamp pengungsi di Tepi Barat,” katanya.

Laporan tersebut menyoroti amandemen Knesset Israel tahun 2024 yang “melegalkan hukuman kolektif dan mengizinkan hukuman seumur hidup untuk anak-anak berusia 12 tahun.”

Dukungan Amerika

American Muslims for Palestine mengatakan dalam laporannya bahwa selama ini Amerika Serikat-lah yang “mendanai kebijakan (kolonial) ini” dan baru-baru ini menambah bantuan hingga lebih dari $14 miliar kepada ‘Israel’ untuk melakukan genosida terhadap warga Palestina di Gaza yang terkepung.

“Sejak 1948, Kongres telah mengalokasikan bantuan sebesar $383,75 miliar yang disesuaikan dengan inflasi, menjanjikan setidaknya $3,8 miliar dalam bentuk bantuan tahunan sejak 2016, sambil bergegas memberikan Israel $14,1 miliar pada April 2025 untuk menanggung genosida mereka.”

Tidak seperti negara lain, kelompok tersebut mengatakan, uang Amerika untuk Israel datang sebagai pembayaran sekaligus, memungkinkan Israel memperoleh bunga, dan mengalir melalui Penjualan Komersial Langsung yang tidak diawasi dengan ketat yang mempercepat persetujuan senjata AS untuk militer, penjaga penjara, dan pemukim ilegal mereka.

“Sistem penjara Israel, pengadilan militernya, penahanan administratif, penyiksaan, deportasi, dan pemenjaraan anak merupakan perangkat dominasi yang menyeluruh dan disengaja,” kata kelompok tersebut.

Dikatakan bahwa sistem tersebut didukung oleh uang, senjata, dan perlindungan diplomatik AS.

“Untuk menegakkan hukum internasional dan hak-hak Palestina, sistem tersebut harus dihancurkan seluruhnya, dan dukungan AS harus diakhiri.”

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Headlinepalestinapendudukan IsraelPenjara IsraelTahanan PalestinaZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Prabowo-MBS Resmikan Dewan Strategis Indonesia–Saudi
Tulisan selanjutnya Pemkot Surabaya Mulai Sweeping Pelajar di Jam Malam, Ratusan Petugas Dikerahkan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Global Sumud FLotilla
Berita

Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki

Berita
30 Mei 2026 09:51
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Palestina Terkini

Khaled  Misy’al: Senjata Bagi Hamas adalah Alat Pertahanan Diri dari Penjajahan

10 Februari 2026 06:48
Palestina Terkini

Netanyahu Tegaskan Tak Akan Ada Lagi Palestina dan Gaza

9 Februari 2026 11:14
Palestina Terkini

Serangan Baru ‘Israel” Menunjukkan Penjajah Tak Peduli “Dewan Perdamaian”

1 Februari 2026 18:43
Palestina Terkini

Dosen Fakultas Ushuluddin Ungkap Kesaksian Akademik tentang Abu Ubaidah 

3 Januari 2026 19:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?