Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

China Naikkan Pajak Kondom Berharap Angka Kelahiran Bertambah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Desember 2025 15:21 3:21 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Desember 2025 15:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– China akan memberlakukan pajak pertambahan nilai (PPN) atas produk alat kontrasepsi kondom dan lainnya guna meningkatkan angka kelahiran dan memodernisasi undang-undang pajaknya.

Mulai 1 Januari 2026, kondom dan produk kontrasepsi lain akan dikenai PPN 13%. Sejak PPN diberlakukan China aecara nasional pada 1993, kondom dan produk sejenisnya selalu dikecualikan. PPN mencakup 40% dari keseluruhan pendapatan pajak negeri Tiongkok.

Kenaikan pajak kondom ini tampaknya lebih pada langkah simbolis. Satu bungkus kondom umumnya dijual sekitar 40-60 yuan ($5,70-$8,50). Pil kontrasepsi, yang dapat dibeli tanpa resep, hanya berharga 50-130 yuan per butir.

Lee Ding, seorang manajer di Dezan Shira & Associates, sebuah firma jasa profesional yang berfokus pada Asia, memperkirakan bahwa pengenaan pajak pada alat kontrasepsi akan menghasilkan tambahan 5 miliar yuan setiap tahunnya. Jumlah tersebut hanyalah setetes air di lautan dibandingkan dengan pendapatan anggaran publik umum China sebesar 22 triliun yuan ($3,1 triliun). “Kami tidak percaya bahwa perolehan pendapatan adalah motivasi utama di balik perluasan PPN ke alat kontrasepsi,” imbuhnya.

“Sekarang kebijakan kelahiran China bergeser ke arah mendorong kelahiran dan tidak lagi mempromosikan kontrasepsi, sehingga masuk akal untuk kembali memberlkaukan pajak atas produk kontrasepsi,” kata He Yafu, seorang ahli demografi independen yang berbasis di Provinsi Guangdong, seperti dikutip The Guardian Kamis (18/12/2025).

Baca Juga

Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Yun Zhou, seorang asisten profesor sosiologi di Universitas Michigan, Amerika Serikat, mengatakan bahwa pajak baru tersebut kemungkinan tidak akan memengaruhi pengambilan keputusan masyarakat. Namun, kebijakan itu menandakan apa yang diharapkan oleh pemerintah dari rakyat, yaitu supaya orang China memiliki lebih banyak anak.Ketentuan baru PPN itu juga termasuk pengecualian pajak bagi keluarga yang memiliki anak.

Tahun ini, pemerintah juga mengalokasikan 90 miliar yuan (12,7 miliar dolar AS) untuk program perdana perawatan anak nasional, yang menawarkan subsidi 3.600 yuan per tahun untuk setiap anak berusia di bawah tiga tahun.

Pada hari Sabtu lalu, pemerintah mengumumkan rencana untuk memperluas program asuransi kesehatan nasionalnya agar mencakup semua biaya yang terkait dengan persalinan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya (Video) Tarik Paksa Cadar Dokter Muslim, Aksi Kepala Menteri India Picu Amarah Publik
Tulisan selanjutnya Piala Dunia ramah Keluarga Pelajar Internasional Dibatasi, Jumlah Penduduk Kanada Berkurang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Artikel

Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Artikel
21 Juli 2026 07:00
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

21 Juli 2026 18:02
Berita

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

21 Juli 2026 14:37
Berita

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

21 Juli 2026 10:00
Berita

Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

21 Juli 2026 08:51
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?