Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pelajar Internasional Dibatasi, Jumlah Penduduk Kanada Berkurang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Desember 2025 19:11 7:11 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Desember 2025 19:06
Bagikan
Piala Dunia ramah Keluarga
Bagikan

Hidayatullah.com– Kanada mengalami salah satu penurunan populasi terbesar kurun kuartal terakhir, yang antara lain disebabkan pembatasan izin bagi pelajar internasional.

Estimasi terbaru yang dirilis Statistics Canada pada hari Rabu (17/12/2025) menunjukkan populasi Kanada berkurang 0,2% menjadi 41,6 juta pada kuartal ketiga tahun ini, turun dari 41,65 juta pada 1 Juli.

Penurunan baru-baru ini utamanya disebabkan oleh penurunan jumlah mahasiswa internasional yang belajar di Kanada, setelah Ottawa memutuskan untuk mengurangi jumlah izin studi yang dikeluarkan.

Penurunan triwulanan signifikan lainnya yang tercatat hanya terjadi pada tahun 2020, yang disebabkan oleh berbagai kebijakan selama pandemi Covid-19, lansir The Guardian.

Statistik terbaru menunjukkan bahwa setiap provinsi dan wilayah melaporkan penurunan populasi, kecuali Alberta dan Nunavut, yang keduanya mengalami peningkatan sebesar 0,2%.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Pada kuartal ketiga tahun 2023, pertumbuhan penduduk Kanada per kuartal merupakan yang tertinggi sejak tahun 1957, dengan penambahan 420.000 jiwa ke negara tersebut selama kurun tiga bulan itu.

Penduduk non-permanen berjumlah sekitar 6,8% dari total populasi, turun dari 7,3% pada kuartal sebelumnya. Perdana Menteri saat ini, Mark Carney, berjanji untuk mengurangi jumlah penduduk non-permanen di Kanada menjadi 5 persen dari total populasi pada akhir tahun 2027.

Bagian dari rencana tersebut mencakup pengurangan separuh jumlah izin pelajar internasional, dari target 305.900 pendatang baru pada tahun 2025 menjadi 155.000 pada tahun 2026, dan 150.000 pada tahun 2027 dan 2028. Pada saat yang sama, pemerintah federal berencana untuk meningkatkan secara bertahap jumlah penduduk tetap yang diterima di Kanada dibandingkan dengan rencana imigrasi yang diumumkan sebelumnya. Kanada mengantisipasi kedatangan 395.000 pemukim tetap baru pada tahun 2025, 380.000 pada tahun 2026, dan 365.000 pada tahun 2027.

Menteri Keuangan François-Philippe Champagne belum lama ini mengatakan kepada awak media bahwa Kanada sudah kelebihan kapasitas untuk menerima dan memberikan pelayanan kepada para imigran.

Robert Kavcic, seorang ekonom di Bank of Montreal dalam catatannya hari Rabu menulis bahwa Kanada sedang melakukan penyesuaian besar terhadap populasinya. Supaya perekonomian negara tidak terganggu, maka pertumbuhan populasi harus sedikit di atas nol sampai 2028, sebelum kembali ke tingkat pertumbuhan jangka panjang di bawah 1 persen.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya China Naikkan Pajak Kondom Berharap Angka Kelahiran Bertambah
Tulisan selanjutnya Dokter Anestesi Prancis Meracuni 30 Pasien, 12 Orang Kehilangan Nyawa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Berita
30 Mei 2026 11:16
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?