Hidayatullah.com– Otoritas Suriah, hari Kamis (25/12/2025), mengumumkan kematian seorang pemimpin senior kelompok ISIS dan sejumlah kaki tangannya di dekat ibukota Damaskus dalam operasi militer yang dilakukan bersama dengan pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat.
Pasukan keamanan dan intelijen Suriah, bekerja sama dengan koalisi internasional, melakukan “operasi keamanan yang tepat sasaran” di wilayah Damaskus, kata Kementerian Dalam Negeri.
“Operasi tersebut berhasil menetralisir teroris Mohammad Shahada, yang dikenal sebagai ‘Abu Omar Shaddad’, yang dianggap sebagai salah satu pemimpin ISIS terkemuka di Suriah,” imbuh kementerian dalam sebuah pernyataan seperti dilansir AFP.
“Operasi ini menunjukkan efektivitas koordinasi bersama antara badan-badan keamanan nasional dan mitra-mitra internasional.”
Beberapa waktu kemudian di hari yang sama, Kementerian Dalam Negeri mengatakan pasukan keamanan “berkoordinasi dengan pasukan koalisi internasional” menangkap “pemimpin sel teroris yang berafiliasi dengan organisasi Daesh (IS)” di tempat lain dekat Damaskus. Pasukan keamanan juga menyita sejumlah senjata api berserta amunisinya.
Pada Rabu malam, pihak berwenang mengatakan telah menangkap Taha al-Zoubialias Abu Omar Tabiya, seorang pemimpin ISIS di wilayah Damaskus, bersama beberapa anak buahnya. Penangkapan juga dilakukan dalam operasi gabungan bersama AS.
Kementerian Dalam Negeri mengatakan pada hari Kamis pasukan keamanan juga menangkap tiga anggota sel yang berafiliasi dengan ISIS di Provinsi Aleppo.Serangan atas konvoi pasukan di Palmyra pada 13 Desember menewaskan dua tentara AS dan seorang warga sipil Amerika yang bekerja sebagai penerjemah. Washington menuding pelakunya adalah seorang kaki tangan ISIS.
Sebagai balasan, AS melancarkan serangan udara dan darat atas sekitar 70 lokasi ISIS di Suriah, yang menewaskan lima anggota kelompok itu, menurut organisasi pemantauan konflik Suriah yang berbasis di London Syrian Observatory for Human Rights.
Saat kunjungan resmi ke Washington pada bulan November, Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa mengumumkan Suriah secara resmi bergabung dengan pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat melawan kelompok ISIS.*




