Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pemerintah Yaman yang Didukung Saudi Ambil Alih Ibukota Hadramaut

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 5 Januari 2026 12:12 12:12 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 5 Januari 2026 12:12
Bagikan
[Ilustrasi] Prajurit yang didukung Saudi-UEA dengan latar gambar penguasa pertama UEA Zayed bin Sultan Al Nahyan di Yaman
Bagikan

Hidayatullah.com – Pasukan pemerintah Yaman yang didukung Arab Saudi memasuki kota Mukalla, ibu kota provinsi Hadramaut, pada hari Ahad setelah mundurnya pasukan Pasukan Transisi Selatan (STC), menurut laporan media lokal.

Menurut stasiun televisi pemerintah Yaman pada Ahad (04/01/2026), Pasukan Perisai Nasional memasuki kota melalui timur, tanpa memberikan detail lebih lanjut.

Rekaman yang ditayangkan oleh saluran tersebut menunjukkan warga menyambut pasukan pemerintah yang sedang memasuki kota.

Sumber pemerintah Yaman yang menolak menampilkan identitasnya mengatakan kepada Anadolu bahwa pasukan STC mundur dari sejumlah fasilitas dan posisi di kota tersebut pada hari Sabtu.

Mukalla adalah kota terpenting di Hadramaut dan merupakan lokasi pelabuhan minyak Al-Dhabba, dan Bandara Internasional Al Rayyan.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Pasukan Perisai Nasional mengkonfirmasi bahwa mereka telah memberikan koridor aman bagi milisi STC, yang didukung Uni Emirat Arab (UEA) untuk mundur dari Al-Mahra menuju Aden.

Mereka mengatakan pasukan STC diizinkan meninggalkan kota, hanya membawa senjata pribadi, dan menambahkan bahwa mereka telah mengamankan kendali penuh atas Pelabuhan Mukalla.

Rekaman yang disiarkan oleh TV Yaman menunjukkan pasukan pemerintah beroperasi dari Bandara Internasional Al Rayyan.

Hal ini terjadi sehari setelah pasukan pemerintah merebut kendali provinsi Al-Mahra timur dan wilayah gurun dan lembah Hadhramaut dari pasukan STC.

Yaman telah mengalami eskalasi yang belum pernah terjadi sebelumnya sejak Selasa, setelah pasukan STC menguasai Hadramaut dan Al-Mahra pada awal Desember. Kedua provinsi tersebut mencakup hampir setengah dari wilayah Yaman dan berbatasan dengan Arab Saudi.

Arab Saudi menuduh Uni Emirat Arab (UEA) “mendorong pasukan STC untuk melakukan operasi militer” di sepanjang perbatasan selatan kerajaan di Hadhramaut dan Al-Mahra. Abu Dhabi membantah tuduhan tersebut.

STC mengatakan pemerintah Yaman berturut-turut telah meminggirkan wilayah selatan secara politik dan ekonomi dan menyerukan pemisahan diri. Pihak berwenang Yaman menolak klaim tersebut dan menegaskan kembali komitmen mereka terhadap persatuan negara.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hadramautkonflik Timur Tengahyaman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Laparkan Gaza, ‘Israel’ Cabut Izin 37 Organisasi Kemanusiaan Internasional
Tulisan selanjutnya Ekstremis Kiri-Jauh Pelaku Pembakaran yang Menyebabkan Listrik Padam di Berlin

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Presiden Iran: Jangan Biarkan Wilayah Negara Muslim Dipakai Menyerang Sesama

Berita
28 Agustus 2026 09:20
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Berita

Komandan Tentara Suriah Era Assad Tewas Saat akan Ditangkap

31 Agustus 2026 17:47
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?