Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Uni Eropa Masukkan Korps Garda Revolusi Iran ke dalam Daftar Teroris

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Januari 2026 19:52 7:52 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Januari 2026 19:52
Bagikan
Pasukan Garda Revolusi
Bagikan

Hidayatullah.com— Para memteri luar negeri anggota-anggota Uni Eropa, hari Kamis (29/1/2026), sepakat untuk memasukkan paramiliter Korps Garda Revolusi Iran ke dalam daftar organisasi teroris.

“Represi tidak dapat dibiarkan begitu saja,” kata Kaja Kallas, diplomat tertinggi Uni Eropa lewat media sosial. “Rezim manapun yang membunuh ribuan rakyatnya bergerak ke arah kehancurannya sendiri.”

Kallas mengatakan keputusan tersebut berarti menempatkan Garda Revolusi di posisi yang sama dengan kelompok-kelompok seperti Al-Qaeda, Hamas dan Daesh alias ISIS alias IS.

“Apabila Anda bertindak seperti teroris, maka Anda harus diperlakukan sebagai teroris,” kata Kallas seperti dilansir AFP.

Selama beberapa pekan, didorong oleh kesulitan ekonomi dalam negeri yang semakin mencekik, warga di berbagai pelosok negeri Syiah itu turun ke jalan guna mendesak pemerintah untuk bertindak memperbaiki keadaan. Gerakan yang awalnya merupakan jeritan rakyat akibat biaya hidup yang semakin tinggi, berubah menjadi sikap penolakan terhadap rezim, menyusul tindakan keras aparat terhadap para demonstran. Ribuan orang dikabarkan ditangkap, banyak orang kehilangan nyawa di lokasi unjuk rasa. Kelompok-kelompok peduli HAM internasional mengabarkan bahwa total korban jiwa akibat tindakan represif aparat selama unjuk rasa mencapai angka 6.000 atau bahkan lebih.

Baca Juga

Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Uni Eropa juga menjatuhkan sanksi atas 15 pejabat tinggi Iran, termasuk para komandan senior Garda Revolusi, atas peran mereka dalam penindasan terhadap demonstran.

Organisasi yang dimasukkan ke dalam daftar teroris Uni Eropa menghadapi berbagai tindakan, termasuk larangan bepergian dan pembekuan aset, yang bertujuan untuk memutus jaringan dukungan bagi mereka.

Garda Revolusi merupakan angkatan bersenjata Iran yang paling kuat. Korps itu dibentuk setelah Revolusi 1979 dan sejak itu memainkan peran sentral dalam sistem keamanan negara.

Kallas mengatakan pihaknya berharap kanal diplomatik dengan Iran masih akan tetap terbuka meskipun Uni Eropa membuat keputusan tersebut.

Amerika Serikat, Kanada dan Australia sudah lebih dulu memasukkan Garda Revolusi Iran sebagai ke dalam daftar organisasi teroris.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ramzan Kadyrov Bilang Rusia Harus Berperang di Ukraina Sampai Tuntas
Tulisan selanjutnya Amerika Serikat Perluas Pangkalan Militer di Kenya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Berita
20 Juli 2026 14:30
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

21 Juli 2026 18:02
Berita

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

21 Juli 2026 14:37
senjata israel
Berita

Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

21 Juli 2026 06:30
Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

20 Juli 2026 17:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?