Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Ledakan Terdengar di Riyadh, Arab Saudi Keluarkan Peringatan Serangan Udara

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 19 September 2026 15:03 3:03 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 19 September 2026 15:03
Bagikan
Kota Riyadh di Arab Saudi
Bagikan

Hidayatullah.com – Otoritas berwenang Arab Saudi mengeluarkan dua peringatan bahaya di Riyadh dan Al-Kharj pada Sabtu dini hari. Badan Pertahanan Sipil kemudian mencabut peringatan tersebut di tengah meningkatnya serangan kelompok Houthi terhadap kerajaan.

Daftar isi
  • Peringatan serangan udara di Mekkah
  • Houthi Rebut Kendali Selat Bab al-Mandab
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Peringatan pertama dikeluarkan sekitar pukul 02.58 waktu setempat, dan para saksi mata melaporkan mendengar setidaknya dua ledakan di Riyadh. Status aman dinyatakan beberapa menit kemudian.

Peringatan serupa juga dikeluarkan untuk Kepulauan Farasan di wilayah barat daya Kerajaan, meskipun jenis ancamannya belum jelas.

Peringatan kedua dikeluarkan untuk Riyadh dan Al-Kharj pada pukul 05.19. Sekitar 10 menit kemudian Pertahanan Sipil menyatakan bahaya telah berlalu.

Peringatan-peringatan tersebut dikirimkan ke ponsel warga melalui Platform Peringatan Dini Nasional. Salah satu pesan yang diterima warga ibu kota berbunyi: “Wilayah ini sedang menghadapi ancaman serangan udara dari pihak musuh.”

Baca Juga

Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an
MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis
Bekas Jubir Militer ‘Israel’ Akui Memanipulasi Kebenaran Genosida Gaza

Peringatan kali ini berbeda dari yang lalu. Sebelumnya, peringatan bahaya biasanya berisi himbauan agar warga tetap berada di dalam ruangan, menjauhi jendela serta area terbuka, dan mematuhi instruksi keselamatan resmi.

Peringatan serangan udara di Mekkah

Pada Jumat, Pertahanan Sipil mengeluarkan peringatan serupa di beberapa wilayah Kerajaan, termasuk Jeddah dan Taif di Provinsi Makkah, Khamis Mushayt di Provinsi Asir, serta AlUla di Provinsi Madinah.

Sementara pada Kamis, puing-puing dari drone Houthi yang berhasil dicegat dan dihancurkan jatuh di Taif, dilaporkan menewaskan seorang warga Yaman serta melukai seorang wanita Saudi dan seorang warga Pakistan yang mengalami luka kritis. Sejumlah bangunan dan kendaraan juga mengalami kerusakan.

Insiden tersebut terjadi dua hari setelah sistem pertahanan udara Saudi mencegat sebuah drone di selatan Makkah yang menurut pihak berwenang sedang berupaya memasuki wilayah udara kota suci tersebut. Pejabat Saudi menyebut upaya serangan itu sebagai eskalasi besar, sementara pihak Houthi membantah menargetkan Mekkah.

Awal bulan ini, serangan Houthi di wilayah selatan Arab Saudi melukai puluhan orang dan merusak fasilitas energi, menurut keterangan pihak berwenang Saudi. Konflik yang kembali memanas ini menjadi eskalasi besar setelah gencatan senjata yang ditengahi PBB pada tahun 2022 sempat menghentikan pertempuran berskala besar di Yaman.

Houthi Rebut Kendali Selat Bab al-Mandab

Kelompok Syiah Houthi, yang sebelumnya telah menguasai sebagian besar wilayah berpenduduk di Yaman, melancarkan serangan kilat bulan ini untuk merebut seluruh pesisir Laut Merah negara itu, sehingga mereka memegang kendali atas Selat Bab al-Mandab yang vital.

Kelompok tersebut telah menyatakan blokade maritim terhadap Arab Saudi, yang selama ini menggunakan jalur tersebut untuk ekspor minyak guna menghindari Selat Hormuz—jalur yang tertutup akibat konflik di Timur Tengah.

Data dari perusahaan pelacak aktivitas maritim Kpler menunjukkan bahwa ekspor Arab Saudi melalui Selat Bab al-Mandab telah menurun sejak bulan Juli, meskipun lima kapal bermuatan telah melintasinya dalam sepekan terakhir.

Pihak Houthi menegaskan bahwa pelayaran di selat tersebut tetap terbuka dan bebas, kecuali bagi kapal-kapal milik Arab Saudi.

PBB menyatakan pada hari Jumat bahwa pertempuran yang kembali berkecamuk telah menyebabkan lebih dari 112.000 orang mengungsi, sementara hampir 3.000 orang lainnya melarikan diri melintasi laut menuju Djibouti, sehingga menambah penderitaan bagi penduduk yang kondisinya sudah memprihatinkan.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:arab saudiHeadlineMekkahPeringatan bahayaPeringatan serangan udarasyiah Houthiyaman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dorong Tinggalkan Kebiasaan Scrolling, Singapura Beri Imbalan Warganya yang Baca Buku
Tulisan selanjutnya Mantan Bos Tabung Haji Malaysia Terdakwa Korupsi, Keluarganya Diminta Serahkan Daftar Aset

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pekerja Pelabuhan di 20 Negara akan Gelar Mogok Kerja Serentak untuk Palestina

Berita
30 Oktober 2026 15:44
Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an
Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer
Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, UBN: Jangan Beri Panggung Pendukung Genosida
Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar

Terbaru

  • Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah
  • Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz
  • MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an
  • MUI: Petugas Ibadah Haji Harus Muslim, Nonmuslim Bisa Bantu Teknis
  • Bekas Jubir Militer ‘Israel’ Akui Memanipulasi Kebenaran Genosida Gaza
  • Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’
  • Kapolres Sukoharjo Dicopot dari Jabatannya Buntut Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Lancarkan Serangan ke Pulau Qeshm Iran, AS: ‘Tindakan Defensif’

3 November 2026 11:47
Berita

Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an

2 November 2026 18:51
Berita

Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’

2 November 2026 18:02
Permendag no 20
Berita

KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026

2 November 2026 14:59
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?