Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Setelah Memasuki Hasakeh Pasukan Pemerintah Suriah Bergerak ke Qamishli

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 Februari 2026 22:18 10:18 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Februari 2026 22:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Setelah sebelumnya memasuki Hasakeh, pasukan pemerintah Suriah hari Selasa (3/2/2026) mulai memasuki Qamishli, berdasarkan perjanjian integrasi yang disepakati oleh militan Kurdi pekan lalu, lapor kantor berita pemerintah.

“Konvoi pasukan keamanan dalam negeri mulai memasuki kota Qamishli,” lapor kantor berita resmi SANA, seperti dilansir AFP. Qamishli merupakan kota berpenduduk mayoritas etnis Kurdi.

Seorang koresponden AFP melihat kendaraan-kendaraan lapis baja dan personel bergerak menuju pinggiran kota itu, yang merupakan benteng utama pemerintahan otonom de facto Kurdi.

Pasukan Kurdi memberlakukan jam malam di kota Qamishli sampai Rabu (4/2/2026) pukul 06.00 pagi (0300 GMT) “untuk menjaga keamanan, stabilitas, dan keselamatan warga.”

Seorang koresponden AFP lainnya melihat toko-toko tutup dan jalanan kosong sejak Selasa pagi. Tampak personel keamanan Kurdi, sementara bendera-bendera Kurdi berkibar dan spanduk-spanduk terpasang.

Baca Juga

ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

Pergerakan pasukan pemerintah ke Qamishli itu dilakukan setelah personel keamanan memasuki Hasakeh – kota berpenduduk campuran etnis Kurdi dan Arab – dan daerah pedesaan di sekitar Kobane sehari sebelumnya, sebagai bagian dari kesepakatan komprehensif untuk mengintegrasikan secara bertahap pasukan-pasukan dan institusi-institusi Kurdi ke negara Suriah.

Pasukan Kurdi menyerahkan sebagian besar wilayah yang dikuasainya kepada pasukan pemerintah yang bergerak maju dalam beberapa pekan terakhir, setelah berbulan-bulan ketegangan dan bentrokan sporadis ketika pemerintah baru Suriah berupaya untuk menegakkan kekuasaan mereka di seluruh wilayah negara itu.

Marwan al-Ali, kepala keamanan domestik Provinsi Hasakeh, mengatakan konvoi pasukan pemerintah itu terdiri dari personel dan kendaraan keamanan dalam jumlah terbatas, yang kemudian akan ditindaklanjuti dengan integrasi pasukan keamanan Kurdi ke dalam pasukan pemerintah di bawah Kementerian Dalam Negeri.

Mazloum Abdi, kepala gabungan pasukan yang dipimpin Kurdi Syrian Democratic Forces (SDF), sebelumnya mengatakan bahwa kesepakatan integrasi itu akan dilaksanakan di lapangan mulai hari Senin (2/2/2026), dengan kedua pihak akan menarik pasukannya dari posisi di garis depan pertempuran di bagian timur laut Suriah, dan dari Kobane yang terletak di bagian utara.

Dia menjelaskan bahwa hanya pasukan keamanan domestik dalam jumlah terbatas yang akan memasuki wilayah Hasakeh dan Qamishli, tetapi tidak ada pasukan militer yang akan memasuki kota dan desa Kurdi manapun.

Pasukan Kurdi mau tidak mau harus membuat kesepakatan dengan pemerintah baru Suriah setelah pemerintah Amerika Serikat pimpinan Presiden Donald Trump mengatakan bahwa aliansi mereka dengan pihak Kurdi di Suriah sudah berakhir. Sebagaimana diketahui SDF selama perang saudara berlangsung di Suriah mendapatkan sokongan dari pasukan AS.

Dengan masuknya pasukan pemerintah ke wilayah-wilayah yang dikuasai Kurdi, efektif tinggal Provinsi Sweida – yang mayoritas penduduknya kaum Druze – di bagian selatan yang masih di luar kontrol Damaskus.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Iran Tangkap 139 Orang Asing Selama Aksi Protes
Tulisan selanjutnya Lebih dari 13 Juta Orang di Jerman Berisiko Miskin

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Berita
15 Juli 2026 21:36
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP

Terbaru

  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota

21 Juli 2026 10:00
Berita

Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

21 Juli 2026 08:51
Berita

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

20 Juli 2026 17:00
Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

20 Juli 2026 14:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?