Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Thailand Pelopori Boikot Merk USA

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 23 Maret 2003 06:59 6:59 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 23 Maret 2003 06:59
Bagikan
Bagikan

Inilah bedanya antara rakyat Thailand dengan Indonesia. Negara tetangga Indonesia yang dikenal sebagai negara Pagoda itu tengah mempelopori boikot terhadap produk Amerika Serikat (AS) sebagai tanda protes terahadap sikap AS yang melakukan agresi ke Iraq. Korban pertama pemboikotan itu adalah perusahaan minuman raksasa Coca Cola Thailand. Perusahaan itu menjadi sasaran sentimen kemarahan rakyat Thailand terhadap aksi penyerangan AS. Sebagaiana diketahui, perusahaan Coca Cola Thailand telah dilisensi perusahaan Haad Thip Plc yang terletak di sisi selatan Thailand. Perusahaan itu melayani 14 provinsi dan pada tahun lalu telah melakukan penjualan hingga 1,6 miliar Baht atau setara dengan US $37,3 juta. “Kami mendengarkan aspirasi para pemrotes dan menghormatinya, kata Direktur Utama Haad Thip Plc, Phairoch Rattakul, seperti dikutip Bangkok Post. Kami tidak akan membuka gudang kami hingga mereka memahami bahwa perusahaan kami tidak dimiliki Amerika. Penawaran produk coke sebaik Fanta dan Sprite yang diharapkan memperkuat hasil pnjualan di kawasan selatan. Para ulama dan negarawan Thailand, terutama di selatan yang menjadi basis 2,5 juta umat Muslim, telah menyerukan untuk memboikot produk-produk Amerika Serikat serta dari Inggris dan Israel. Media Thailand pada minggu ini menunjukkan kelompok pemuda Muslim mengosongkan botol Coke dan Pepsi di Bangkok dan kota-kota di daerah selatan. McDonalds Indonesia Tetap Ramai Di Indonesia, agresi AS ke Iraq juga telah menimbulkan aksi serupa. Di Surabaya, Jumat (21/03) hampir 2000 komponen ummat Islam melakukan penyegelan terhadap warung waralaba milik AS di Jalan Dr. Soetomo. Aksi yang dilakukan dengan cara mengunci pintu dan menempeli pamflet bertuliskan “Disegel” pada restaurant McDonalds (MD) dengan rantai itu ditunjukkan sebagai bentuk protes sikap AS. Protes serupa juga terjadi di kota Malang Jawa Timur. Bedanya, aksi boikot itu justru dilakukan oleh kalangan pengusaha. Para pengusaha di Malang mulai melakukan boikot terhadap produk-produk yang berlabel USA. Salah satu pengusaha yang mulai melakukan boikot itu adalah Grup GAMA. GAMA, sebuah perusahan yang bergerak dalam bidang makanan ayam goreng, resto, printing, dan belanja ini, mulai Sabtu (22/03) lalu melakukan penolakan terhadap produk-produk dari negeri Paman Sam itu. Menurut Humas Grup Gama, Bachtiar Djanan M, langkah yang dilakukan Grup GAMA tersebut, diikuti baik secara individu maupun kelompok. “Tentunya bagi masyarakat yang seide, yang cinta perdamaian, perikemanusiaan, dan ketuhanan,” ungkap Bachtiar. Aksi menentang agresi AS ke Iraq juga dilakukan Di Samarinda, kader Partai Keadilan (PK) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar demo di depan PT Vico Indonesia –salah satu perusahaaan milik investor AS– di Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar). Mereka bergerak pukul 09.00 wita. Sekitar 500 peserta PK dan PKS beriring -iringan dengan kendaraan roda dua dan empat. Mereka juga mengusung aneka poster dan spanduk berisi tentangan terhadap AS. “Boikot produk-produk Amerika,” kata salah seorang demonstran. Walau demikian, produk-produk merk AS tetap masih ramai diminati di Indonesia. Selain McDonalds, beberapa waralaba dan produk AS seperti Kentucky Frued Chicken (CFC), California Frued Chicken (CFC), Coca Cola masih terus dikunjungi masyarakat. Termasuk kalangan Islam. (AFP/TI/Sy/JP/Cha)

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pejabat Senior Inggris Mundur Karena Kecewa
Tulisan selanjutnya Saddam Masih Sehat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mahathir Mohamad Dilarikan ke RS Sehari setelah Istri Meninggal Dunia

Berita
30 September 2026 13:16
Pemerintahan Baru Kolombia Dukungan AS Memutus Hubungan Diplomatik dengan Iran
Gagal Bunuh Petinggi Hamas di Qatar, ‘Israel’ Kembali Tebar Ancaman Pembunuhan
LPH Hidayatullah Hadir di MIHAS 2026, Perkuat Jejaring Halal Internasional
LPH Hidayatullah Perkuat Kemitraan dengan Maybank, Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal untuk UMK Indonesia

Terbaru

  • Mahathir Mohamad Dilarikan ke RS Sehari setelah Istri Meninggal Dunia
  • Gagal Bunuh Petinggi Hamas di Qatar, ‘Israel’ Kembali Tebar Ancaman Pembunuhan
  • Keadilan dan Kemanusiaan di Balik Jeruji Besi
  • Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya
  • UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Keilmuan
  • Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar
  • Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi
  • Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
  • Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi
  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?