Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pengadilan Jerman Penjarakan Warga Amerika Mata-mata China

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Februari 2026 19:33 7:33 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Februari 2026 19:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang warga negara Amerika Serikat, hari Rabu (11/2/2026), dijatuhi hukuman penjara dua tahun delapan bulan oleh pengadilan Jerman karena menawarkan informasi sensitif kepada China saat bekerja sebagai kontraktor sipil di sebuah pangkalan militer AS di Jerman.

Orang tersebut itu, yang hanya disebut sebagai Martin D, didudukkan di kursi terdakwa di pengadilan kota Koblenz. Sebagian persidangan dilakukan secara tertutup.

Pada 2024, jaksa penuntut mendakwa Martin D melakukan kontak dengan sejumlah badan pemerintah China beberapa kali dan menawarkan informasi sensitif dari militer AS kepada dinas intelijen China.

Pria itu bekerja sebagai tenaga kontrak sipil untuk Departemen Pertahanan AS antara tahun 2017 dan 2023, termasuk bekerja di sebuah pangkalan militer AS di Jerman sejak setidaknya tahun 2020, menurut berkas dakwaan seperti dilansir AFP.

Dia ditangkap oleh polisi Jerman di Frankfurt pada November 2024 dan sejak itu ditempatkan di dalam tahanan.

Baca Juga

Kompleks Makam Imam Al-Bukhari Kembali Dibuka Usai Renovasi Besar-Besaran
LPH Hidayatullah Perkuat Kemitraan dengan Maybank, Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal untuk UMK Indonesia
LPH Hidayatullah Hadir di MIHAS 2026, Perkuat Jejaring Halal Internasional
Wajib Halal Oktober 2026, Pemerintah Kedepankan Pembinaan
MUI Dorong Percepatan Sertifikasi Halal Program MBG

Sejak usai Perang Dunia II Amerika Serikat mendirikan puluhan pangkalan militer di Jerman dan saat ini masih menempatkan lebih dari 35.000 personel militer di sana.Pangkalan-pangkalan itu – kebanyakan berada di bekas zona pendudukan militer AS di bagian selatan dan barat Jerman – juga mempekerjakan sekitar 11.000 orang sipil untuk memberikan pelayanan logistik, katering, perawatan kesehatan serta sekuriti.

Dalam kasus terbaru paling menonjol berkaitan dengan China, seorang bekas ajudan politisi sayap kanan Jerman Maximilian Krah dijatuhi hukuman penjara selama empat tahun sembilan bulan pada bulan September 2025 atas tuduhan spionase.

Pengadilan di Dresden menyatakan Jian Guo bersalah dalam dakwaan bertindak sebagai agen mata-mata China saat bekerja untuk Krah, politisi sayap kiri dari partai rasis anti-imigran Alternative für Deutschland (AfD).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Anggota Senior Al-Jamaa al-Islamiya Libanon Diculik, Dibawa ke Israel untuk Diinterogasi
Tulisan selanjutnya Pengasuh Bayi Asal Indonesia Dibui 6 Bulan di Singapura

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

LPH Hidayatullah Hadir di MIHAS 2026, Perkuat Jejaring Halal Internasional

Berita
24 September 2026 10:41
Iran Ancam Gunakan Senjata Baru Jika AS Kembali Serang
Kompleks Makam Imam Al-Bukhari Kembali Dibuka Usai Renovasi Besar-Besaran
MUI Dorong Percepatan Sertifikasi Halal Program MBG
Pelatih Irlandia Menyebut Timnya Jengkel Harus Melawan ‘Israel’

Terbaru

  • Kompleks Makam Imam Al-Bukhari Kembali Dibuka Usai Renovasi Besar-Besaran
  • LPH Hidayatullah Perkuat Kemitraan dengan Maybank, Fasilitasi 1.000 Sertifikat Halal untuk UMK Indonesia
  • LPH Hidayatullah Hadir di MIHAS 2026, Perkuat Jejaring Halal Internasional
  • Wajib Halal Oktober 2026, Pemerintah Kedepankan Pembinaan
  • MUI Dorong Percepatan Sertifikasi Halal Program MBG
  • Kelompok Pro-Zionis Teror Media Australia dengan 40 Ribu Email Komplain
  • Turki Minta Dunia Bersatu Lindungi Anak di Ruang Digital
  • Pelatih Irlandia Menyebut Timnya Jengkel Harus Melawan ‘Israel’
  • Perkuat Ukhuwah, UII Dalwa dan Majelis Ugama Islam Pattani Gelar Dialog Keislaman Melayu-Nusantara
  • Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Kelompok Pro-Zionis Teror Media Australia dengan 40 Ribu Email Komplain

23 September 2026 17:08
Berita

Turki Minta Dunia Bersatu Lindungi Anak di Ruang Digital

23 September 2026 14:46
Berita

Perkuat Ukhuwah, UII Dalwa dan Majelis Ugama Islam Pattani Gelar Dialog Keislaman Melayu-Nusantara

23 September 2026 13:59
Berita

Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’

22 September 2026 16:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?