Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Israel Berencana Perketat Akses ke Masjid Al-Aqsha Selama Ramadhan 2026

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 14 Februari 2026 09:49 9:49 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 14 Februari 2026 10:00
Bagikan
Ratusan ribu warga Palestina shalat Jumat Ramadhan di Masjid al-Aqsha (TrtrWordl)
Bagikan

Hidayatullah.com – Otoritas penjajah Israel berencana membatasi akses beribadah umat Islam ke Masjid Al-Aqsha selama bulan suci Ramadhan 2026. Peringatan ini disampaikan mantan Mufti Besar Baitul Maqdis Syeikh Ikrima Sabri.

Kepala Dewan Islam Tertinggi di Yerusalem itu menyatakan penyesalannya atas rencana entitas Zionis Israel untuk membatasi akses ke masjid tersuci ketiga bagi umat Muslim selama Ramadhan, yang dimulai pertengahan pekan.

Niat buruk Israel terlihat jelas ketika Mayor Jenderal Avshalom Peled diangkat sebagai komandan polisi baru di Yerusalem Timur yang diduduki pada minggu pertama Januari. Penunjukan Peled diyakini sebagai upaya mendukung rencana Menteri Keamanan Nasional sayap kanan Itamar Ben-Gvir untuk menjadikan Masjid Al-Aqsha sebagai titik konflik.

Surat kabar Israel Haaretz menulis, “Tampaknya Ben-Gvir melakukan segala yang dia bisa untuk mengipasi api.”

“Umat Muslim menyambut Ramadhan dengan optimisme, mengikuti tradisi Nabi Muhammad, yang biasa menyambut bulan tersebut pada akhir Sya’ban,” kata Syeikh Ikrima kepada Anadolu. “Namun terkait Yerusalem, kami menyesalkan tindakan keras yang akan diberlakukan oleh otoritas pendudukan terhadap umat Muslim yang datang ke Masjid Al-Aqsha.”

Baca Juga

Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim

Ia mengatakan: “Otoritas Israel telah melarang puluhan pemuda memasuki masjid dan mengumumkan bahwa mereka tidak akan melonggarkan pembatasan selama Ramadhan bagi para jamaah yang datang dari Tepi Barat yang diduduki.”

“Ini berarti akan ada pembatasan yang lebih ketat,” kata Sabri. “Jumlah jamaah di Al-Aqsa akan lebih rendah daripada tahun-tahun sebelumnya. Ini bertentangan dengan kebebasan beribadah dan mengganggu pelaksanaan puasa umat Muslim selama bulan Ramadan.”

Ratusan ribu jamaah banjiri Masjid Al-Aqsha

Ratusan ribu warga Palestina dari Tepi Barat biasanya melakukan perjalanan ke Yerusalem Timur yang diduduki selama Ramadan untuk beribadah di Masjid Al-Aqsha.

Namun, sejak perang dimulai pada 7 Oktober 2023, otoritas Israel telah memperketat pembatasan di pos pemeriksaan militer, membatasi akses penduduk Tepi Barat ke Yerusalem.

Selama dua tahun terakhir, hanya sejumlah kecil yang menerima izin yang dikeluarkan oleh militer Israel, yang menurut warga Palestina sulit diperoleh. Otoritas belum mengumumkan pengaturan khusus apa pun untuk Ramadan tahun ini.

Dalam beberapa hari terakhir, otoritas Israel juga mengeluarkan perintah sementara terhadap ratusan penduduk Palestina di Yerusalem Timur—sebagian besar adalah pria muda—yang melarang mereka memasuki Al-Aqsha selama Ramadan. Beberapa perintah tersebut berlaku hingga enam bulan.

Namun, polisi setempat secara sepihak mengizinkan ekstremis Israel untuk memasuki kompleks masjid secara paksa sejak tahun 2003, meskipun Departemen Wakaf Islam telah berulang kali meminta agar serangan tersebut dihentikan.

“Tidak diragukan lagi bahwa pemerintah sayap kanan bertujuan untuk menerapkan rencana agresifnya terkait Masjid al-Aqsha,” kata Sabri. “Selama bertahun-tahun, mereka menuntut akses publik, salat terbuka, penggunaan terompet ritual, dan sujud. Apa yang dulunya merupakan ambisi tersembunyi kini telah menjadi publik.”

Ia menambahkan: “Kami telah lama memperingatkan bahwa Israel berupaya untuk memaksakan kedaulatan atas lokasi tersebut dan mengurangi otoritas Wakaf Islam.”

Namun, tindakan Israel tidak terbatas pada Masjid al-Aqsha. Tindakan tersebut juga meluas ke pembongkaran lingkungan Palestina di Yerusalem Timur yang diduduki secara umum, dan khususnya yang berada di dekat masjid.

“Kebijakan pembongkaran adalah kebijakan rasis, tidak adil, ilegal, dan tidak manusiawi, dan merupakan perpanjangan dari kebijakan tidak adil Inggris di Palestina selama periode pemerintahan kolonial Inggris,” ujarnya menyesalkan.

Sabri mendesak masyarakat Arab dan Islam untuk memberikan bantuan kepada warga Palestina di Yerusalem dan menyerukan kepada para pemimpin Arab dan Muslim untuk memikul tanggung jawab mereka terhadap Yerusalem dan Masjid al-Aqsha.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Militer Amerika Rampung Pindahkan Tahanan Anggota ISIS dari Suriah ke Iraq
Tulisan selanjutnya Perusahaan Amerika Caturus Teken Kesepakatan Suplai LNG dengan Saudi Aramco

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun

Berita
24 Oktober 2026 12:58
Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
Jihad Santri di Era Modern
Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan

Terbaru

  • Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional
  • Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah
  • Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas
  • Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
  • Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
  • Yunani Sahkan Larangan Media Sosial bagi Anak di bawah 15 tahun
  • Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat
  • Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
  • Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi
  • Jihad Santri di Era Modern

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas dalam Baku Tembak di Tepi Barat

24 Oktober 2026 10:13
Berita

Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze

23 Oktober 2026 20:50
Berita

Kelas SPI: Teguh dengan Konsep Din, Lawan Penyimpangan Literasi

23 Oktober 2026 20:19
Berita

Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali

20 Oktober 2026 21:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?