Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Perusahaan Amerika Caturus Teken Kesepakatan Suplai LNG dengan Saudi Aramco

Ama Farah
Terakhir diupdate: 14 Februari 2026 10:17 10:17 am
Ama Farah
Dipublikasikan 14 Februari 2026 10:17
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Perusahaan gas Amerika Serikat Caturus, hari Jumat (13/2/206), mengatakan bahwa pihaknya sudah menandatangani kesepakatan 20 tahun untuk menyuplai 1 juta ton per tahun LNG ke Saudi Aramco dari proyek ekspor Louisiana yang diajukannya.

Amerika Serikat berupaya mengukuhkan posisinya sebagai eksportir LNG terbesar dunia, melampaui para unggulan sebelumnya Qatar dan Australia.

Sektor LNG (gas alam cair) mengalami peningkatan aktivtas komersial sejak Presiden Donald Trump mencabut penangguhan izin ekspor baru tahun lalu.

“Kesepakatan ini menyoroti kuatnya permintaan internasional akan LNG dari AS dan mengarisbawahi bagaimana jalinan hubungan yang awet dan posisi kapabilitas Caturus dalam melayani pasar global,” kata CEO Caturus David Lawler seperti dilansir Reuters.

Para pengembang LNG biasanya mencapi keputusan akhir investasi suatu proyek setelah mereka memastikan telah memiliki kesepakatan suplai yang mencukupi untuk mendapatkan pembiayaan untuk konstruksi. Commonwealth sebelumnya menyatakan ingin mencapai kapasitas produksi 8 mtpa untuk bisa mengambil keputusan investasi akhir (FID) dalam proyek itu.

Baca Juga

Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’

Proyek pembangunan tahap 1 Commonwealth diperkirakan akan menghasilkan pendapatan ekspor tahunan sebesar 3,5 miliar dolar AS, dengan operasional dimulai pada tahun 2030, kata perusahaan tersebut dalam sebuah pernyataan.

Caturus mengatakan Aramco bergabung dengan sekelompok perusahaan yang telah menandatangani kontak jangka panjak dalam proyek itu, seperti Glencore, perusahaan energi terbesar Jepang JERA, perusahaan Malaysia Petronas, serta Mercuria dan EQT.

Aramco sejak lama bermaksud memperluas portofolionya ke sektor suplai LNG, terutama di Amerika Serikat, di mana kapasitas LNG akan naik hampir dua kali lipat kurun empat tahun ke depan.

Aramco sebelumnya sudah menandatangi kesepakatan dengan beberapa perusahaan AS lain, termasuk NextDecade yang menggarap proyek LNG Rio Grande.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Israel Berencana Perketat Akses ke Masjid Al-Aqsha Selama Ramadhan 2026
Tulisan selanjutnya Aktor Asing Masih Mengompori Konflik Berdarah di Sudan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’

Berita
9 September 2026 12:07
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Terbaru

  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
  • 100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
  • Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata
  • Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS
  • Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha

9 September 2026 11:14
Berita

100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza

8 September 2026 23:19
Berita

Suriah Rangkul Faksi Bersenjata untuk Pastikan Monopoli Senjata

8 September 2026 14:00
Berita

Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS

8 September 2026 13:17
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?