Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pendiri PKK Abdullah Ocalan Minta Diizinkan Berbicara kepada Masyarakat Turki

Ama Farah
Terakhir diupdate: 31 Maret 2026 19:32 7:32 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 31 Maret 2026 19:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pendiri Partai Pekerja Kurdistan (PKK) Abdullah Ocalan, yang dikurung di sel isolasi, hari Selasa (31/3/2026) mengatakan dirinya ingin dapat berbicara bebas kepada masyarakat Turki.

Tahun lalu, PKK secara resmi menghentikan perlawanan bersenjatanya terhadap negara Turki setelah empat puluh tahun melakukan aksi-aksi pembangkangan yang merenggut nyawa sedikitnya 50.000 orang di kedua belah pihak.

Dalam sebuah pesan yang dipublikasikan oleh delegasi sejumlah anggota parlemen dari partai pro-Kurdi DEM, yang diberi izin untuk menjenguk Ocalan pada hari Jumat (27/3/2026), Ocalan menegaskan kembali komitmennya terhadap proses perdamaian.

“Masa perlawanan bersenjata sudah usai. Tidak akan terulang lagi,” tegasnya, seperti dilansir AFP.

“Menurut saya penting bagi saya untuk dapat menjangkau publik yang lebih luas sehingga pandangan-pandangan saya dalam proses [perdamaian] ini bisa dipahami dengan baik.””Pemerintah harus mengakui bahwa tidak ada aktivitas merusak yang sedang dilakukan dan tidak ada ancaman bagi keamanan negara,” kata Ocalan, menyinggung sikap PKK yang sudah meletakkan senjata.

Baca Juga

MUI Tegaskan Pria Berbusana Wanita dalam Karnaval Kemerdekaan Hukumnya Haram
Jutaan Senjata Api di Tangan Warga Sipil, Thailand akan Perketat Izin Kepemilikan Usai Penembakan di Sekolah
Otoritas Amerika Selidiki Insiden Helikopter Marine One Trump Nyaris Tabrakan dengan Pesawat Sipil
Pemerintahan Baru Kolombia Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’
Ajak Bersatu Dukung Palestina, Indonesia: ‘Israel’ Selalu Manfaatkan Perpecahan

Tokoh Kurdi berusia 76 tahun itu, yang sudah mendekam selama 27 tahun di penjara, mendesak supaya komisi parlemen, yang diserahi tugas menentukan status masa depan PKK dan para bekas petempurnya, untuk segera, tanpa ditunda, membuat kerangka hukum yang komprehensif dan inklusif.

Etnis Kurdi merupakan minoritas di negara Turki, yang kebanyakan tinggal di bagian timur negara itu yang dikenal sebagai daerah Kurdistan, di mana terdapat sumber daya alam yang melimpah termasuk emas. Meskipun kekayaan alam di daerah mereka sangat banyak, masyarakat Kurdi merasa dimarjinalkan oleh pemerintah pusat dan karena itu sebagian dari mereka memutuskan untuk melakukan perlawanan bersenjata.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Belajar di Waktu Subuh Terbukti Tingkatkan Kinerja Otak dan Daya Ingat
Tulisan selanjutnya Fenomena Salju Akhir Zaman di Jazirah Arab dan Kedatangan Imam Mahdi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Menko Pangan: Ponpes dengan 1.000 Santri Lebih Boleh Bikin SPPG

Berita
7 Agustus 2026 11:40
Dua Tentara Penjajah ‘Israel’ Tewas Akibat Bom di Lebanon Selatan
Penjara Seumur Hidup Bagi Pemuda Afghanistan yang Menabrakkan Mobil ke Kerumunan di Munich Jerman
Libanon, Israel Susun Daftar Negara Mana yang Bisa Kirim Pasukan Pantau Perlucutan Senjata Hizbullah
PBNU Pastikan Pesantren Tambakberas Siap Tampung Lebih dari 3.000 Peserta Muktamar Ke-35 NU

Terbaru

  • MUI Tegaskan Pria Berbusana Wanita dalam Karnaval Kemerdekaan Hukumnya Haram
  • Jutaan Senjata Api di Tangan Warga Sipil, Thailand akan Perketat Izin Kepemilikan Usai Penembakan di Sekolah
  • Otoritas Amerika Selidiki Insiden Helikopter Marine One Trump Nyaris Tabrakan dengan Pesawat Sipil
  • Pemerintahan Baru Kolombia Pulihkan Hubungan dengan ‘Israel’
  • Ajak Bersatu Dukung Palestina, Indonesia: ‘Israel’ Selalu Manfaatkan Perpecahan
  • Libanon, Israel Susun Daftar Negara Mana yang Bisa Kirim Pasukan Pantau Perlucutan Senjata Hizbullah
  • Paus Leo XIV akan Bertemu Penyintas Korban Pencabulan Pendeta di Prancis
  • Sepekan Tiga Kapal Tanker Uni Emirat Dihatam Misil dan Drone di Selat Hormuz
  • Atasi Suhu Udara Panas Warga Korea Utara Diimbau Makan Sup Daging Anjing
  • Pilot Malaysia Airlines yang Ditangkap di Jakarta Membawa Narkoba Tidak Menerbangkan Pesawat, Kata Malaysia Aviation Group

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Paus Leo XIV akan Bertemu Penyintas Korban Pencabulan Pendeta di Prancis

8 Agustus 2026 12:36
Berita

Sepekan Tiga Kapal Tanker Uni Emirat Dihatam Misil dan Drone di Selat Hormuz

8 Agustus 2026 11:48
Berita

Atasi Suhu Udara Panas Warga Korea Utara Diimbau Makan Sup Daging Anjing

8 Agustus 2026 11:06
Berita

Pilot Malaysia Airlines yang Ditangkap di Jakarta Membawa Narkoba Tidak Menerbangkan Pesawat, Kata Malaysia Aviation Group

8 Agustus 2026 10:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?