Hidayatullah.com – Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Kamis menyerukan kepada negara-negara Muslim agar tidak membiarkan wilayah mereka digunakan untuk meluncurkan serangan terhadap sesama Muslim lainnya.
Seruan itu disampaikan Pezeshkian dalam pidato yang disiarkan televisi pemerintah pada Konferensi Internasional Persatuan Islam ke-40 di ibukota Teheran.
“Membela Iran bukan berarti memusuhi negara-negara Muslim atau negara-negara tetangga,” kata Pezeshkian.
“Tidak ada negara Islam yang boleh membiarkan wilayahnya dijadikan landasan untuk melancarkan agresi terhadap negara Islam lainnya. Tidak ada negara Islam yang boleh mengupayakan keamanannya sendiri dengan mengorbankan keamanan negara tetangganya,” imbuhnya.
Menurutnya, Amerika Serikat dan ‘Israel’ melancarkan serangan militer besar-besaran terhadap Iran saat negaranya sedang melakukan upaya diplomatik dengan AS.
Serangan AS-Israel tidak pandang bulu, jelas Pezeshkian, dan telah menewaskan para komandan, pejabat, ilmuwan, mahasiswa, pelajar dan warga sipil Iran. Serta menyasar berbagai kota di seluruh Iran dan menghancurkan infrastruktur.
Konferensi Internasional Persatuan Islam ke-40 di Iran dihadiri sekitar 600 tamu. Melansir kantor berita pemerintah IRNA, selain dari dalam negeri, tamu dari 40 negara juga menghadiri konferensi tersebut.
Konferensi ini akan berlangsung hingga hari Ahad, dengan rangkaian acara di Teheran, Qom, dan Mashhad, serta empat pertemuan khusus di provinsi Azerbaijan Barat, Kurdistan, Golestan, dan Razavi Khorasan.*




