Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Agustus 2026 10:14 10:14 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Agustus 2026 10:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Para hacker meretas sistem pemerintah kota Berlin dan mencuri datanya awal bulan ini, kata wali kota Kai Wegner.

Wegner mengatakan pejabat ibu kota Jerman itu tidak akan tunduk terhadap tuntutan uang tebusan, yang datang pada Kamis malam. Dia tidak menjelaskan berapa uang tebusan yang diminta, tetapi Der Spiegel melaporkan para hacker meminta 30 bitcoin yang bernilai sekitar 2 juta euro.

Beberapa sistem daring di ibu kota negara Jerman itu terpaksa dimatikan akibat serangan hacker, sementara pihak penyidik sedang mencari tahu berapa banyak data yang mereka curi.

Rhysida group, yang diduga beroperasi dari Rusia dan kawasan Eropa Timur dan pelakunya dikabarkan sudah mengaku sebagai dalang serangan itu.

Dikatakan oleh Rhysida di situs webnya bahwa mereka bermaksud melelang 5.79 terabytes data Berlin yang berhasil dicurinya dalam aksi peretasan selama tujuh hari, lapor kantor berita Reuters.

Baca Juga

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang

“Berlin tidak akan bisa diperas,” kata Wegner hari Jumat (28/8).Para pejabat kota itu kebocoran data awalnya terjadi antara 7 dan 12 Agustus.

Kemudian, pada 14 Agustus jaringan milik dua departemen mati, mengakibatkan aplikasi-aplikasi berkaitan dengan tunjangan perumahan dan pembayaran-pembayaran tidak bisa dilakukan selama beberapa hari.Hasil investigasi forensik menunjukkan adanya kebocoran data lebih jauh di Departemen Transportasi dan Departemen Lingkungan Hidup kota Berlin, kata para pejabat.

Pihak berwenang di ibu kota Jerman itu tidak menyebutkan nama-nama para tersangka serangan siber itu, tetapi Der Spiegel menampilkan tangkapan layar situs web Rhysida yang mengklaim memiliki data yang dicurinya dari pemerintah kota Berlin seperti dokumen kontrak, non-disclosure agreements, data staf, passwords dan ribuan data kontak personal.

Sejak kemunculannya di tahun 2023, Rhysida mengklaim ribuan serangan siber. Kelompok itu diketahui kerap menyerang berbagai institusi pemerintah dan badan usaha berbagai ukuran di berbagai negara.

Kelompok peretas itu berhasil menyusup ke dalam sistem komputer British Museum pada tahun 2023, menggangu pelayanannya dan mencuri sekitar 500.000. Ketika institusi Inggris itu menolak untuk membayar uang tebusan, Rhysida mempublikasikan data yang dicurinya di dark web.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Berita
15 Oktober 2026 18:48
Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
Arab Saudi: Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Bandara Internasional Riyadh
Tiga Pria Mengaku Merencakan Serangan Terhadap Masjid Maryam di Galway

Terbaru

  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
  • Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
  • Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
  • Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli
  • Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
  • PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
  • Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
  • Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’

13 Oktober 2026 13:01
Berita

PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak

13 Oktober 2026 05:30
Berita

Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi

13 Oktober 2026 00:13
Berita

Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan

12 Oktober 2026 23:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?