Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

“Saya Menyebarkan Berita Palsu,” aku Pejabat Komunikasi ‘Israel’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 25 Agustus 2026 20:46 8:46 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 25 Agustus 2026 20:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Seorang pejabat tinggi Zionis ‘Israel’ menyatakan bahwa kebenaran dan fakta tidak lagi penting. Ia bahkan terang-terangan membuat dan menyebarkan berita palsu atau hoaks.

“Saya menyebarkan berita palsu,” aku Eli Hazan, pejabat tinggi komunikasi ‘Israel’ dalam sebuah video yang viral di media sosial pada Selasa (25/08/2026).

Hingga kini, klip video yang diunggah pada 17 Agustus itu telah ditonton lebih dari satu juta kali di X.

“Kebenaran tidak lagi penting. Fakta tidak lagi penting,” tambahnya.

Ia kemudian mengakui: “Saya mengarang berita palsu sebagai tanggapan terhadap mereka,” sebelum berargumen bahwa ‘Israel’ perlu mencontoh strategi komunikasi Presiden AS Donald Trump.

Baca Juga

‘Israel’ Klaim Tutup Konsulat Inggris dan Usir 20 Stafnya
Bangun Sinergi Strategis, Hidayatullah Sumut dan Kadin Medan Jajaki Kolaborasi Penguatan Ekonomi Serta SDM
Arab Saudi: Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Bandara Internasional Riyadh
Bantah Pakai RS untuk Aktivitas Militer, Hamas: Tuduhan Palsu ‘Israel’
Demonstran Pendukung Palestina Duduki Stasiun di Sejumlah Kota Belanda

‘We must flood social media with fake news to defend Israel’

Israeli politician Eli Hazan says the ‘truth no longer matters’ pic.twitter.com/8OuylEPf5U

— HatsOff (@HatsOffff) August 16, 2026

Gaya komunikasi Donald Trump, yang dimaksud Hazan, erat kaitannya dengan penyampaian klaim palsu atau menyesatkan secara berulang-ulang. Trump juga menolak pemberitaan yang tidak menguntungkan dengan melabelinya sebagai “berita palsu” (fake news).

Trump turut mempopulerkan istilah tersebut sebagai serangan politik terhadap para pengkritiknya. Istilah itu—yang awalnya digunakan terutama untuk menggambarkan cerita rekaan—menjadi ciri utama serangan Trump terhadap media selama ia berkuasa.

The Washington Post mencatat Trump menyampaikan 30.573 klaim palsu atau menyesatkan selama masa jabatan pertamanya sebagai presiden, rata-rata 21 klaim per hari.

PolitiFact, setelah menelaah 1.000 pernyataan Trump hingga Februari 2024, menemukan bahwa sekitar 76 persen klaim yang dipilih untuk diperiksa faktanya dinilai sebagai “Sebagian Besar Salah” (Mostly False), “Salah” (False), atau “Kebohongan Besar” (Pants on Fire).

Seperti Trump, Hazan juga menyebut media sosial sebagai medan pertempuran di mana Israel harus melancarkan “perang” daring melawan pihak-pihak yang menentangnya. Ia menyatakan bahwa dalam perang informasi ini, akurasi fakta merupakan hal sekunder.

Hazan adalah tokoh komunikasi senior Partai Likud yang pernah menjabat sebagai direktur urusan luar negeri partai tersebut dan juru bicara Benjamin Netanyahu. Ia juga pernah bertugas sebagai Duta Besar Israel untuk Singapura.

Media Israel melaporkan tahun ini bahwa Netanyahu berencana menunjuknya sebagai direktur Government Press Office (GPO), badan yang bertanggung jawab atas hubungan antara pemerintah ‘Israel’ dengan jurnalis dalam dan luar negeri.

GPO sendiri mendefinisikan sebagian perannya sebagai upaya menjaga hubungan dengan jurnalis asing dan melaksanakan kegiatan diplomasi publik yang bertujuan memperbaiki citra ‘Israel’ di media internasional.

Pernyataan Hazan menjadi viral di tengah langkah Israel menggelontorkan dana dalam jumlah yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk Hasbara—propaganda negara—guna memulihkan dukungan internasional yang merosot tajam pasca-genosida di Gaza.

Anggaran diplomasi publik ‘Israel’ telah melonjak hingga sekitar 730 juta dolar AS, lebih dari empat kali lipat dibandingkan alokasi 150 juta dolar AS pada tahun sebelumnya.

Anggaran tahun sebelumnya itu sendiri sudah sekitar 20 kali lebih besar daripada pengeluaran ‘Israel’ untuk operasi serupa sebelum tahun 2023. Dana tersebut dialokasikan untuk kampanye digital, influencer, delegasi asing, organisasi advokasi, dan berbagai inisiatif lain yang bertujuan membentuk ulang opini internasional.

Israel juga telah membayar influencer media sosial hingga 7.000 dolar AS per unggahan untuk memublikasikan materi yang pro-Israel. Kontrak-kontrak lainnya mencakup pembuatan ribuan konten media sosial dan pencapaian puluhan juta tayangan setiap bulannya, sementara berbagai kampanye dilakukan untuk memengaruhi hasil pencarian serta lingkungan informasi yang digunakan oleh platform kecerdasan buatan (AI).*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:hasbarahoaksisraelmedia sosial
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya ‘Israel’ Cemas, Rudal Hipersonik Baru Turki Dinilai Jadi Ancaman Zionis
Tulisan selanjutnya ‘Israel’ Tetap Ikut Eurovision, Belanda Kembali Pilih Boikot

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Menteri Pertahanan AS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”

Berita
4 Oktober 2026 21:08
Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
Sekitar 2.200 Kerabat Terduga Petempur ISIS Masih Ditahan Pasukan Kurdi Suriah
Demonstran Pendukung Palestina Duduki Stasiun di Sejumlah Kota Belanda
KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Tutup Konsulat Inggris dan Usir 20 Stafnya
  • Bangun Sinergi Strategis, Hidayatullah Sumut dan Kadin Medan Jajaki Kolaborasi Penguatan Ekonomi Serta SDM
  • Arab Saudi: Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Bandara Internasional Riyadh
  • Bantah Pakai RS untuk Aktivitas Militer, Hamas: Tuduhan Palsu ‘Israel’
  • Demonstran Pendukung Palestina Duduki Stasiun di Sejumlah Kota Belanda
  • Sekitar 2.200 Kerabat Terduga Petempur ISIS Masih Ditahan Pasukan Kurdi Suriah
  • KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara
  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri Pertahanan AS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual

4 Oktober 2026 21:12
Berita

Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM

4 Oktober 2026 17:00
Berita

Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB

4 Oktober 2026 15:56
Berita

Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas

4 Oktober 2026 14:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?