Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Agustus 2026 17:04 5:04 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Agustus 2026 17:04
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Tim penyelamat di Nepal dan China sampai hari Ahad (30/8/2026) masih berjibaku dengan kubangan lumpur dan ancaman meluapnya air sungai dan danau untuk mencari ribuan orang yang belum diketahui nasibnya, sementara sejumlah mayat ditemukan terbawa arus hingga ke wilayah India.

Banjir bandang yang melanda kawasan pegunungan Himalaya awal pekan ini sudah merenggut nyawa sedikitnya 750 orang dan lebih dari 3.044 orang masih dinyatakan hilang, menurut laporan dari kedua negara tersebut seperti dilansir AFP.

Bencana itu, yang melanda daerah perbatasan Nepal dan China, tepatnya di Tibet, pada Rabu pagi, disebabkan oleh mencairnya es di kawasan puncak Himalaya, sehingga air bah turun sambil menyeret material seperti tanah dan batu, kata US Geological Survey.

Tim penyelamat China di dekat pos perbatasan Tibet yang dilanda banjir lumpur mematikan telah “dipindahkan ke lokasi yang aman” pada hari Ahad, setelah sebuah danau baru terbentuk akibat gundukan tanah longsor, menurut laporan media pemerintah.

Tentara Nepal dan para insinyurnya bekerja keras pada hari Ahad untuk menyelamatkan sejumlah pekerjaan yang diyakini terperangkap di sebuah terowongan di lokasi pembangunan PLTA Trishuli 3A setelah .ereka berhasil memasukkan pipa me dalam saluran bawah tanah itu.

Baca Juga

Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup

Petugas berusaha mengirimkan oksigen melalui celah kecil yang ada, kata Menteri Dalam Negeri Nepal Sudan Gurung dalam sebuah pernyataan.

Namun, usaha itu terkendala hujan yang turun pada hari Ahad serta kenaikan debit air di sungai.

Di area di mana terdapat lokasi proyek pembangunan PLTA, otoritas kebencanaan Nepal mengatakan 933 pekerja proyek tersebut hilang.

Kantor berita pemerintah China, Xinhua, melaporkan pada hari Ahad bahwa para ahli mengatakan “gletser di lereng selatan Puncak Lirung di Nepal” retak sehingga memicu longsoran es dan batu.

Disebutkan bahwa arus deras tersebut menerjang dengan cepat, membentuk aliran besar yang menempuh jarak lebih dari 20 kilometer sebelum menghantam Pelabuhan Gyirong.

“Runtuhnya gletser secara tiba-tiba dan banjir bandang merupakan pengingat tentang betapa rapuhnya lingkungan pegunungan ini,” kata kepala iklim PBB, Simon Steill, dalam sebuah pernyataan seperti dilansir AFP.

Pada hari Ahad, otoritas penanggulangan bencana Nepal mengatakan bahwa 589 warga asing, termasuk pendaki dan peziarah Hindu di Gunung Kailash di Tibet dilaporkan hilang.

Isha Foundation, yang dipimpin oleh guru spiritual India Sadhguru, mengatakan lewat akun Instagram pada hari Sabtu bahwa 80 anggotanya sedang bepergian ke daerah bencana tersebut.

Per hari Ahad Nepal melaporkan 734 kematian, sebanyak 2.498 orang dilaporkan hilang, termasuk ratusan orang asing.

Di perbatasan di Tibet 16 orang dilaporkan tewas dan 546 hilang, lapor lembaga penyiaran pemerintah China CCTV.

Pihak berwenang mengatakan sudah mengevakuasi 555 turis yang terjebak dan 499 pemukim China dari Tibet.

Di India, aparat mengatakan sejauh ini sudah menemukan tujuh mayat di sungai yang mengalir dari Nepal, yang diyakini sebagai korban banjir bandang tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul

Berita
29 Agustus 2026 14:04
‘Israel’ Cemas, Rudal Hipersonik Baru Turki Dinilai Jadi Ancaman Zionis
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Turki Luncurkan Atlas Sejarah Islam Digital, Rekam Berbagai Peradaban Selama 1.300 Tahun
Sering Rugikan Pabrik Senjata ‘Israel’, Palestine Action Ditetapkan AS sebagai “Kelompok Teroris”

Terbaru

  • Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang
  • Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
  • Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman
  • Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
  • Erdogan Serukan Persatuan Dunia Islam dalam Perayaan Maulid di Istanbul
  • 10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
  • Genosida Rwanda: Pengadilan Belanda Penjarakan Seorang Tersangka Seumur Hidup
  • Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
  • ‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza
  • Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan

29 Agustus 2026 09:20
Berita

‘Israel’ Persenjatai Geng Kriminal untuk Rampok dan Usir Warga Palestina di Gaza

29 Agustus 2026 08:29
Berita

Bahtsul Masail Qanuniyah Muktamar ke-35 NU akan Bahas RUU Perampasan Aset

28 Agustus 2026 12:20
Berita

Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

28 Agustus 2026 11:26
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?