Hidyatullah.com– Perusahaan minyak Libya National Oil Corporation mengatakan penutupan kran jaringan pipa minyak mentah Sharara-Zawiya sekelompok orang bersenjata mengakibatkan kehilangan produksi lebih dari 720.000 barel dan kerugian lansung sebesar lebih dari $75 juta per 24 September 2026.
Sekelompok orang bersenjata menutup kran 7 pada saluran pipa minyak mentah dari Sharara ke pelabuhan Zawiya pada 21 September.
NOC memperingatkan bahwa penyulingan Zawiya bisa mengalami kemandekan unit-unit produksinya disebabkan minimnya aliran minyak mentah ke fasilitas itu, lapor Reuters Jumat (25/9/2026).*




