Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pemukim Ilegal ‘Israel’ Meneror Petani Zaitun Palestina di Seluruh Tepi Barat

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 6 November 2026 08:25 8:25 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 6 November 2026 08:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Pasukan penjajahan ‘Israel’ (IDF) dan para pemukim ilegal Yahudi terus melancarkan aksi teror terhadap warga Palestina yang memanen zaitun. Dalam 13 insiden terpisah, gerombolan Zionis memukuli para petani, mencuri hasil panen, dan membakar pohon zaitun.

Daftar isi
  • Teror pemukim di seluruh Tepi Barat
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Menurut Komisi Palestina untuk Perlawanan, aksi teror itu terjadi selama 12 jam sejak pukul 06.00 pagi hingga 06.00 sore. Pasukan penjajah juga menghalangi para petani yang menuju kebun zaitun mereka.

Selama beberapa generasi, musim panen zaitun telah menjadi bagian penting dari kehidupan pedesaan Palestina, di mana keluarga berkumpul untuk memanen buah dari pohon-pohon yang diwariskan oleh orang tua dan kakek-nenek mereka.

Namun, di tengah meningkatnya operasi militer Israel dan serangan oleh para pemukim, musim yang dulunya merupakan momen perayaan dan tradisi keluarga kini semakin berubah menjadi perjuangan untuk melindungi tanah, mata pencaharian, dan keselamatan pribadi.

Teror pemukim di seluruh Tepi Barat

Di Salfit, segerombolan pemukim Yahudi menyerang warga Palestina yang sedang memanen zaitun di wilayah Wadi Abbas dan Wadi al-Qibli.

Baca Juga

Mudahkan Masyarakat Akses Khanazah Keilmuan, Muhammadiyah Luncurkan ChatHPT di Munas Tarjih XXXIII
Koalisi Saudi Klaim Cegat Rudal Balistik Houthi di Wilayah Madinah
Abdul El-Sayed, Muslim Pertama yang Jadi Senat Amerika Serikat
Hakim Prancis Buka Penyelidikan Dugaan Kejahatan Perang Israel di Libanon
Di Singapura Memulung Botol Bekas dari Tempat Sampah Bisa Kena Denda

Para pemukim ilegal memukuli para petani dengan tongkat dan menyemprotkan cairan merica, yang mengakibatkan tiga warga Palestina mengalami luka memar.

Di wilayah Yerusalem yang diduduki, pasukan penjajahan Israel (IDF) memasuki kota Beit Iksa dan melakukan operasi “pembersihan lahan” di dekat pos pemeriksaan militer di pintu masuk kota itu. Pasukan Zionis menggusur lahan pertanian warga Palestina dengan buldoser.

Di wilayah Tepi Barat bagian selatan, pasukan Israel menahan anggota keluarga Adra saat mereka sedang memanen zaitun di kawasan Khallat Amira, al-Khalil.

Para tentara IOF melarang keluarga tersebut untuk melanjutkan aktivitas pertanian mereka.

Sementara itu, sekelompok pemukim bersenjata menyerang warga yang sedang memanen zaitun di dataran Ramin, sebelah timur Tulkarem.

Berdasarkan laporan yang diterima, para pemukim tersebut tiba dengan menggunakan tiga kendaraan roda tiga dan berupaya mencuri zaitun yang telah dipanen, peralatan panen, serta alas yang digunakan untuk menampung hasil panen di atas tanah.

Insiden-insiden ini menjadi cerminan situasi yang dialami warga Palestina di bawah penjajahan ‘Israel’.

Bagi keluarga-keluarga Palestina, pohon zaitun bukan sekadar sumber pendapatan vital, melainkan juga simbol hubungan historis mereka dengan tanah tersebut.

Banyak kebun zaitun telah dikelola oleh keluarga yang sama selama turun-temurun; pohon-pohon yang sudah matang mencerminkan warisan pertanian yang telah ada selama puluhan, bahkan terkadang ratusan tahun.

Pembakaran atau pencabutan pohon-pohon ini dapat membuat keluarga kehilangan pendapatan selama bertahun-tahun ke depan, mengingat pohon zaitun yang baru ditanam membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mencapai produktivitas penuh.

Perusakan lahan pertanian dan pencurian hasil panen juga mengancam kehidupan keluarga-keluarga yang bergantung pada zaitun dan minyak zaitun untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga tahunan mereka.

Bagi para petani yang telah menghabiskan waktu sepanjang tahun merawat kebun mereka, pelarangan akses selama musim panen dapat berarti hilangnya sebagian besar pendapatan yang menjadi tumpuan hidup mereka.

Oleh karena itu, serangan yang berulang dan pembatasan akses tidak hanya mengancam hasil panen saat ini, tetapi juga keberlangsungan jangka panjang komunitas petani Palestina.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:palestinapenjajahan IsraelPetani ZaitunzaitunZionis Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mudahkan Masyarakat Akses Khanazah Keilmuan, Muhammadiyah Luncurkan ChatHPT di Munas Tarjih XXXIII

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Umumkan akan Setop Bantuan Militer ke ‘Israel’

Berita
5 November 2026 13:29
Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer
Mudahkan Masyarakat Akses Khanazah Keilmuan, Muhammadiyah Luncurkan ChatHPT di Munas Tarjih XXXIII
MUI Apresiasi Kapolri Copot Kapolres Sukoharjo terkait Penggeledahan Pesantren Hamalatul Qur’an

Terbaru

  • Pemukim Ilegal ‘Israel’ Meneror Petani Zaitun Palestina di Seluruh Tepi Barat
  • Mudahkan Masyarakat Akses Khanazah Keilmuan, Muhammadiyah Luncurkan ChatHPT di Munas Tarjih XXXIII
  • Koalisi Saudi Klaim Cegat Rudal Balistik Houthi di Wilayah Madinah
  • Abdul El-Sayed, Muslim Pertama yang Jadi Senat Amerika Serikat
  • Hakim Prancis Buka Penyelidikan Dugaan Kejahatan Perang Israel di Libanon
  • Di Singapura Memulung Botol Bekas dari Tempat Sampah Bisa Kena Denda
  • Roti Semakin Langka dan Mahal Banyak Orang Sudan Kurang Makan
  • Pengadilan Turki Cabut “Ma’alim fi ath-Tariq” Sayyid Qutb dari Daftar Buku Terlarang
  • Trump Umumkan akan Setop Bantuan Militer ke ‘Israel’
  • Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Roti Semakin Langka dan Mahal Banyak Orang Sudan Kurang Makan

5 November 2026 16:11
Berita

Pengadilan Turki Cabut “Ma’alim fi ath-Tariq” Sayyid Qutb dari Daftar Buku Terlarang

5 November 2026 14:22
Berita

Standardisasi Dai MUI Buka Pintu Pengabdian Alumni Timur Tengah

3 November 2026 19:02
Berita

Garda Revolusi Iran Klaim Lumpuhkan Dua Drone AS di Selat Hormuz

3 November 2026 18:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?