Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Oktober 2026 17:43 5:43 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Oktober 2026 17:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com— Dinas intelijen dalam negeri Maroko dituding menggunakan perangkat lunak Pegasus dan memasang kamera-kamera tersembunyi untuk memata-matai para jurnalis dan aktivis hak asasi manusia, menurut sebuah laporan yang dibuat oleh Amnesty International.

Amnesty dalam laporan yang dirilis hari Kamis (1/10/2026) menggatakan aparatus yang dipergunakan oleh dinas intelijen Direction Générale de la Surveillance du Territoire (DGST) termasuk spyware buatan Israel bernama Pegasus.

Dikatakan pula di dalam laporan itu bahwa ponsel-ponsel sengaja dicemari malware dan kamera-kamera tersembunyi dipasang di rumah-rumah pribadi serta ditemukan adanya penyadapan panggilan telepon secara sistematis.

Laporan itu disusun berdasarkan antara lain kesaksian seorang bekas pegawai DGST, bukti forensik digital dan dokumen internal dari perusahaan-perusahaan teknologi pengintaian, termasuk seperti NSO Group, Hacking Team dan Verint.

Pihak berwenang Maroko berulang kali membantah tudingan bahwa pihaknya menggunakan Pegasus, dan menegaskan bahwa mereka menghormati kerahasiaan pribadi dalam komunikasi.

Baca Juga

Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB
Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas
Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal
Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester

Menurut kesaksian bekas pegawai DGST yang diberi nama samaran Safir, para jurnalis dan aktivis diam-diam direkam saat berada di dalam tahanan, di kantor, mobil, dan kafe – bahkan di kamar tidur mereka.

Panggilan telepon secara rutin disadap dan data lokasinya dipakai untuk melacak target serta orang-orang yang berhubungan dengan mereka, kata Amnesty.

Tidak hanya itu, agen-agen DGST bahkan mendekati toko-toko ponsel bekas dan menyuplai mereka dengan ponsel yang sudah ditanamkan spyware didalamnya, sehingga aparat bisa mengetahui komunikasi apa saja yang dilakukan oleh pengguna ponsel bekas tersebut.

Amnesty mengatakan DGST juga mengandalkan kerja sama dari setidaknya satu operator telekomunikasi di Maroko.

DGST dan Dewan Tinggi Pertahanan Nasional Maroko memiliki kontrak setidaknya sejak tahun 2009 dengan perusahaan Italia Hacking Team, sementara Maroko juga membeli platform pengawasan Reliant milik Verint pada tahun 2014, menurut catatan internal yang dikutip oleh Amnesty.

Amnesty menyatakan bahwa hasil analisisnya menunjukkan bahwa DGST mulai menggunakan perangkat lunak mata-mata Pegasus dari NSO Group sejak September 2017, lansir RFI.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB
Tulisan selanjutnya Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100

Berita
28 September 2026 16:29
Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal
Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah
Singapura Perketat Aturan Kelas Pelajaran Agama Islam

Terbaru

  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
  • Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
  • Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB
  • Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas
  • Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal
  • Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester
  • Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis
  • Ateis dan Mitos Kecerdasan: Membedah Cacat Logika dalam Gagasan Ketiadaan Tuhan
  • Bulldozer, Masjid, dan Bayang-Bayang Israel di India
  • Menara Shahi Masjid Ujjain Roboh Saat Dibongkar, Warga Muslim Pertanyakan Prosesnya

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis

3 Oktober 2026 20:41
Berita

Ateis dan Mitos Kecerdasan: Membedah Cacat Logika dalam Gagasan Ketiadaan Tuhan

3 Oktober 2026 20:35
Berita

Menara Shahi Masjid Ujjain Roboh Saat Dibongkar, Warga Muslim Pertanyakan Prosesnya

3 Oktober 2026 20:04
Berita

Kopilot Pelaku Serangan di Pesawat Flydubai Tujuan Tel Aviv Pernah Dilarang Terbang di Oman

3 Oktober 2026 16:34
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?