Hidayatullah.com – KH M Cholil Nafis dinobatkan sebagai Tokoh Syariah Terbaik dalam ajang Best Sharia Award 2026. Penghargaan tersebut sebagai apresiasi atas kontribusi Ketua Badan Pengurus Harian Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI itu dalam industri jasa keuangan syariah di Indonesia.
Kyai Cholil belum bisa menerima penghargaan itu secara langsung karena menghadiri Konferensi Internasional di Istanbul Turki. Penganugerahaan penghargaan diwakili oleh KH Muhammad Ziyad di Glass House, Habitate Jakarta, pada Kamis (29/10/2026).
“Intinya bahwa Pak Kiai Cholil Nafis dipandang sebagai tokoh yang punya kontribusi besar untuk menumbuhkan iklim dan pengembangan industri jasa keuangan syariah di Indonesia,” ujar Wakil Sekjen MUI KH Muhammad Ziyad.
Lebih lanjut, Kiai Ziyad mengungkapkan bahwa sebagai Ketua Badan Pengurus Harian Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI, Kyai Cholil berperan aktif mendorong dan menyemangati pertumbuhan ekonomi syariah melalui produk fatwa-fatwanya.
Kiai Ziyad menambahkan, fatwa-fatwa tersebut tidak hanya menjadi motor penggerak industri, tetapi juga menjadi pijakan utama bagi para Dewan Pengawas Syariah (DPS) di berbagai lembaga keuangan syariah di Indonesia.
Mengutip data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), tingkat kesadaran atau literasi keuangan syariah masyarakat Indonesia kini telah mencapai angka yang cukup menggembirakan, yakni di kisaran 43,6 persen.
Kendati demikian, tingkat inklusi keuangan syariah masih tertinggal di angka 13,5 persen. Hal ini menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab bersama bagi para tokoh dan institusi penerima penghargaan untuk terus menggenjot penetrasi layanan keuangan syariah ke depan.
“Inilah tugas para tokoh atau institusi yang mendapatkan apresiasi penghargaan ini untuk bertanggung jawab bersama bagaimana meningkatkan inklusi keuangan syariah,” kata Kiai Ziyad.
Kiai Ziyad menyampaikan, DSN MUI berharap melalui sinergi para ulama, regulator, dan pelaku industri, angka inklusi keuangan syariah dapat melesat signifikan pada tahun-tahun mendatang, sejalan dengan tingginya tingkat literasi masyarakat Muslim di Indonesia.
Penghargaan kepada Kiai Cholil Nafis ini, kata Kiai Ziyad, menjadi momentum penting untuk memperkuat fondasi ekonomi syariah nasional agar semakin mandiri dan berdaya saing global.*




