Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Jendela Keluarga

Mempersiapkan Diri Bila Suami “Pergi” (2)

Admin Hidcom
Terakhir diupdate: 16 September 2011 11:15 11:15 am
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 September 2011 11:15
Bagikan
Bagikan

Aktivitas di Luar Rumah

Bagaimana jika setelah “kepergian” suami, satu-satunya alternatif adalah kerja di luar rumah? Apalagi Anda pun merasa mempunyai kemampuan yang bisa dikembangkan tapi di luar rumah.

Kita semua yakin bahwa Allah menguji hamba-Nya sesuai kadar kemampuannya. Ada sebagian para wanita yang dianugerahi banyak kemampuan dan kreativitas, sehingga cenderung lebih mandiri. Artinya, tanpa ke luar rumah pun tetap bisa mengaktualisasikan diri, bahkan mencari tambahan penghasilan.

Namun banyak di antara para istri yang potensinya perlu disinergikan dengan yang lain, yang mau tidak mau membuatnya harus ke luar rumah. Atau lebih dari itu, ada sebagian di antara kaum wanita yang keterampilan dan keilmuannya dibutuhkan oleh umat. Akibatnya, walaupun ingin fokus di rumah, ternyata masyarakat menuntutnya untuk keluar rumah. Dan insya Allah, ini pun aktivitas yang mulia.

Di rumah atau di luar rumah, yang jelas para wanita harus tetap memahami tugas pokoknya, termasuk tuntunan-tuntunan syar’i yang mengatur aktivitas kaum wanita ketika di luar rumah. Dengan demikian tidak akan menimbulkan fitnah dan kemudharatan.

Baca Juga

Anak Saleh Buah dari Kesalehan Orang Tua?
Muharram, Momen Terbaik Menjadi Ibu Terbaik
Kecantikan Muslimah Sejati
Sebab-sebab Durhaka Istri kepada Suami
Anak Shalih dan Shalihah Takdir Allah, Kita Terus Berusaha

Selebihnya, para Muslimah tetaplah memiliki kewajiban untuk selalu membuat dirinya lebih baik. Dan boleh jadi, ujian-ujian ini adalah dalam rangka menaikkan kualitas diri dan derajat keimanan. Karena seseorang belum dikatakan beriman, kalau belum diuji.

“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya, ‘Bilakah datangnya pertolongan Allah?’ Ingatlah sesungguhnya pertolongan Allah ini amat dekat.” (Al-Baqarah: 214)

Nah, persiapkan diri apabila Allah menguji dengan “perginya” suami, entah nanti, esok, atau esoknya lagi.

Tulisan ini angap saja sumbangan simpati kepada para istri/ibu yang “merelakan” suaminya “pergi”. Belum banyak yang dapat kami lakukan untuk membantu. Semoga keberadaan kita sebagai istri/ibu, dan anak-anak kita, tidak menjadi fitnah dan penghalang bagi perjuangan kaum laki-laki beriman. Semoga keberadaan kita dapat mendukung para laki-laki beriman itu untuk menjemput kemuliaan syahid. Amin.*/Tulus Kurniawati (habis)

Tulisan PERTAMA

Foto: ilustrasi

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Din: Koeksistensi Damai Suatu Keniscayaan
Tulisan selanjutnya Sabar, Tema Jumat Pertama Pasca Rusuh Ambon

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni

Berita
27 September 2026 16:44
Menentang Wajib Militer Para Pelajar Jerman Mogok Sekolah
Turki Minta Dunia Bersatu Lindungi Anak di Ruang Digital
Perkuat Ukhuwah, UII Dalwa dan Majelis Ugama Islam Pattani Gelar Dialog Keislaman Melayu-Nusantara
Buka MIHAS 2026, Wakil PM Malaysia Dorong Pembentukan ASEAN Halal Council

Terbaru

  • Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
  • Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi
  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
  • Drone ‘Israel’ Meledak, Tewaskan Dua Tentaranya Sendiri
  • Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
  • Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
  • Pemerintah Italia Setuju Larangan Burqa dan Niqab, Serta Pembatasan Siswa Asing

Mungkin Anda Juga Suka

5 Tips Mendidik Anak agar Cinta Ramadhan
Jendela Keluarga

Sudahkah Anak Kita Diajarkan Akidah?

3 Desember 2022 20:55
Jendela Keluarga

Menjadi Ayah yang “Mesra” dengan Anak

26 November 2022 07:10
Jendela Keluarga

Akhlak Muslimah, Lembutlah dalam Bicara

8 November 2022 21:45
Jendela Keluarga

Hakikat Wanita Shalihah

4 November 2022 10:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?