Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Perceraian Membuat Pria Lebih Menderita

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 10 Juli 2009 14:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Peristiwa perceraian yang tak diinginkan, tetapi terkadang tidak bisa dielakkan ternyata sangatlah menyiksa. Demikian hasil penelitian yang baru-baru ini diluncurkan kepada publik.

Umumnya orang beranggapan bahwa perceraian merupakan petaka paling berat dirasakan sang mantan isteri. Tetapi hasil penelitian itu menunjukkan yang terjadi justru sebaliknya. Ternyata menurut hasil penelitian yang dilakukan oleh Biro Statistik Kanada, dampak perceraian justru lebih berat dirasakan oleh kaum laki-laki.

Pria usia 20-64 tahun yang pernah mengalami perceraian atau perpisahan sampai enam kali, mengatakan bahwa mereka lebih banyak dirasuki perasaan sangat tertekan, bila dibandingkan tetap dalam hubungan pernikahan. Sementara itu perempuan yang mengalami depresi pascaperceraian jumlahnya 3,5 kali lebih banyak dibandingkan perempuan yang mampu mempertahankan ikatan tali perkawinan.

Pria tampaknya lebih sulit menerima perpisahan, menurut penelitian itu, tanpa memberikan rincian persentase lebih lanjut. Penelitian yang dilaksanakan selama 10 tahun terakhir tersebut mendapati bahwa baik perempuan maupun laki-laki mengalami depresi selama dua tahun pertama perceraian. Akhir dari pernikahan atau hubungan kerap membawa berbagai perubahan drastis dalam hidup, seperti kesulitan finansial, terutama bagi perempuan, dan penurunan dukungan sosial.

Bagi laki-laki, hilangnya peran pengasuhan atau peran sebagai orang tua adalah salah satu dampak perceraian yang paling berat mereka rasakan.  Tapi faktor ini tidak dapat menjelaskan, mengapa penelitian mendapati angka depresi pasca-cerai laki-laki lebih berat dan lebih banyak dibanding dengan perempuan.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Dan ternyata, kesedihan serta stres pascacerai berlangsung lumayan lama. Kebanyakan orang yang tertekan akibat perceraian atau perpisahan, tidak lagi merasakannya setelah melewati empat tahun kemudian.  [afp/ans/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penelitian: Perceraian Lebih Membuat Pria Menderita
Tulisan selanjutnya Turki Beri Jaminan Visa Ribya Kadeer

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hujan Deras Merendam Bangkok

Berita
26 September 2026 16:39
Wajib Halal Oktober 2026, Pemerintah Kedepankan Pembinaan
Patuhi Sanksi Amerika, UEA Larang Penerbangan Iran
Uganda Tangguhkan Kerja Sama Militer dengan Turki Terkait Ekstradisi Pengkritik Presiden Museveni
Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya

Terbaru

  • Ubah Tradisi, Rektor UNIDA Gontor Ajak Dosen Jadi Magnet Keilmuan Mahasiswa karena Kepakarannya
  • UNIDA Gontor Kukuhkan 4 Guru Besar Baru, Dorong Tradisi Kepakaran Keilmuan
  • Jadi Beban dan Masalah, Malaysia Repatriasi Ribuan Pengungsi dan Migran Myanmar
  • Negara Bagian California Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha sebagai Hari Libur Resmi
  • Menolak Digaji Negara: Kisah Para Hakim Teladan dalam Sejarah Peradaban Islam
  • Teladan Umar bin Khattab Ra. dalam Mengatasi Problem Gratifikasi
  • Siti Hasmah Mohamad Ali, Istri Mahathir Mohamad Wafat di Usia 100
  • Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas
  • Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
  • Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?