Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’

Ahmad
Terakhir diupdate: 4 Maret 2024 21:13 9:13 pm
Ahmad
Dipublikasikan 4 Maret 2024 21:12
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Meski sering digambarkan sebagai generasi boros dan menghabiskan pendapatannya untuk barang-barang tidak penting, namun, studi menunjukkan milenial akan menjadi ‘generasi terkaya dalam sejarah’.

Transfer kekayaan dalam jumlah besar dalam satu dekade mendatang kemungkinan besar akan menjadikan generasi milenial sebagai “generasi terkaya dalam sejarah”, menurut laporan dari konsultan real estat global Knight Frank.

Laporan kekayaan tahunan, yang akan dirilis ke publik dalam format terperinci minggu depan, mengkaji tren terkini di bidang properti dan ekonomi di seluruh dunia.

Seperti dilansir surat kabar The Guardian baru-baru ini generasi milenial –yang mengacu kelompok yang lahir antara tahun 1981 dan 1996–  diprediksi akan mendapatkan ‘rejeki nomplok’, menurut penelitian Knight Frank.

Sebab, generasi milenial akan mewarisi kekayaan dan aset yang dikumpulkan generasi sebelumnya. Distribusi kekayaan global diperkirakan akan bergeser antar wilayah dengan perubahan yang lebih besar terjadi antar generasi.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir
Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

Laporan menemukan bahwa, generasi yang disebut generasi diam (silent generation) – yang biasanya lahir antara tahun 1928 hingga 1945 – dan generasi baby boomer – yang lahir antara tahun 1946 dan 1964 – akan “menyerahkan kendali” kepada mereka yang lahir antara tahun 1981 hingga 1996 ketika mereka mewariskan aset mereka yang kaya akan properti dan ekuitas.

Di Amerika Serikat saja, perubahan kepemilikan kekayaan akan mengakibatkan total aset senilai $90 triliun berpindah tangan antara generasi sebelumnya dan generasi milenial.

Hal ini terjadi ketika penelitian menunjukkan bahwa banyak generasi millenial dan Gen Z mengalami kesulitan mencapai pencapaian yang sama seperti generasi sebelumnya – apalagi menemukan ruang dalam anggaran mereka untuk berinvestasi

“Hal ini akan membuat generasi milenial kaya menjadi generasi terkaya dalam sejarah,” kata Knight Frank dalam laporan kekayaan tahunannya yang ke-18.

Penelitian tersebut menemukan bahwa 75 persen generasi milenial memperkirakan kekayaan mereka akan meningkat pada tahun 2024, dibandingkan dengan 53 persen generasi baby boomer, 56 persen generasi X, dan 69 persen generasi muda Z.  

Selagi menunggu warisan, banyak generasi milenial yang terus berjuang secara finansial akibat serangkaian guncangan ekonomi termasuk resesi tahun 2008 yang diikuti masalah keuangan lainnya akibat pandemi Covid-19, Brexit, dan perang di Ukraina.

Akibat kenaikan harga sewa rumah, generasi milenial menghabiskan sebagian besar pendapatannya untuk biaya perumahan dan menghadapi tantangan besar dalam membeli rumah sendiri atau menabung untuk masa pensiun.

Situasi seperti ini menimbulkan gambaran bahwa generasi milenial seolah-olah menghabiskan uangnya untuk hiburan dan membeli barang-barang mahal.

Padahal, kekuatan finansial masa depan mereka ditentukan melalui warisan generasi sebelumnya, termasuk harta benda.

Kepala penelitian global Knight Frank, Liam Bailey, mengatakan pergeseran kekayaan dapat membantu mendorong investasi dan perilaku berkelanjutan.

“Generasi milenial sepertinya sadar bahwa mereka perlu mengurangi pengeluaran. Sebanyak 80 persen responden laki-laki dan 79 persen responden perempuan menyatakan berusaha menekan pengeluarannya,” ujarnya.

Menurut Frank, akumulasi kekayaan di kalangan generasi Z menunjukkan peningkatan sebesar 38 persen pada perempuan dengan kekayaan bersih sangat tinggi selama dekade terakhir dan tren ini diperkirakan akan terus berlanjut.

Individu dengan kekayaan bersih sangat tinggi mengacu pada mereka yang memiliki aset lebih dari $30 juta.

Generasi milenial Inggris masih menanggung ‘luka ekonomi’ akibat krisis keuangan tahun 2008 dan berjuang untuk mengejar standar hidup generasi yang lebih tua, menurut hasil studi terbaru yang dilakukan oleh Resolution Foundation.

Real estat, investasi keuangan, dan mobil adalah beberapa sumber kekayaan yang paling signifikan.

Dalam studi ini ditemukan, tas bekas mengalami kontraksi, sementara penjualan jam tangan mewah di tiga rumah lelang besar mencatat pendapatan sebesar $611 juta pada tahun 2023, naik sedikit dari tahun sebelumnya.

Menyinggung lelang barang mewah, rapper Kanada Drake pernah membayar $1 juta  untuk sebuah cincin yang pernah dimiliki oleh mendiang Tupac Shakur dalam lelang hip-hop oleh perusahaan Sotheby’s pada Juli tahun lalu.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:generasi kayagenerasi lamaGenerasi Milenialgenerasi oldHeadlineKnight Frankpenelitian
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Masinis Nonton Cricket di Ponsel Penyebab Tabrakan Kereta India Oktober 2023
Tulisan selanjutnya Bantuan Kemanusiaan AS Bantuan Kemanusiaan yang Diterjunkan dari Udara untuk Gaza Hanyalah ‘Sandiwara’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Laporan: Israel Akan Bebastugaskan 10.000 Tentara Cadangan karena Krisis Anggaran

Berita
6 Juli 2026 10:44
Prosesi Pemakaman Dimulai Rakyat Iran Berkabung Meratapi Kematian Ayatullah Ali Khamenei
Kisah Yono, Tangan Kanan Ustadz Adi Hidayat yang Ogah Jadi Komisaris
Menko Yusril Sebut Penyebarluasan LGBT Perlu Diantisipasi demi Ketahanan Nasional
Amerika Serikat Kembali Serang Iran, Berdalih Bela Warga Sipil

Terbaru

  • Dialog Manhaj Aqidah Muhammadiyah: Asy’ari Bagian dari Ahlus Sunnah
  • Mengenang Pembantaian Srebenica, Ribuan Peserta Susuri Rute Pelarian Korban Genosida
  • Waketum PBNU KH Zulfa Mustofa Luncurkan Kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa Jelang Muktamar PBNU ke 35
  • Waketum MUI: Penulis Muslim Harus Jadi Penjaga Otoritas Ilmu di Era Digital
  • MUI Gelar IACFS ke-10, Perkuat Peran Fatwa dalam Mewujudkan Perdamaian Dunia
  • MUI Matangkan Persiapan Kongres Umat Islam Indonesia VIII, Bahas Isu Strategis Keumatan dan Kebangsaan
  • BMIWI Gelar Milad ke-59, Canangkan Hari Majelis Taklim Nasional di Masjid Istiqlal
  • Hampir 6.000 Awak Kapal Masih Tertahan di Teluk Arab
  • Kisah Yono, Tangan Kanan Ustadz Adi Hidayat yang Ogah Jadi Komisaris
  • Amnesty Kecam Pemberian Tanda Kehormatan pada Modi karena Rekam Jejak HAM

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
RagamSaintek

Makkah, Ummul Qura dan Pusat Bumi

7 November 2022 11:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?