Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Walah, Remaja Inggris Dianjurkan Seks Bebas !

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 3 September 2009 14:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Dalam selebaran yang diberi judul “Pleasure” atau kesenangan, National Health Service (NHS) kota Sheffield, menginformasikan bahwa para pelajar remaja memiliki “hak” untuk menikmati kehidupan seks yang menyenangkan. Selebaran yang dibagikan di banyak kota itu juga menyatakan bahwa hubungan intim yang teratur baik bagi kesehatan jantung.

Selebaran yang mulai dibagikan sejak bulan Juli lalu itu diterbitkan dan dibagikan ke masyarakat sebagai panduan bagi orangtua, guru dan pembimbing pemuda, dan dimaksudkan untuk memperbaharui materi pendidikan seks dengan menyebutkan keuntungan dari hubungan seks yang menyenangkan.

Sudah terlalu lama para pakar hanya menekankan pada perlunya “hubungan seks yang aman.” Sementara alasan paling utama mengapa orang melakukan hubungan seks, yaitu untuk kesenangan, tidak pernah diperhatikan. Demikian tulis pengarang materi selebaran itu.

Jika selama ini orang dianjurkan makan sebuah apel sehari agar tidak perlu ke dokter, maka slogan dalam selebaran itu menganjurkan orgasme sebagai gantinya. “An orgasm a day keeps the doctor away“, demikian tulisnya. Tidak hanya itu, slogan tersebut ditambah dengan anjuran yang berbunyi, “Para pakar pemerhati kesehatan menganjurkan untuk mengkonsumsi 5 porsi buah dan sayuran sehari, dan 30 menit gerak badan tiga kali seminggu. Bagaimana dengan hubungan seks atau masturbasi dua kali seminggu?”

Steve Slack, Direktur Pusat HIV dan Kesehatan Seksual di NHS Sheffield, yang juga merupakan salah seorang penulis materi selebaran itu, berdalih bahwa materinya tidak menganjurkan hubungan seks di kalangan remaja, tapi justru menganjurkan anak-anak muda agar menunda melepas keperawanan/keperjakaan mereka hingga saatnya mereka yakin bahwa mereka akan menikmati hubungan seks itu.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Slack percaya, sepanjang para remaja  dibekali dengan informasi yang lengkap mengenai seks, dan bebas memutuskan tanpa tekanan terkait hubungan asmara, mereka mempunyai hak yang sama untuk mendapat kehidupan seks yang baik sebagaimana orang dewasa.

Anthony Seldon, pengajar di Wellington College, Berkshire, yang mengisi kelas tentang emosi manusia, mengatakan pendekatan yang digunakan dalam selebaran itu “tercela.”

Masyarakat dan pemerintah Inggris sepertinya begitu sibuk dengan urusan seks. Sebelumnya pada bulan Maret tahun ini juga, pemerintah menyebarkan brosur yang berjudul “Talking to Your Teenager About Sex and Relationships“. Brosur yang merupakan inisiatif dari pejabat yang menangani urusan anak-anak, Beverley Hughes, itu menganjurkan orangtua agar menghindari  metode salah dan benar ketika berbicara mengenai seks kepada anak-anak mereka.

Brosur yang dikeluarkan sebagai reaksi dari kasus Alfie Patten–bocah laki-laki berusia 13 tahun asal East Sussex yang memiliki anak hasil hubungannya dengan gadis usia 15 tahun, menganjurkan orangtua agar “terbuka” menerima pandangan anak-anak tentang seks. Orangtua juga dianjurkan untuk menerangkan masalah seks kepada anak-anak sedini mungkin, daripada mereka menerima informasi yang salah dari temannya ketika besar nanti.

Brosur yang disebut “amoral” oleh sebagian masyarakat Inggris itu juga memberikan informasi teknis mengenai perbedaan bentuk alat-alat kontrasepsi, mulai dari kondom hingga implan.

Simon Calvert, Deputi Direktur Christian Institute, menyerang selebaran itu dengan mengatakan, “Gagasan pemerintah agar keluarga tidak menyampaikan nilai-nilai (moral)  adalah keterlaluan. Melindungi anak-anak yang masih lugu adalah hal yang sangat penting.  Kita  mengharapkan lebih banyak bahasa yang  semisal itu, daripada pendekatan tidak bermoral ini yang mencekoki anak-anak dengan aktivitas seksual dan membiarkan mereka dengan pemikirannya sendiri.”

Keberhasilan upaya menanggulangi masalah kehamilan remaja di Inggris sepertinya memang masih pasang surut. Dari tahun 1998 hingga 2006, kehamilan remaja usia di bawah 18 tahun mencapai angka 12,9%, terendah sejak pertengahan tahun 1980-an. Tapi tahun lalu, angka itu sepertinya mulai meningkat lagi.[di/to/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Masjid Sejarah Manonjaya Roboh Diguncang Gempa
Tulisan selanjutnya Dinilai Sering “Vulgar”, Ormas Islam Demo Jawa Pos

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bersama DPR-DPD RI, MUI Gelar Hari Dialog Antar Peradaban Internasional, Dorong Perdamaian Global dari Indonesia

Berita
11 Juni 2026 11:24
Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
Mengukir Senyum, Merajut Persaudaraan: Hangatnya Kebersamaan Qurban di Dukuh Kwarasan
Tak Hanyut Oleh Banjir: Asa Santri Aceh Tamiang Tetap Menyala
Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah

Terbaru

  • Aliansi Aktivis dan Umat Muslim Tasikmalaya Desak Polisi Proses Hukum Penghina Sahabat Nabi
  • Tak Hanyut Oleh Banjir: Asa Santri Aceh Tamiang Tetap Menyala
  • Tradisi Membaca sebagai Penguat Halaqoh
  • Jejak Langkah Wanita Pejuang: Nyonya Hafni Zahra Abu Hanifah
  • Prosesi Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei Dimulai 4 Juli
  • UEA Bantah Laporan Transfer $3 Miliar ke Iran
  • Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban
  • Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya
  • Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
  • Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?