Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Sjahril Akui Aliran Dana ke Perwira Polisi

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 14 April 2010 14:51
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Sjahril Djohan, orang yang diduga menjadi makelar kasus (markus) di kepolisian, mulai dimintai keterangan sebagai saksi oleh tim penyidik independen Polri di gedung utama Mabes Polri, Jakarta, Selasa sore.

Meski baru pemeriksaan awal, Sjahril sudah “buka-bukaan”. Dalam keterangannya, Sjahril mengakui ada aliran dana kepada sejumlah perwira Polri terkait kasus mafia pajak.

“Ya, ada aliran dana ke sejumlah perwira,” kata Kepala Pusat Pengamanan Internal Divisi Propam (Kapuspaminal) Mabes Polri Kombes Pol Budi Wasesa kepada wartawan, Selasa (13/4) malam.

Budi mengatakan, pemeriksaan terhadap Sjahril nantinya juga bisa menjadi dasar bagi pemeriksaan oleh Divisi Propam terhadap anggota Polri yang terlibat. “Dari Sjahril Djohan kita bisa tahu ke mana saja uang itu. Ke A, B, atau C, tapi ini baru pengucapan sepihak Sjahril Djohan. Sama seperti kasus Gayus, Haposan, dan Andi Kosasih. Namun, tidak ada data autentik. Kita cari tahu, apakah ada saksi atau apa yang menguatkan dalam penyerahan itu,” ucap Budi Wasesa.

Rencananya Sjahril akan dikonfrontasi dengan empat tersangka markus pajak lainnya. Namun, karena sudah larut malam, tampaknya rencana itu akan sulit dilakukan. “Ada rencana, tapi ini sudah malam. Kalau sudah malam, kan capek,” ujarnya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Mantan Intel

Nama Sjahrir Djohan mencuat sejak pertemuan  tertutup antara Komisaris Jenderal Susno Duadji dengan Komisi III Bidang Hukum DPR, pada Kamis 8 April lalu. Susno mendatangi DPR untuk mengadu dan meminta perlindungan hukum-politik. Susno menyebut kasus baru, mafia perusahaan Arwana di Pekanbaru, Riau.

Susno bahkan mengatakan dalam kasus mafia Arwana ini terdapat makelar kasus alias markus yang sama dengan kasus pajak Gayus Tambunan. Mr X pun disebut Susno. Akhirnya dalam pertemuan tertutup, Susno menyebut nama Mr X itu alias SJ.

“Menurut Susno, Mr X yang berinisial SJ itu mantan orang Deplu (Departemen Luar Negeri),” kata anggota Komisi III DPR Nasir Jamil.

Siapa sesungguhnya Sjahrir Djohan?  Syahril  lahir di Jakarta, 5 Oktober 1945. Pria yang santer disebut  makelar kasus di tubuh Polri itu, mengawali kariernya sebagai intel  dalam Satgas Suslu Laksus Kopkamtib Bidang Luar Negeri tahun 1971-1973.

Menurut penelusuran Metro TV, Syahril Djohan telah malang-melintang di kejaksaan dan kepolisian sejak lama. Dialah di belakang rekayasa kasus Gayus Tambunan. Terakhir, Syahril disebut-sebut sebagai sutradara di belakang kasus yang lebih besar: skandal peternakan ikan arwana di Pekanbaru, Riau.

Syahril adalah mantan diplomat. Di kepolisian, Syahril bekerja resmi karena diangkat sebagai tenaga ahli. Sejak kecil Syahril tinggal di Belanda. Ia pernah melobi Pemerintah Australia untuk mengekstradisi Hendra Rahardja, terdakwa kasus BLBI. Namun, esktradrisi terhambat hingga Hendra Rahardja meninggal di negeri Kanguru itu.

Di antara petinggi Polri, Syahril amat dekat dengan Susno Duadji, kemudian mantan Wakil Kapolri Komisaris Jenderal (Purn) Makbul Padmanagara. “Dengan Susno ia bisa bercanda dan ngomong apapun. Dengan Makbul masih ada batas. Dengan Susno itu seperti kakak-adik. Susno dianggap adik. Makbul masih seperti sahabat,” kata Harry Hupudio, sahabat Syahril Djohan dikutip Metro.

Ia juga pernah malang-melintang di sejumlah kurun pemerintahan. Pada kurun waktu 1973 hingga 1976 ia menjabat Kepala Seksi II Direktorat Investigasi Khusus Direktorat Jenderal Hubungan Ekonomi Luar Negeri pada Departemen Luar Negeri. Syahril juga pernah menjadi Sekretaris pada Kepala Seksi Ekonomi di Kedutaan Indonesia di Swiss tahun 1976-198.

 

Di era Jaksa Agung Marzuki Darusman, Syahril Djohan dipercaya sebagai pembantu khusus Jaksa Agung. Di lingkungan Mabes Polri, Syahril Djohan pernah menjabat sebagai Penasihat Ahli Fungsional Direktorat IV Tindak Pidana Narkoba dan Kejahatan Terorganisir Bareskrim Mabes Polri. [ant/vn/mtr/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Studi Perlihatkan Bukti Keberadaan Air di Bulan
Tulisan selanjutnya “Religius-Humanis”

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Berita
4 Juni 2026 21:20
Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Terbaru

  • 123 Santri Ar-Rohmah Putri Diterima PTN Jalur SNBP dan SNBT, Terbanyak di Malang
  • Amerika Jatuhkan Sanksi Atas Presiden Kuba, Anggota Keluarga Castro
  • Usai Serangan Drone Terminal Pelabuhan Mina al-Fahl Oman Beroperasi Kembali
  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?