Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Polandia Akan Ekstradisi Pembunuh Tokoh Hamas

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Juni 2010 11:45
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kejaksaan Polandia mengatakan akan mengekstradisi warga Israel yang diduga menggunakan paspor palsu dalam pembunuhan seorang tokoh pejuang Hamas, Mahmud Al Mabhouh.

Polisi menangkap tersangka yang bernama Uri Brodsky awal bulan ini, berdasarkan surat perintah penangkapan dari Jerman.

Pihak kejaksaan meminta pengadilan untuk menyetujui ekstradisi Brodsky ke Jerman.

Jerman menuduh Brodsky menggunakan paspor palsu Jerman dalam  komplotan untuk membunuh al-Mabhouh di Dubai bulan Januari.

Ilegal

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Sebagaimana diketahui, polisi Dubai telah menemukan agen-agen Israel menggunakan paspor palsu Eropa untuk masuk ke Dubai dan membunuh Al Mabhouh di kamar hotelnya.

Awal bulan ini, agen Mossad yang secara ilegal menggunakan paspor warga negara Jerman itu ditangkap di Polandia.

Pemerintah Jerman pun meminta agar agen itu diekstradisi ke negaranya. Juru bicara pengadilan di Polandia membenarkan pemerintahnya  telah menahan Uri Brodsky yang telah masuk daftar pencarian orang (DPO) atas permintaan Jerman kepada Uni Eropa.

Uri diduga telah mencuri informasi identitas warga Jerman yang bernama sama dan paspor itu digunakan oleh agen itu untuk menyamar ke Dubai dan membunuh Mabhouh.

Rekayasa intelejen Israel ini, menurut pemerintah Dubai diduga melibatkan 26 orang ini.

Selain parpor palsu Jerman, para pembunuh itu juga menggunakan paspor palsu Inggris, Irlandia, Prancis, dan Australia.

Dan Israel nampaknya tidak mengkonfirmasi atau membantah misi pembunuhan itu, yang mendorong kemarahan internasional. [voan/ap/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemburu Bin Ladin Ditangkap di Pakistan
Tulisan selanjutnya DPR Ingatkan Kerja Sama dengan Militer AS

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq

Berita
30 September 2026 21:34
Iran Klaim Tangkap Drone Bawah Laut Amerika di Selat Hormuz
Presiden Brazil Teken Larangan Judi Online
Warga Maroko di Belasan Kota Gelar Demo Tolak Normalisasi Pemerintahnya dengan ‘Israel’
Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China

Terbaru

  • Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
  • Sebut Netanyahu Penjahat Perang, Tapi Qatar Tetap Pilih Mediasi
  • Intelijen Inggris Peringatkan Akademisi Supaya Putuskan Hubungan dengan Institusi China
  • Pentagon Bilang Pasukan Amerika Serikat dan Sekutunya Resmi Mengakhiri Misi di Iraq
  • Pilot Flydubai Berkelahi Saat Terbang Menuju Tel Aviv, Pesawat Mendarat Darurat di Tabuk Arab Saudi
  • Jika Bumi Menutup Semua Pintu, Ketuklah Pintu Langit!
  • Iran Gantung Dua Demonstran Antipemerintah
  • Iseng Buat Gambar Buaya di Waduk Pakai AI Pria di Singapura Terancam Penjara
  • Mahathir Mohamad Dilarikan ke RS Sehari setelah Istri Meninggal Dunia
  • Gagal Bunuh Petinggi Hamas di Qatar, ‘Israel’ Kembali Tebar Ancaman Pembunuhan

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?