Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

RUU JPH Tidak Ganggu Perekonomian Bangsa

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 Juni 2010 20:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Banyak pihak yang merasa khawatir bila RUU Jaminan Produk Halal (JPH) disahkan maka akan menganggu perekonomian Indonesia. Di dalam RUU itu dijelaskan bahwa pelaku usaha wajib memiliki sertifikasi halal, sementara tidak semua pelaku industri memiliki kemampuan untuk mengajukan sertifikasi halal.

Mananggapi hal ini,  Direktur Lembaga Pengkajian Pangan Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Lukmanul Hakim mengatakan kekhawatiran tersebut sangat berlebihan.

”Saya kira ini berlebihan. Jadi harus difahami bahwa halal itu merupakan custumer requirement (kebutuhan konsumen) yang harus dipenuhi. Permasalahannya adalah selama ini halal tidak pernah diangkat, seolah-olah halal itu adalah makhluk aneh,” kata Lukman saat ditemui hidayatullah.com di kantor LPPOM MUI, Bogor.

Indonesia, kata Lukman, merupakan negara yang mayoritas berpenduduk muslim terbesar di dunia. ”Ibarat kata, pembeli itu adalah raja. Produsen ikuti saja apa yang diingini konsumen Indonesia yang mayoritas muslim ini. Bagi umat Islam halal itu logis, tidak mengada-ada. Halal itu hak asasi umat Islam yang harus dijamin,” kata lelaki yang juga menjabat sebagai Presiden World Halal Council (WHC) ini.

Lukman menegaskan, halal itu sudah ada sejak zaman al-Qur’an. Isu halal bagi umat Islam bukanlah isu baru. ”Kalau Anda menganggap halal mengganggu perekonomian, berarti Anda menafikan halal. Kalau Anda sudah menafikan halal, berarti Anda menafikan hukum Islam!”

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Kalau permasalahan bahwa mengurus sertifikasi halal itu dapat merepotkan pengusaha kecil, LPPOM MUI sudah memiliki solusinya. LPPOM sudah hadir di 29 provinsi di Indonesia. Bahkan bagi para UKM yang ingin memperoleh sertifikat halal tidak dikenakan biaya yang besar. UKM bisa mengajukan sertifikasi halal secara kolektif.

Menurut kabar  yang diperoleh LPPOM, RUU JPH masuk agenda pembahasan DPR tahun 2010. ”Belum lama ini kami bertemu dengan tim dari DPR. Mereka meminta masukan dari kita,” kata Lukman. [syaf/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:halallppomMUIold migrateRUU
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pakar: Amerika Takut dengan Hegemoni Dinar
Tulisan selanjutnya PKS Tolak Dikotomi Islam-Nasionalis

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Putin Tawarkan Pembebasan Utang Bagi yang Mau Gabung Tentara
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?