Hidayatullah.com – Para pemukim ‘Israel’ membakar sebuah masjid di desa At-Tuwani, Tepi Barat yang diduduki pada Sabtu malam dan mencoret dindingnya dengan kata-kata rasis.
Narasumber setempat mengkonfirmasi bahwa para pemukim ilegal Yahudi ‘Israel’ membakar sebuah masjid di desa At-Tuwani di Perbukitan Hebron Selatan semalam, mencoret dindingnya dengan tulisan provokasi dan gambar bintang Daud.
Terletak di perbukitan Masafer Yatta, atau Perbukitan Hebron Selatan, desa At-Tuwani telah lama melambangkan perjuangan sehari-hari warga Palestina yang hidup di bawah pendudukan ‘Israel’.
Sumber-sumber Palestina juga mengatakan bahwa dua rumah dan sebuah peternakan sapi perah dibakar dan beberapa kendaraan dibakar.
Menurut laporan lokal, para pemukim juga mencoba untuk memblokir sebuah truk tangki air yang mengirimkan air ke komunitas al-Tawil di daerah Nablus.
Selain itu laporan juga menyebutkan bahwa para pemukim mencuri selang air truk setelah tangki-tangki diisi dan menyemprotkan semprotan merica ke salah satu aktivis yang hadir.
Kejahatan Zionis tak berhenti di situ, laporan menyebutkan bahwa pasukan ‘Israel’ juga membakar puluhan pohon zaitun di desa Deir Qaddis, sebelah barat Ramallah di Tepi Barat yang diduduki pada hari Sabtu.
Pasukan penjajah berupaya mengusir petani Palestina yang sedang bekerja di lahan mereka mereka sendiri dengan menembakkan peluru tajam dan tabung gas air mata ke arah mereka. Serangan itu memicu kebakaran yang menyebar ke area luas yang ditanami puluhan pohon zaitun.
Koresponden tersebut menambahkan bahwa pasukan ‘Israel’ mencegah pemadam kebakaran mencapai lokasi untuk memadamkan api, sehingga api menyebar ke area yang lebih luas di lahan milik Palestina di selatan desa.
Kekerasan ‘Israel’ di Tepi Barat yang diduduki telah meningkat tajam sejak dimulainya genosida di Gaza pada Oktober 2023.
Lebih dari 1.100 warga Palestina telah syahid di Tepi Barat oleh pasukan ‘Israel’ atau pemukim sejak perang dimulai, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.*




