Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Tengku Muchtar Sebut GAM Halangi Penegakan Syari’at Islam

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 12 November 2010 09:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Terdakwa kasus pelemparan granat kantor UNICEF di Nagroe Aceh Darussalam (NAD), Tengku Mukhtar bin Ibrahim mengatakan bahwa dirinya dan beberapa temannya melakukan serangan kepada orang asing dipicu sikap pemerintah Aceh yang kini dikuasai Mantan Aktivis Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan dinilai lebih mementingkan kepentingan negara-negara asing dibanding penegakan Syari’at Islam di Aceh.
“Kami melakukan ini semua, karena pemerintah Aceh menganggap Syari’at Islam mengurangi minat investor Asing,” kata Muckhtar.
“Pemerintah Aceh juga menganggap Syari’at Islam bertentangan dengan hukum internasional,” tambahnya.
Hal ini dinyatakannya pada sidang kasus terorisme dengan agenda sidang pemeriksaan terdakwa di Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Kamis (11/10)Grogol, Jakarta.
Menurutnya, Pemerintah Aceh mengabaikan nasihat para tokoh dan ulama Aceh yang meminta agar syari’at Islam yang diberikan peluang oleh pemerintah pusat dapat dilaksanakan dengan baik.
“Para ulama Aceh sudah mendatangi pemerintahan dan menasehati mereka,tetapi mereka tidak peduli”ungkap Mukhtar yang mantan anggota GAM ini.
Lebih jauh lagi,Ia sebelum melakukan penyerangan bahkan sudah melakukan langkah-langkah persuasive dengan beberapa kali mendatangi lembaga perwakilan rakyat Aceh untuk menyampaikan aspirasinya tantang penegakan syari’at Islam di Aceh.
“Saya sudah datangi DPR disana, tapi tidak didengar pula.” ujar pria berjanggut lebat ini.
Selain menganggap orang asing menghalangi penegakan syari’at Islam di Aceh, Tengku Muchtar juga beralasan bahwa pasca-tsunami orang asing di Aceh banyak melakukan kegiatan kristenisasi terselubung dengan berpura-pura sebagai pekerja kemanusiaan.
“Mereka (orang-orang asing,red) banyak yang melakukan pemurtadan, inilah yang membuat kami marah,” kata Muckhtar dihadapan Majelis Hakim.
Ditambahkannya, aksi yang dilakukan mereka sebenarnya hanya bertujuan untuk meneror orang-orang asing bukan untuk melakukan pembunuhan terhadap mereka sehingga ia bersama kelompoknya hanya menembaki rumah seorang dosen Amerika tetapi tidak membunuhnya.
“Kami hanya ingin menakut-nakuti mereka, tidak untuk membunuh.”papar Mukhtar.
Lebih dari itu,Ia melakukan kegiatan terror lebih di dasari kekecewaannya kepada para mantan GAM yang ada di pemerintahan, yang menurutnya tidak menepati janji untuk melakukan perubahan yang lebih baik untuk Aceh.
“Dulu ketika kami berjuang di GAM, kami berharap dapat mewujudkan kemakmuran, keadilan, dan penegakan Syari’at islam, tapi sekarang kami kecewa.”tandas Mukhtar
Seperti diberitakan sebelumnya, Muchtar dan beberapa temannya, Andi Marlan dan Ahmad melakukan pelemparan granat ke kantor perwakilan UNICEF di Aceh, dan melakukan penembakan terhadap ketua Palang Merah Jerman, Dr Erhard Bauer, serta menembaki rumah orang asing di Aceh, pada 23 November 2009 dini hari, di komplek perumahan yang penghuninya warga negara Amerika Serikat.
Atas perbuatannya, Muchtar diancam pasal 15 Jo pasal 6, dan pasal 15 Jo pasal 7 UU No15 tahun 2003 tahun 2003 tentang terorisme, dengan ancaman hukuman maksimal mati. [bil/hidayatullah.com]

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Alhamdulillah, Amanah Rakyat Palestina Sudah Diterima Korban Merapi
Tulisan selanjutnya Analgesik Sebabkan Anak Laki Tidak Jantan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Terbaru

  • Survei Terbaru Ungkap Mayoritas Masyarakat Dunia Tak Menyukai Israel
  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?