Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Saleh Tolak Teken Kesepakatan Mundur

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 1 Mei 2011 21:54
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Kesepakatan damai antara Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh dengan kelompok oposisi yang ditengahi GCC (Gulf Cooperation Council) masih belum menemukan titik terang karena Saleh menolak untuk menandatangani kesepakatan, sehingga ketegangan masih terus berlangsung.

Mediator GCC mengatakan kepada kelompok oposisi bahwa hari Sabtu (30/4) Saleh akan menandatangani kesepakatan mundur sebagai ketua partainya, tapi menolak menandatangani pernyataan akan mundur sebagai presiden, seperti yang dituntut oposisi.

Saleh, yang dianggap sebagai sekutu Amerika Serikat dalam memerangi Al-Qaidah, memaksa mediator untuk membagi sesi penandatanganan perjanjian menjadi 2 hari, di Sanaa dan Riyadh, dan menolak kehadiran pejabat Qatar.

Perdana menteri Qatar adalah orang pertama yang mengumumkan bahwa Saleh akan menandatangani kesepakatan mundur dan stasiun televisi Aljazeera — yang berbasis di Qatar — dituding Saleh menjadi pemicu revolusi di dunia Arab.

Menurut perwakilan oposisi Sultan Al-Atwani kepada Reuters, Sabtu (01/5), Sekretaris Jenderal GC Abdullatif Al-Zayani meninggalkan Yaman tanpa berhasil mendapatkan tandatangan Saleh.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Namun koalisi oposisi masih berharap GCC akan berhasil membujuk Saleh.

“Masalahnya sekarang dengan negara-negara Teluk. Jika mereka berhasil membujuk Saleh, maka hal itu bagus,” kata Muhammad Basindwa, tokoh oposisi yang kemungkinan akan menjadi perdana menteri sementara dari kelompok oposisi.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Prabowo Menduga NII Ditunggangi Kekuatan Asing
Tulisan selanjutnya RMI Adakan Training Motivasi Jelang UNAS di Lereng Merapi

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Berita
13 Oktober 2026 16:03
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan

Terbaru

  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
  • Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?