Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Jika Tidak Melawan Bin Ladin Tidak Dibunuh

Dija
Terakhir diupdate:
Dija
Dipublikasikan 5 Mei 2011 19:26
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Cerita Washington tentang pembunuhan Bin Ladin terus berkembang. Lucunya, versi berbeda justru disampaikan oleh orang-orang Gedung Putih sendiri, seperti yang satu ini.

Direktur CIA Leon Panetta kepada PBS hari Rabu (04/5) sebagaimana dilansir Telegraph mengatakan bahwa keputusan untuk membunuh Usamah bin Ladin diambil oleh pasukan Navy SEAL yang berada di lapangan.

Navy SEAL yang membuat keputusan akhir untuk membunuh Bin Ladin bukan presiden.

“Wewenangnya adalah untuk membunuh Bin Ladin, tetapi tentu saja sesuai dengan aturan pertempuran, jika ia ternyata mengangkat tangan, menyerah dan tidak menunjukkan tanda-tanda ancaman, maka mereka (Navy SEAL) akan menangkapnya. Tapi mereka punya wewenang penuh untuk membunuhnya.”

Cerita Panetta itu berbeda dengan apa yang disampaikan pejabat lain sebelumnya.  Sebagaimana dilansir Reuters (02/5) seorang pejabat keamanan nasional AS mengatakan, “Ini adalah operasi untuk membunuh,” katanya, seraya menegaskan bahwa tidak ada keinginan sama sekali bagi AS untuk menangkap Bin Ladin hidup-hidup di Pakistan. Tim pasukan khusus Amerika Serikat yang membunuh Usamah bin Ladin mendapat perintah untuk membunuh, bukan menangkapnya.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Alarabiya (04/5) melaporkan bahwa menurut keterangan pejabat Pakistan, anak perempuan Bin Ladin yang berusia 12 tahun mengatakan bahwa ayahnya ditangkap dalam keadaan hidup, tapi kemudian dibunuh di depan anggota keluarga lainnya. Dan itu terjadi di menit awal serangan pasukan Amerika Serikat ke rumah besar yang diyakini menjadi tempat persembunyian Bin Ladin.*

Redaktur: Dija
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kamera Mati Obama Tidak Lihat Penggerebekan Bin Ladin
Tulisan selanjutnya Ormas Islam Agar Intensifkan Dakwah Islamiah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’

Berita
13 Oktober 2026 13:01
Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
PBB Catat Kenaikan Angka Kemiskinan Dunia, 1 Miliar Orang Terdampak
Serangan Drone Paramiliter Sudan Tewaskan 41 Orang Dekat Perbatasan Ethiopia
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

Terbaru

  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
  • Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
  • Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad
  • Zionis Sebut Belanda Sarang Anti-Semit usai Suporter ‘Israel’ Dilarang Tandang
  • Wakaf Al-Qur’an: Menghadirkan Cahaya Qur’an bagi Santri di Tolitoli

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?