Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Hamid Karzai Gelar Loya Jirga

Admin Hidcom
Terakhir diupdate:
Admin Hidcom
Dipublikasikan 16 November 2011 14:19
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–Presiden Afghanistan, Hamid Karzai acara loya jirga minggu ini di Kabul. Acara pertemuan lebih dari 2.000 politisi, pemimpin kesukuan dan komunitas Afghanistan itu akan dimulai Rabu ini.

Karzai menghimpun pemimpin politisi dari seluruh Afghanistan untuk membincangkan hubungan jangka panjang dengan Amerika Serikat (AS) dan usaha mencapai keamanan di tengah ancaman kekerasan.

Bulan lalu, para pejabat Afghanistan mengatakan keamanan seluruh atau sebagian dari 17 dari total 34 propinsi di Afghanistan akan diserahkan kepada pihak Afghanistan dalam fase kedua transisi itu.

NATO berencana memindahkan tanggung jawab keamanan secara penuh ke pasukan Afghanistan sebelum akhir tahun 2014. Proses itu dimulai bulan Juli, dan polisi dan tentara Afghanistan sudah mulai mengambil kendali beberapa kota dan propinsi.

Tetapi beberapa gubernur menyatakan kekhawatiran mengenai kesiapan pasukan Afghanistan untuk menjaga keamanan, terutama dengan berlanjutnya aksi kekerasan

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Diplomat di Kabul berpendapat, Karzai mungkin menggunakan perundingan untuk mendapatkan mandat penuh ketika meneruskan perjanjian dengan Amerika mengenai hubungan strategis kedua negara selepas 2014.

Beberapa pihak menganggap, loya jirga kali ini tidak akan membantu keadaan sejak Afghanistan diinvasi tentara asing di bawah pimpinan Amerika.

Perundingan dengan Washington dan kurangnya ketelusan mengenai agenda ini menyebabkan Karzai dituduh mencoba memanipulasi loya jirga untuk kepentingan sendiri bukannya untuk mengakhiri invasi Amerika.

“Adalah lebih baik jika ia ditangguhkan, tetapi saya merasa jirga ini menjadi kepentingan Karzai karena beliau tidak ada agenda politik khusus. Ia tidak menangani isu besar,” kata analis asal Kabul, Haroon Mir.

Pesaing politik Karzai, Abdullah Abdullah, tidak ikut hadir, termasuk bekas sekutu Karzai, Abdul Rashid Dostum.

Sementara itu pejuang Taliban yang berjuang menentang Karzai dan tentera asing diketuai Amerika, mengancam mengganggu perjalanan loya jirga itu.

Pada 2010, mereka melancarkan roket ke acara terakhir perhimpunan itu, memaksa peletakan jabatan dua menteri yang bertanggungjawab mengawal keamanan.

Beberapa pemimpin yang berencana menghadiri acara itu juga mengatakan mereka diancam untuk tak hadir.*

Redaktur: Admin Hidcom
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:islamMuslimold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tender Pemukiman Yahudi di Al Quds akan Dibuka
Tulisan selanjutnya Agar Cinta Bersemi Indah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

drone peledak Houthi
Berita

Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain

Berita
19 Oktober 2026 12:54
Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000

Terbaru

  • Terus Langgar Gencatan Senjata, Serangan ‘Israel’ Bunuh 4 Warga Palestina
  • Sepakati ‘Badr’, Indonesia Perkuat Kerjasama Pertahanan dengan Turki, Qatar dan Pakistan
  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?