Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Berburu Salman Rushdie di Video Game

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Juli 2012 16:20
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Salman Rushdie menjadi target fatwa pemimpin spiritual Iran tahun 1989 atas novelnya “Satanic Verses” (ayat-ayat setan), dan hingga kini masih dapat meloloskan diri. Namun, bisa jadi dia tidak beruntung lolos dari maut dunia virtual.

Dilansir Al Arabiya (3/7/2012), asosiasi mahasiswa yang didukung pemerintah Iran, pekan lalu mengumumkan bahwa sebuah video game tentang Salman Rushdie sedang dibuat.

Permainan bertema “kehidupan Salman Rushdie yang menegangkan dan implementasi vonis atas dirinya” itu pertama kali diperkenalkan di Teheran dalam acara International Computer Games Expo ke-2.

Tidak banyak yang diketahui tentang jalan ceritanya, sebab permainan itu masih dalam tahap awal pengembangan. Namun, koran Inggris Guardian menduga bahwa pemain nantinya akan diajak mengikuti fatwa Ayatullah Khomeini untuk memburu kepala Rushdie.

Kepada kantor berita semi resmi Iran, Mehr, Mohammed-Taqi Fakhrian dari persatuan mahasiswa mengatakan, “Kami merasa perlu untuk mencari cara memperkenalkan generasi ketiga dan keempat kita tentang fatwa atas Slaman Rusdie dan arti pentingnya fatwa tersebut.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Pada tahun 2007, Iran meluncurkan game Special Mission 85, tentang dua ilmuwan nuklir fiktif, Dr Saeed Kousha dan istrinya yang diculik oleh pasukan Amerika saat mereka bertandang ke Iraq untuk berziarah ke kota Karbala.

Menurut majalah Time, kebanyakan video game Iran belakangan ini sepertinya merupakan balasan langsung atas game-game buatan Amerika seperti Call of Duty atau Battlefield 3. Game Battlefild 3 dilarang beredar di Iran karena menggambarkan serangan Amerika Serikat atas Teheran.

Iran membalas Battlefield 3 dengan meluncurkan video game bertajuk “Attack on Tel Aviv” (serangan ke Tel Aviv).*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rasa Takut Imam Hasan Bashri
Tulisan selanjutnya Baharun: Jangan Terpukau Propaganda Iran Soal Pembebasan al-Quds!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Prioritaskan Warganya Malaysia akan Kurangi Pekerja Asing

Berita
28 Oktober 2026 19:13
Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak
Yordania Gempur Sel Teroris di Suriah Menyusul Serangan atas Gereja di Karak
Lebih dari 100 Juta Nama Dihapus dari Daftar Pemilih India, Mayoritas Muslim
Parlemen Mesir Restui Dukungan Militer untuk Arab Saudi

Terbaru

  • Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS
  • Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak
  • Parlemen Turki Setujui RUU Ratifikasi Pakta Pertahanan Mekkah
  • Film Hamka Awal Mula Vol. 3 Tuntunan di Tengah Krisis Keteladanan
  • Prioritaskan Warganya Malaysia akan Kurangi Pekerja Asing
  • BPJPH Dukung Gen Halal Championship, Siapkan Generasi Penggerak Ekosistem Halal
  • Buya Hamka, Tontonan Penuh Tuntunan
  • Sekolah Pemikiran Islam Raih Penghargaan Muslim Youth Forum 2026
  • Patriotik, Gigih, Berempati: Siapa yang Bertanggung Jawab atas Masa Depan Pemuda?
  • Pejabat Malaysia Sebut Waze Petakan Lokasi Sensitif Negara

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?