Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Nasional

Pakar Pendidikan Minta Hilangkan Label Sekolah favorit

Akbar Muzakki
Terakhir diupdate:
Akbar Muzakki
Dipublikasikan 12 Juli 2012 15:47
Bagikan
sekolah-sekolah yang tidak difavoritkan akan terpinggirkan
Bagikan

Hidayatullah.com–Pakar pendidikan Universitas Diponegoro Semarang, Prof Eko Budihardjo, menilai “pelabelan” sekolah favorit sebaiknya dihilangkan karena tidak sejalan upaya pemerataan kualitas pendidikan. 

“Adanya sekolah-sekolah yang dikatakan favorit ini dampaknya kurang baik. Ini akan mendorong siswa-siswa dengan prestasi tergolong di atas berbondong-bondong mendaftar ke sekolah favorit,” katanya dikutip Antara, Kamis kemarin.

Di sisi lain, kata dia, sekolah-sekolah yang tidak difavoritkan akan terpinggirkan karena mereka yang mendaftar kebanyakan berprestasi kurang baik atau siswa yang tidak mampu bersaing di sekolah favorit.

Kalau kondisi seperti itu terus berlangsung, kata mantan Rektor Undip itu, kualitas pendidikan antarsekolah akan semakin timpang. Sekolah favorit akan semakin meningkat kualitasnya, sementara sekolah non-favorit anjlok.

“Sekolah favorit terus berprestasi karena memiliki `input` siswa yang merupakan bibit-bibit unggul. Sementara, bagaimana dengan nasib sekolah-sekolah non-favorit yang tidak kebagian `input` siswa unggul?,” katanya.

Baca Juga

Lukmanul Hakim MUI wafat
KH Dr. Lukmanul Hakim, Pejuang Ekonomi Umat yang Berpulang
Layanan SIHALAL Bermasalah, ALPHI Minta Dikembalikan Ke Sistem Lama
LPPOM Bersama ALPHI Kupas Tuntas Tarif dan Waktu Proses Sertifikasi Halal
PAD Kota Depok Meningkat Tanpa Iklan Rokok
Pembukaan Silatnas 2023, Pj Gubernur Kaltim Puji Kiprah Dai – Daiyah Hidayatullah

Eko yang dikenal juga sebagai budayawan itu mengatakan, perhatian pemerintah daerah yang tidak adil seringkali justru membuat kondisi ketidakmerataan kualitas pendidikan antarsekolah di suatu wilayah semakin parah.

Sekolah-sekolah yang diunggulkan, kata dia, mendapatkan bantuan pendanaan dalam jumlah besar, sementara sekolah di pinggiran sering terlupakan sehingga membuat sekolah nonfavorit semakin sulit bersaing.

Karena itu, ia mengharapkan pemerintah daerah juga turut mendukung penghilangan “label” sekolah favorit, tidak ada lagi sekolah yang diunggulkan sehingga terjadi pemerataan siswa-siswa unggul di setiap sekolah.

Ia mencontohkan sistem pendidikan di Jepang yang mengharuskan siswa mulai jenjang sekolah dasar (SD) hingga sekolah menengah atas (SMA) menempuh studi di sekolah yang terletak tidak jauh dari tempat tinggalnya.

“Mulai SD-SMP, siswa diharuskan berjalan kaki karena jaraknya dekat. Setelah SMA, bolehlah bersepeda karena sekolahnya agak jauh, tidak sebanyak SD dan SMP. Hampir tak ada perbedaan kualitas antarsekolah,” katanya.

Dengan sistem pendidikan yang diatur semacam itu, kata dia, tercipta pemerataan kualitas pendidikan antar sekolah. Baru setelah lulus SMA, siswa diperbolehkan memilih perguruan tinggi sesuai keinginan mereka.

“Pemerataan kualitas pendidikan ini harus dipikirkan pemerintah. Dalam lingkup Kota Semarang saja masih terjadi ketimpangan pendidikan antarsekolah. Apalagi, sekolah di daerah pelosok dan perbatasan,” kata Eko Budiharjo.*

Redaktur: Akbar Muzakki
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:old migratePendidikan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Saudi Akan Tutup Pabrik Pengemasan Zamzam
Tulisan selanjutnya Jangan Berdalih Dengan Kegagalan Nabi Nuh!

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

BeritaBerita dari AndaNasional

Workshop Tenun dan Tudung Manto untuk Santri dan Masyarakat Lingga

6 November 2023 08:51
BeritaLensaNasional

Investasi LM Antam untuk Pendidikan Anak

13 September 2023 11:00
BeritaLensaNasional

[Foto] Belajar Gosok Gigi yang Benar

29 Juli 2023 07:00
BeritaNasional

Dukung Kegiatan PFI, Eri Cahyadi Tawarkan untuk Pameran Foto Berikutnya

14 Mei 2023 07:35
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?