Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Afghanistan Menanti Warisan Gedung Markas NATO

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 3 Agustus 2012 22:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Apa yang akan terjadi dengan ratusan gedung markas pasukan NATO, saat pasukan asing ditarik keluar dari Afghanistan? Amerika Serikat dan sekutunya ingin menghancurkan bangunan-bangunan itu agar tidak dapat dimanfaatkan musuhnya. Tetapi Afghanistan berharap dapat memanfaatkannya, sebab sebagian gedung-gedung itu dibangun dengan uang mereka.

Terdapat sekitar 600 markas pasukan asing di Afghanistan. Menurut laporan Washington Post, sebuah perusahaan Amerika sudah mendapatkan kontrak senilai lebih dari 46,5 juta euro untuk menghancurkannya. Namun, pemerintah Kabul menginginkan agar dilakukan negosiasi terlebih dahulu dengan pihaknya sebelum penghancuran dilakukan, kata Siamak Herawi jurubicara pemerintah kepada Deutsche Welle (2/8/2012).

Sementara itu ISAF membantah menyetujui penghancuran tanpa berkoordinasi lebih dulu dengan pihak Afghanistan.

Jurubicara ISAF Jenderal Guenter Katz mengatakan, ada sebuah komisi yang bertanggungjawab atas pengalihan markas-markas yang diarahkan oleh Kementerian Keuangan Afghanistan.

Katz bilang, pemerintah Kabul dan ISAF duduk bersama dengan komisi tersebut untuk mendiskusikan markas mana saja yang akan diserahterimakan. Hasil negosiasi kemudian akan dilaksanakan oleh ISAF.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Katz menjelaskan, pemerintah Afghanistan sudah membuat daftar berisi kebutuhan peralatan militer.

Sementara keinginan Taliban untuk mendapatkan bekas markas NATO, meskipun tempat itu dulunya dipergunakan untuk memerangi mereka, dipandang sebagai propaganda Taliban oleh profesor di Universitas Kabul, Ahmad Zia Ra’fat.

“Taliban ingin memberi kesan pada rakyat Afghanistan bahwa mereka peduli dengan kesejahteraan negara. Dan mereka tidak keberatan jika pemerintah mengambil alih markas-markas itu, sebab mereka berharap akan segera kembali berkuasa.”*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AfghanistanNATOold migrateTaliban
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Akhirnya Pembangkit Listrik Gaza Beroperasi Penuh
Tulisan selanjutnya Mengajarkan Ilmu Sampai Akhir Hayat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Sejarah

Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Sejarah
16 Oktober 2026 09:32
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat

Terbaru

  • Jelang Pemilu ‘Israel’, Trump Dukung Netanyahu Terpilih Kembali
  • Iran Sebut Puluhan Pesawat Maskapai Nasional Hancur dalam Serangan AS-Israel
  • Jutaan Dolar Dana Nasabah Syariah HSBC Diduga Mengalir ke Perusahaan Senjata terkait ‘Israel’
  • 60 Ribu Anak Palestina Jadi Yatim Akibat Perang Genosida Zionis ‘Israel’
  • Makin Banyak Pemukim ‘Israel’ yang Hindari Wajib Militer, Jumlahnya Tembus 110.000
  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?