Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Berencana Membunuh, Tentara Muslim AS Divonis Seumur Hidup

Ama Farah
Terakhir diupdate:
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Agustus 2012 05:13
Bagikan
Naser Jason Abdo
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang tentara Amerika Serikat beragama Islam diganjar penjara seumur hidup, setelah dinyatakan bersalah karena berencana untuk membunuh tentara dan keluarga mereka di pangkalan militer.

Pengadilan menyatakan, Naser Jason Abdo berencana untuk menyerang tentara dan keluarganya di pangkalan militer Fort Hood yang terletak di barat laut ibukota Texas, Austin.

Menghadapi vonis itu Abdo, yang masih berusia 22 tahun, bersikap tegar.

“Saya tidak meminta pengampunan pengadilan, karena Allah adalah satu-satunya yang memberikan pengampunan,” ujarnya, sebagaimana dikutip AFP (10/8/2012).

Di persidangan Abdo memberikan pembelaan atas dirinya sendiri, tanpa dibantu pengacara.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Abdo didakwa berencana mengebom sebuah restoran China populer di dekat Fort Hood dan menembak jatuh para pelanggan saat mereka melarikan diri dengan menggunakan senjata pistol yang dilengkapi dengan amunisi tambahan, pada bulan Mei tahun lalu

Polisi dan FBI menangkap Abdo bulan Juli 2011 di luar sebuah penginapan kecil tidak jauh dari Fort Hood, setelah seorang pegawai toko senjata curiga atas perilakunya saat membeli bubuk mesiu tanpa asap.

Saat aparat memeriksa kamar Abdo di penginapan itu, mereka mengaku mendapatkan senjata api, bubuk mesiu dalam jumlah yang cukup untuk membuat setidaknya satu bom, serta publikasi dari Al Qaidah tentang cara merakit bom.

Para saksi mengatakan, Abdo berniat untuk menculik seorang tentara dan mengeksekusinya di depan kamera dan merekamnya. Rencana itu dibuat saat ia masih bertugas di Fort Campbell, Kentucky, tapi gagal karena ia meninggalkan negara bagian itu.

Aparat mengatakan bahwa mereka menemukan kantong mayat dan cairan pemutih untuk membersihkan tempat kejadian perkara. Abdo juga dikatakan memiliki sebuah senjata kejut dan tongkat kejut untuk hewan.

Seorang saksi bersaksi bahwa Abdo mengatakan kepadanya bahwa serangan yang direnacakannya itu merupakan bentuk solidaritas kepada Mayor Nidal Malik Hasan, psikiater yang disidang karena melakukan penembakan di Fort Hood.

Namun, menurut keterangan agen FBI Charle Michael Owens di persidangan, setelah ditangkap Abdo mengaku bahwa ia ingin melakukan rencananya demi orang-orang di Afghanistan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerikaold migrate
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Facebook Sediakan Game Judi Online
Tulisan selanjutnya Kemenag Sediakan Call Center Haji

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal

Berita
4 Oktober 2026 14:22
Kopilot Pelaku Serangan di Pesawat Flydubai Tujuan Tel Aviv Pernah Dilarang Terbang di Oman
Bertemu tim ‘Israel’, Pemain Catur Terbaik Australia Pilih Boikot
“Jihad Korporat”, Babak Baru Serangan Politikus India terhadap Muslim
Timnas Irlandia Tolak Jabat Tangan dengan ‘Israel’ sebelum Libas Tiga Gol Tanpa Balas

Terbaru

  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
  • Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
  • Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB
  • Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas
  • Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal
  • Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester
  • Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis
  • Ateis dan Mitos Kecerdasan: Membedah Cacat Logika dalam Gagasan Ketiadaan Tuhan

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?