Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Warga Yahudi Israel Ingin Bermukim Lagi di Jalur Gaza

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Juli 2015 06:16 6:16 am
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Juli 2015 06:16
Bagikan
Warga Yahudi protes ditarik keluar dari Gush Katif.
Bagikan

Hidayatullah.com–Warga Yahudi Israel ingin agar pemukiman mereka di Jalur Gaza dibangun lagi, satu dekade setelah Israel mundur dari wilayah pesisir Palestina itu. Demikian menurut jajak pendapat yang dipublikasikan hari Senin (20/7/2015) lapor AFP.

Sekitar 51 persen Yahudi Israel mengatakan ingin pemukiman Yahudi Gush Katif, yang terletak di selatan Gaza di mana lebih dari 8.000 orang Yahudi Israel tinggal sebelum penarikan tahun 2005, dibangun kembali.

Jajak pendapat yang dipublikasikan di situs NRG itu melibatkan 587 orang, tidak termasuk warga minoritas Arab yang mencakup 20 persen dari populasi Israel.

Israel mengevakuasi penduduknya dari Gush Katif dan pemukiman Yahudi lainnya di Jalur Gaza pada tahun 2005, berdasarkan rencana yang dibuat oleh Ariel Sharon.

Otoritas Israel sejak itu melarang warganya bepergian ke Jalur Gaza.

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Gush Katif merupakan pemukiman Yahudi Israel terbesar di Jalur Gaza.

Dua tahun setelah penarikan tersebut, Hamas mengambil alih kekuasaan pemerintahan di Jalur Gaza.

Pemerintah Zionis Israel kemudian memberlakukan blokade lebih ketat atas wilayah tersebut.

Populasi di Jalur Gaza yang sekarang mencapai sekitar 1,8 juta orang menghadapi masalah kemiskinan parah serta pengangguran yang merebak. Keadaan semakin memburuk dengan serangan-serangan militer yang dilancarkan pasukan Zionis ke wilayah itu. Tiga serangan besar dilakukan Zionis ke wilayah Gaza dalam kurun waktu 6 tahun terakhir, tidak termasuk serangan-serangan kecil yang rutin dilakukan setiap hari.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rumah Imam Masjid Tolikara Ikut Dibakar
Tulisan selanjutnya Stok Bahan Menipis, Muslim Tolikara Butuh Bahan Pokok

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Gerebek Kelab Malam dan Bar Gay, Turki Tangkap 162 Aktivis LGBT

Berita
17 September 2026 21:10
Mantan Presiden Kosovo Dihukum Penjara 25 Tahun karena Kejahatan Perang
Mantan Bos Tabung Haji Malaysia Terdakwa Korupsi, Keluarganya Diminta Serahkan Daftar Aset
Hari Solidaritas Hijab, Muslimat Hidayatullah Jaksel Ajak Muslimah Bangga Berhijab
Irlandia Boikot Eurovision untuk Kedua Kalinya, Soroti Situasi Kemanusiaan Gaza

Terbaru

  • Lebih dari 160 Atlet Irlandia Serukan Boikot Laga Lawan ‘Israel’
  • Iran Ancam Gunakan Senjata Baru Jika AS Kembali Serang
  • Kebutuhan Dai Masjid Ibukota Mendesak, DPW Hidayatullah DKI Jakarta Gagas Madrasah Muballigh Muda
  • Hari Solidaritas Hijab, Muslimat Hidayatullah Jaksel Ajak Muslimah Bangga Berhijab
  • KO Lawannya 12 Detik, Petarung UFC Ini Lafalkan Al-Fatihah di Hadapan Ribuan Penonton AS
  • Tujuh Kelompok Pemberontak Ethiopia Membentuk Aliansi Baru
  • Demi Umrah, Pemuda Turki Rela Nebeng 40 Kendaraan Melintasi 3 Negara
  • Sudah 90 Hari Azan Tak Berkumandang di Masjid Ibrahimi Palestina
  • Haiti Ekstradisi 18 Tersangka Pembunuhan Presiden Jovenel Moise ke Amerika Serikat
  • Tak Ingin Pelajar Lokal Merasa Minoritas, Italia akan Batasi Siswa Asing dan Larang Hijab

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?