Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Di Amerika Bocil Bawa Senjata Api Tembak Guru, Pihak Sekolah Tak Ambil Pusing

Ama Farah
Terakhir diupdate: 30 Januari 2023 11:05 11:05 am
Ama Farah
Dipublikasikan 30 Januari 2023 08:24
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Di hari ketika seorang bocah cilik (bocil) berusia enam tahun menembak dan melukai gurunya di negara bagian Virginia, Amerika Serikat, para petinggi sekolah sudah diperingatkan sebelumnya sebanyak tiga kali, kata pengacara korban.

Pada 6 Januari Abigail Zwerner, 25, ditembak oleh muridnya sendiri di dalam kelas dan beberapa hari lalu baru dipulangkan dari rumah sakit. Polisi mengatakan penembakan yang terjadi di kota Newport News itu dilakukan “dengan sengaja”.

“Pada hari itu, dalam rentang waktu beberapa jam, tiga waktu berbeda – sebanyak tiga kali – pihak pengelola sekolah diperingatkan oleh guru bersangkutan dan para pegawai bahwa bocah lelaki itu membawa senjata api ke sekolah dan mengancam orang-orang,” kata Diane Toscano, pengacara Zwerner.

“Namun, pihak pengelola tidak ambil pusing,” imbuhnya.

Menurut Toscano, pada pukul 12:30 hari itu, seorang guru wanita melaporkan kepada pengelola sekolah bahwa dia sudah menggeledah tas ransel murid tersebut dan meyakini anak itu kemungkinan memiliki senjata. Dia tidak menemukan pistolnya, tetapi mengatakan kepada salah satu staf sekolah bahwa anak itu kemungkinan sudah menyembunyikannya di saku bajunya sebelum waktu istirahat. Respon pegawai sekolah tersebut kala itu sekedar, “Well, saku-sakunya kecil.”

Baca Juga

Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat
Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi
Trump Bilang 1.000 Rudal akan Memusnahkan Iran Apabila Presiden AS Dibunuh
Pejabat Libanon Konfirmasi Keikutsertaan Negaranya dalam Pembicaraan dengan Israel di Roma
Laporan Pesawat Kepresidenan AS Hadiah Qatar Bermasalah Berujung Pemanggilan Jurnalis New York Times

Sekitar pukul 13:00 guru lain melaporkan bahwa anak laki-laki itu menunjukkan pistolnya kepada seorang anak dan mengancam akan menembaknya jika dia memberi tahu orang lain.

Karyawan yang berbeda meminta untuk menggeledah bocah itu dan tas punggungnya, tetapi disuruh menunggu karena jam sekolah hampir berakhir.

Sekitar pukul 14:00 anak laki-laki itu menodongkan pistolnya ke Bu Guru Zwerner dan menembak saat pelajaran tengah berlangsung, menurut pihak kepolisian.

Klaim Toscano diperkuat oleh bukti pesan singkat berupa percakapan antar para guru. Dalam percakapan itu Zwerner berkali-kali mengungkapkan kekhawatirannya perihal murid tersebut dan meminta pertolongan, lansir BBC (26/1/2023).

Menyusul kejadian itu, pihak sekolah masih belum segera mengambil sikap.

Anggota-anggota dewan sekolah Richneck Elementary School baru mengambil tindakan memecat kepala sekolah George Parker beberapa jam setelah Toscano mengumumkan akan menuntut pihak berwenang distrik, dengan alasan bahwa tragedi itu “sangat mungkin bisa dicegah”. Parker diberhentikan lewat pemungutan suara lima versus satu.

Gaji kepala sekolah itu lebih dari $250.000 setahun menurut media-media lokal. Angka tersebut terbilang gaji tinggi untuk standar di Amerika. Dia akan tetap menerima gaji dan tunjangan penuh sampai Juni 2024 karena dia “dipecat tanpa sebab”. 

Menyusul kepergian kepala sekolah, wakil kepala sekolah Richneck Elementary School kemudian juga mengajukan pengunduran diri.

Kepala Kepolisian Newport News Steve Drew mengatakan Bu Guru Zwerner telah menyelamatkan banyak nyawa dengan menggesa semua murid keluar setelah peluru menyerempet tangannya dan mengenai dadanya.

Pekan lalu, keluarga bocah laki-laki itu mengatakan anak itu menderita “disabilitas akut” dan jarang pergi ke sekolah tanpa salah satu orang tuanya ikut hadir. Pada hari kejadian dia bersekolah sendirian.

Polisi mengatakan pistol yang dipakai bocah itu dibeli ibunya secara legal.

Berbagai laporan media menyebutkan bahwa ibu si bocah membeli senjata api tersebut di York County dan menyimpannya di rumah. Anaknya mengambil pistol tersebut dari tempat penyimpanan tanpa izin dan membawanya ke sekolah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bocilRichneck Elementary Schoolsenjata api
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Urgensi Mengamalkan As-Sunnah
Tulisan selanjutnya Tafsir Ayatul Ahkam Surat Al-Baqarah 258-260:  Kisah Nabi Ibrahim dan Namrud (2)

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Ledakan di Damaskus Dekat Hotel Presiden Prancis Menginap,18 Orang Terluka

Berita
7 Juli 2026 19:22
Korea Utara Bertekad Membangun Kekuatan Nuklir dan Memperluas Peran Intelijen Militer
Amerika Serikat Longgarkan Ekspor Item Militer, Chip AI dan Satelit Komersial ke UEA
Ratusan Ribu Orang Padati Teheran, Hadiri Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi

Terbaru

  • Mantan Pemimpin Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Wafat
  • Dua Topan Mendera China dalam Sepekan Hampir 2 Juta Orang Dievakuasi
  • Trump Bilang 1.000 Rudal akan Memusnahkan Iran Apabila Presiden AS Dibunuh
  • Pejabat Libanon Konfirmasi Keikutsertaan Negaranya dalam Pembicaraan dengan Israel di Roma
  • Laporan Pesawat Kepresidenan AS Hadiah Qatar Bermasalah Berujung Pemanggilan Jurnalis New York Times
  • Mojtaba Khamenei Janji akan Menuntut Balas Kematian Ayahnya
  • Dua Anggota Basij Tewas Dalam Serangan di Mashhad Iran
  • Jepang Berhasil Meluncurkan dan Mendaratkan Roket Guna Ulang
  • Amerika Serikat Menjatuhkan Sanksi Baru Berkaitan Iran Menyusul Serangan di Selat Hormuz
  • PM Pakistan Desak Presiden Iran untuk Memelihara Kesepakatan Damai yang Sudah Payah Diupayakan

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Mojtaba Khamenei Janji akan Menuntut Balas Kematian Ayahnya

12 Juli 2026 10:14
Berita

Dua Anggota Basij Tewas Dalam Serangan di Mashhad Iran

12 Juli 2026 09:49
Berita

Jepang Berhasil Meluncurkan dan Mendaratkan Roket Guna Ulang

12 Juli 2026 09:24
Berita

Amerika Serikat Menjatuhkan Sanksi Baru Berkaitan Iran Menyusul Serangan di Selat Hormuz

11 Juli 2026 16:47
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?