Hidayatullah.com– Pemerintah Qatar hari Ahad (12/7/2026) mengumumkan kematian Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani di usia 74 tahun, yang memimpin negara itu dari 1995 sampai 2013.
“Dengan keimanan teguh pada ketetapan dan takdir Allah, Amiri Diwan berduka atas kehilangan besar bagi bangsa atas wafatnya almarhum — semoga Allah merahmatinya — Yang Mulia Ayahanda Emir Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani,” bunyi pernyataan yang dipublikasikan kantor administratif pemerintahan Qatar itu lewat media sosial seperti dilansir AFP.
Pejabat Qatar mengatakan pemakaman akan dilakukan pada hari Ahad malam, dengan masa berkabung empat di seluruh penjuru negeri, sementara libur diberlakukan untuk kantor pemerintahan dan institusi publik dan bendera dikibarkan setengah tiang.
Dilahirkan tahun 1952 di Doha, Sheikh Hamad menempuh pendidikan di Royal Military College, Sandhurst, di Inggris. Ia kemudian bergabung dengan Angkatan Bersenjata Qatar sebelum menjadi menteri pertahanan. Ia dinobatkan sebagai pewaris takhta pada akhir tahun 1970-an.
Mendiang dipandang sebagai salah satu arsitek pembangunan Qatar menjadi sebuah negara yang modern, dan dia memimpin negara kecil nan kaya raya itu semasa pertumbuhan ekonomi tumbuh pesat.
Pada bulan Juni 2013, Sheikh Hamad turun dari jabatannya dan menyerahkan kekuasaan ke putranya, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani.
Qatar merupakan salah satu negara Arab terkecil dengan populasi sekitar 3 juta jiwa saja. Negara itu merupakan protektorat Inggris selama 55 tahun sampai 1971.*




