Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Banyak yang Terkubur Reruntuhan, Korban Tewas Bom Bunuh Diri di Masjid Pakistan Jadi 88

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 31 Januari 2023 15:05 3:05 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 31 Januari 2023 14:32
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com — Korban tewas dalam bom bunuh diri di sebuah masjid kompleks polisi kota Peshawar, Pakistan kini meningkat menjadi 88 orang setelah 26 jenazah ditemukan terkubur puing-puing, kata seorang pejabat.

Daftar isi
  • 4 Militan Tewas
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Shafi Ullah, wakil komisaris Peshawar, ibu kota provinsi Khyber Pakhtunkhwa, membenarkan peningkatan korban dan mengatakan kepada wartawan bahwa 57 korban luka masih dirawat di rumah sakit, 10 diantaranya dalam kondisi kritis.

Sebelumnya, juru bicara Rumah Sakit Lady Reading di Peshawar, Muhammad Asim, saat berbicara dengan Anadolu, menyebutkan jumlah korban sebanyak 83 orang.

Hampir 100 korban terluka telah dipulangkan dari rumah sakit, tambahnya.

Pada hari Senin, seorang tersangka pelaku bom bunuh diri meledakkan dirinya saat shalat Dzuhur di masjid di dalam Markas Polisi di Peshawar.

Baca Juga

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP), sebuah kelompok terlarang, mengaku bertanggung jawab atas serangan mematikan pada hari Senin tetapi kemudian membantah terlibat dalam pernyataan yang diposting di situs web mereka.

Serangan itu, menurut kepala polisi Muhammad Ijaz Khaz, sangat kuat diyakini bom bunuh diri usai pihaknya menemukan bagian kepala pelaku dari tempat kejadian.

Operasi penyelamatan korban yang tertimbun reruntuhan bangunan berlangsung hingga malam hari.

Beberapa perwira polisi senior dan imam sholat termasuk dalam korban tewas.

Menteri Pertahanan Khawaja Asif mengatakan kepada saluran lokal Geo TV bahwa pelaku berdiri di shaf depan dan meledakkan dirinya segera setelah shalat dimulai.

“Begitu imam (pemimpin salat) mulai shalat, ada ledakan yang memekakkan telinga, yang melemparkan saya ke udara dan menghempas saya,” kata Mohammad Mushtaq, seorang petugas polisi yang terluka dalam ledakan itu, kepada wartawan di rumah sakit.

Di negara tetangga Afghanistan, pemerintahan Taliban mengutuk pengeboman itu, menyebutnya “bertentangan dengan ajaran Islam.”

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Luar Negeri Taliban Afghanistan juga menyampaikan simpati kepada keluarga korban yang meninggal dan terluka.

Sementara itu, pemerintah Khyber Pakhtunkhwa menetapkan hari Selasa sebagai hari berkabung di seluruh provinsi.

“Mengingat dua insiden yang paling disayangkan yaitu terbaliknya perahu yang penuh dengan anak-anak di Bendungan Tanda, Kohat pada 29-01-2023 dan serangan teroris di Garis Polisi, Peshawar pada 30-01-2023, menyebabkan hilangnya nyawa manusia, Pemerintah Provinsi dengan rasa sedih dan duka yang mendalam mengumumkan hari Selasa sebagai hari berkabung di seluruh Provinsi Khyber Pakhtunkhwa,” kata sebuah pemberitahuan.

“Bendera Nasional Pakistan akan berkibar setengah tiang di seluruh Provinsi Khyber Pakhtunkhwa,” tambahnya.

4 Militan Tewas

Empat militan tewas dalam operasi gabungan berbasis intelijen oleh pasukan keamanan dan polisi terhadap teroris di distrik Swabi dan Dera Ismail Khan di provinsi Khyber Pakhtunkhwa.

Menurut polisi, operasi gabungan itu dilakukan setelah Departemen Penanggulangan Terorisme (CTD), polisi, dan badan intelijen menerima informasi tentang keberadaan militan di desa Hind di Swabi pada Senin.

Gerilyawan menembaki pasukan keamanan dan polisi, tetapi dua dari mereka meledakkan diri dan yang ketiga menyerah, kata mereka, menambahkan bahwa dua petugas polisi juga terluka selama operasi itu.

Secara terpisah, dua gerilyawan tewas di distrik Dera Ismail Khan saat berhadapan dengan pasukan keamanan di daerah Loni pada Senin.

Sebuah operasi pencarian dilakukan di daerah tersebut berdasarkan informasi tentang keberadaan teroris, surat kabar lokal Dawn melaporkan mengutip sumber tanpa nama, yang juga mengatakan sejumlah besar senjata juga ditemukan dari kepemilikan para teroris yang terbunuh.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bom bunuh diriLedakan BomPakistanpolisi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah: LAZ Berizin agar Bisa Menjaga Dana dan Kepercayaan Masyarakat
Tulisan selanjutnya Baitul Maqdis Dibebaskan Tanpa Darah Tertumpah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Berita
31 Mei 2026 05:00
Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei
Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

3 Juni 2026 06:00
Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

2 Juni 2026 21:41
Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

2 Juni 2026 19:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?