Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Siapkan Ulama, Muhammadiyah Kirim 27 Kader Belajar ke Libya

Ahmad
Terakhir diupdate: 3 Februari 2023 22:00 10:00 pm
Ahmad
Dipublikasikan 3 Februari 2023 21:56
Bagikan
Muhammadiyah berangkatkan 27 kader muda sebagai calon ulama ke Libya
Bagikan

Hidayatullah.com—Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah melepas keberangkatan 27 kader ulama muda yang akan belajar agama di Libya.27 kader putra dan putri itu adalah penerima beasiswa pendidikan S-1 di Universitas Al-Asmarya, kota Zliten.

Mereka adalah penerima beasiswa lolos setelah bersaing dengan seribu orang pendaftar. Hadir secara virtual dalam pelepasan ini, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Dr Haedar Nashir.

Dalam sambutanya, Haedar memberi pesan empat bekal kepada para mahasiswa. Pertama, ia berharap para kader Muhammadiyah menguatkan azzam untuk benar-benar.

“Maka pesan kami untuk memperkuat pesan pada ananda sekalian, kuatkan azzam, kuatkan niat untuk betul-betul belajar ilmu, untuk menjadi ulama yang rasikhuna fil ilm. Ini insyaAllah tercapai jika niatnya kuat, dan harus lurus, insyaAllah tidak terganggu oleh hal-hal lain,” tuturnya.

Haedar juga mengingatkan agar keberangkatan ini tidak karena kepentingan pribadi, melainkan kepentingan umat dan persyarikatan, dan meminta mereka serius menempuh perjalanan studi untuk menjadi ulama.

Baca Juga

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

“Maka diberangkatkan dari kantor yang cukup megah ini, ananda membawa nama, misi, marwah dan azzamnya Muhammadiyah. Muhammadiyah masih memerlukan ulama-ulama yang menguasai ilmu-ilmu dirasah Islamiyah yang kuat,” imbuhnya.

Ia juga berpesan agar para kader tetap memperkuat pemahaman atas ideologi Muhammadiyah, demikian agar menjadi orang-orang yang cerdas dalam memahami teks.

“Ingatlah Indonesia ini negeri Muslim terbesar. Ini penting supaya selalu terkoneksi karena nanti pulang jadi pelaku dakwah Muhammadiyah yang tersebar di berbagai tempat. Dan nanti ilmu dakwahnya diperluas dengan konteks Keindonesiaan tanpa menjadi nasionalisme yang chauvinis. Islam itu rahmatan lil alamin,” tegasnya.

Dikawal Adi Hidayat

Pelepasan 27 kader ulama ini turut dikawal secara langsung oleh ulama muda Muhammadiyah KH Adi Hidayat dan Ketua Lembaga Pengembangan Pembinaan Haji dan Umrah Pimpinan Pusat Muhammadiyah, M. Ziyad.

Adi Hidayat yang juga Wakil Ketua Majelis Tabligh PP Muhammadiyah,  mengatakan 27 kader terpilih ini akan dididik dengan kurikulum khusus dengan para ulama otoritatif.

Mereka, kata Adi diproyeksikan menjadi ulama yang terkoneksi dengan kebutuhan Majelis Tarjih, Majelis Tabligh, dan Lembaga Dakwah Khusus Muhammadiyah. Universitas Asmarya sendiri, yang akan menjadi tempat belajar mereka, disebut Adi sebagai kampus terbagus di Libya dalam mencetak ulama dan ahli Al-Quran.

“Karena memang desain yang kami persiapkan dari awal dan kami komunikasikan dengan Muhammadiyah saat pra Muktamar di Solo, Muhammadiyah khusus di Majelis Tarjih dan Tabligh harus ada kader-kader yang semakin dinamis menghadapi tantangan di masa depan bukan sebagai alim ulama, tapi juga dai. Kami menginginkan kriteria ideal, alim dan dai,” ungkapnya mengutip Surat Al-Fussilat ayat 33 dan Surat Ali Imran ayat 110.

Saya tegaskan mari anda berangkat tidak membawa nama pribadi,” ujar Adi.

Selanjutnya, Adi juga meminta para mahasiswa menjaga kehormatan bangsa dan persyarikatan Muhammadiyah.

“Jaga nama baik Persyarikatan, jadi kalau mau malas-malas, nanti yang dillihat bukan antum pribadi, tapi yang mengutus. Saya tidak mengirim Anda ke sana untuk jalan-jalan, saya mengirim anda jadi ulama,” tegasnya.

Terakhir, Adi Hidayat berpesan agar selama di Libya, para kader fokus menuntut ilmu dan menghindari terlibat dari aliran keagamaan yang tidak sesuai dengan manhaj ideologi Muhammadiyah, termasuk kegiatan yang bersinggungan dengan hal-hal di luar studi.

Beasiswa ini sendiri merupakan gelombang pertama dari Universitas Asmarya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:beasiswa ke Libyakader ulama muhammadiyahUlama Muda MuhammadiyahUniversitas Al-Asmarya
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemprov Sumbar Ingin jadikan Masjid Raya Sumbar Ikon  ‘Adat Basandi Syarak’
Tulisan selanjutnya Hormati Perayaan 1 Abad NU, Muhammadiyah Siagakan Ambulan dan Tim Medisnya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Mayat Hanyut Hingga ke India, Korban Jiwa Banjir Nepal-China 750 dan >3.000 Orang Hilang

Berita
30 Agustus 2026 17:04
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Ahwa Mufakat Pilih Gus Kikin, Cicit Pendiri NU dari Tebuireng Jadi Ketum PBNU

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

3 September 2026 10:23
Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

3 September 2026 09:53
Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

2 September 2026 20:21
Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

2 September 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?