Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tangkap 2 Jurnalis Turki Jerman Tak Terima Dituduh Melanggar Kebebasan Pers

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Mei 2023 14:40 2:40 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Mei 2023 14:40
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintah Jerman hari Selasa (23/5/2023) memanggil Duta Besar Turki guna menyampaikan penolakan terhadap tuduhan Ankara yang menyebut Berlin telah melanggar kebebasan pers, menyusul penangkapan dua jurnalis Turki di Jerman.

Pemanggilan Dubes Turki itu dilakukan setelah pekan lalu Ankara memanggil Dubes Jerman guna memprotes penangkapan dua reporter asal Turki di bandara Frankfurt.

Dua reporter itu bekerja untuk Daily Sabah biro Frankfurt. Sebagaimana diketahui, Daily Sabah merupakan milik Turkuvaz Media Group, yang memiliki ikatan dengan keluarga Presiden Recep Tayyip Erdogan. 

Kementerian Luar Negeri Jerman mengatakan pihaknya telah menyampaikan kepada utusan Ankara bahwa “pemerintah Jerman dengan tegas menolak tuduhan pemerintah Turki perihal kebebasan berbicara dan kebebasan pers serta kehakiman di Jerman.”

Pihak kejaksaan Frankfurt membantah bahwa kedua jurnalis itu ditahan. Seorang jaksa mengkonfirmasi bahwa keduanya telah dikenai tuduhan berkaitan keamanan data personal.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Kementerian Luar Negeri Turki mengecam penangkapan itu yang disebutnya sebagai “pelecehan dan intimidasi” terhadap jurnalis, mengatakan bahwa tindakan itu setara dengan tindakan yang menentang kebebasan pers, lansir DW.

Pihak Turki juga menuding penangkapan itu sebagai “tindakan yang disengaja”.

Fahrettin Altun, direktur media yang melayani  Presiden Recep Tayyip Erdogan, mengecam “sikap diam Jerman yang membungkam jurnalis” dan menyampaikan kekhawatirannya akan sikap represif terhadap kebebasan pers di negeri itu.”

Sementara itu, di dalam negeri Turki sendiri kebebasan pers tidak terlalu bagus. Sejumlah media yang pernah mempublikasikan opini berbeda dengan keinginan pemerintahan Erdogan ditutup, dicabut izinnya atau diambil alih pengelolaannya untuk diserahkan kepada pihak yang sejalan dengan rezim, salah satu contohnya Hurriyet Daily News. 

Laporan-laporan kritis berkaitan dengan ketidakberesan pemerintah dalam penanggulangan bencana gempa belum lama ini juga mendapatkan sempritan peluit dari aparat berwenang Turki. Media sosial Twitter bahkan sempat diblokir oleh pemerintah dengan alasan agar tidak disalahgunakan untuk menyebarkan berita palsu berkaitan dengan penanggulangan bencana. Padahal masyarakat menggunakannya untuk mencari informasi perihal keadaan sanak keluarga dan kerabat di daerah gempa. Pemblokiran kemudian dicabut oleh pemerintah Ankara setelah petinggi Twitter berbicara langsung dengan pihak berwenang terkait.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Daily SabahJermanjurnalisKebebasan persRecep Tayyip ErdoganTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Cetak Gol Penentu Kemenangan, Cristiano Ronaldo Selebrasi Sujud Syukur
Tulisan selanjutnya mitos rokok Berhenti Merokok, Menunggu Apa Lagi?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

Berita
28 Agustus 2026 11:26
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?