Hidayatullah.com—Seorang miliarder Muslim kelahiran Malawi akhirnya mendapatkan izin untuk mengubah landmark utama London yang merupakan pusat hiburan menjadi sebuah masjid. Pengusaha kaya bernama Asif Aziz, akan mengambil alih bangunan Trocadero yang ikonik menjadi tempat ibadah dan pusat Islam.
Taipan properti berusia 56 tahun itu telah membeli bangunan terkenal itu seharga lebih dari 220 juta poundterling pada tahun 2005 dan sempat membatalkan rencana mengubahnya menjadi masjid berkapasitas 1.000 orang pada tahun 2020 setelah adanya penolakan kelompok sayap kanan.
Namun pada Mei 2023, ia telah memperoleh izin untuk membangun sebuah masjid berkapasitas 390 orang, yang akan diberi nama “Ruang Sholat Piccadilly”. Masjid tersebut diperkirakan akan diresmikan dalam beberapa bulan, kata laporan.
Bangunan Trocadero yang akan menjadi masjid ini berada di antara Piccadilly Circus dan Soho, di tengah kawasan hiburan di London, United Kingdom (UK). Yayasan Aziz ingin masjid melayani para wisatawan dan Muslim yang bekerja di daerah tersebut.
Tempat ibadah ini nanti memiliki tiga lantai yang akan mengisi ruang kosong bekas bioskop Metro yang telah ditutup pada 2006 lalu. Masjid ini diperkirakan akan dibuka dalam beberapa bulan.

Asif yang juga dikenal dengan julukan ‘Lord of the West End’, lahir di Malawi, memiliki portofolio properti lebih dari 2 miliar pounsterling dan membeli Trocadero sendiri seharga lebih dari 220 juta poundsterling pada tahun 2005, mendirikan masjid melalui badan amalnya, Yayasan Aziz, lapor Daily Mail.
Nampaknya para kritikus resah hingga mempertanyakan apakah perlu membangun sebuah masjid di tengah kawasan yang dipenuhi bar yang menyajikan alkohol, klub malam dan tempat para gay di Soho, yang semuanya sangat dijauhi umat Islam.
Untuk diketahui, dalam beberapa tahun terakhir, kejahatan rasial anti-Muslim telah meningkat di Inggris. Pada tahun 2022 saja, jumlah kejahatan kebencian agama yang tercatat oleh polisi yang menyasar umat Islam adalah 3.459, meningkat 42% dibandingkan tahun sebelumnya.* (DS/DM)