Hidayatullah.com—Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada hari Senin tiba di Arab Saudi sebagai bagian dari tur ke wilayah Teluk selama tiga hari untuk memperkuat hubungan regional.
Pada perjalanan pertama, Menteri Luar Negeri Saudi Faisal bin Farhan al-Saud dan pejabat Arab lainnya menyambut Erdogan di bandara di kota pelabuhan Jeddah, lapor Anadolu Agency (AA).
Presiden Erdogan didampingi oleh anggota Kabinetnya dan pejabat Turki lainnya. Erdogan disambut oleh Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman (MBS) dalam sebuah upacara resmi di Istana Al-Sallam setelah pertemuan tingkat delegasi.
Kedua pemimpin ini mengadakan sesi pembicaraan resmi dan pertemuan bilateral. Mereka membahas hubungan bilateral dan isu-isu regional dan internasional.
Hubungan bilateral dan isu-isu regional dan internasional akan menjadi agenda. Setelah Arab Saudi, Erdogan masing-masing akan mengunjungi Qatar dan Uni Emirat Arab (UEA).
Selama kunjungannya ke tiga negara Teluk, Erdogan sebelumnya mengatakan ingin meningkatkan hubungan dengan mereka dan menyelesaikan kesepakatan investasi.
Berbicara pada konferensi pers di Istanbul sebelum ia memulai tur Teluk, Erdogan mengatakan hubungan diplomatik dengan Arab Saudi didirikan pada tahun 1929. “Kami ingin memperluas fondasi yang kuat dari hubungan kami ke area kerja sama yang lebih luas,” tambahnya.
Menjadi salah satu negara terpenting di kawasan ini, Arab Saudi memiliki tempat khusus di bidang-bidang seperti perdagangan, investasi, dan layanan kontrak, kata presiden Turki itu. “Nilai proyek yang dilakukan oleh kontraktor kami di Arab Saudi dalam 20 tahun terakhir adalah sekitar $25 miliar. Kami ingin perusahaan Turki memainkan peran lebih besar dalam proyek skala besar Arab Saudi,” tambahnya.*