Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Sejumlah Miliader AS ‘Patungan’ Danai Media Pro-Israel Jatuhkan Hamas

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 14 November 2023 00:05 12:05 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 14 November 2023 06:00
Bagikan
bantuan militer AS untuk Israel
AIPAC merupakan induk terbesar seluruh oganisasi Yahudi yang aktif di Amerika Serikat
Bagikan

Hidayatullah.com – Seorang miliarder real estate di Amerika Serikat menggalang dukungan untuk mendanai perang media bertujuan meningkatkan citra “Israel” dan menjelek-jelekkan kelompok perlawanan Hamas di tengah aksi solidaritas pro-Palestina di seluruh dunia.

Daftar isi
  • ‘Perang opini’
          • Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Kampanye media – berjuluk Facts for Peace – berupaya mencari dana patungan hingga jutaan dolar dari puluhan tokoh-tokoh besar di bidang media, keuangan dan teknologi, menurut sebuah email yang dilihat oleh situs berita Semafor.

Lebih dari 50 miliader sedang didekati, termasuk mantan CEO Google Eric Schmidt, CEO Dell Michael Dell dan pemodal Michael Milken. Mereka memiliki kekayaan bersih gabungan sekitar $500 miliar, kata Semafor.

Beberapa dari mereka, seperti investor Bill Ackman, secara terbuka mengancam akan memasukkan para mahasiswa pro-Palestina yang kritis terhadap “Israel” ke dalam daftar hitam. Pada 10 Oktober, Ackman menulis di X, bahwa ia dan para eksekutif bisnis lainnya ingin agar universitas-universitas di Ivy League mengungkap nama-nama mahasiswa yang menjadi bagian dari organisasi yang menandatangani surat terbuka mengkritik kebijakan-kebijakan “Israel” di Gaza.

‘Perang opini’

Miliarder Amerika Serikat, Barry Sternlicht, yang memulai proyek ini, mengatakan bahwa kampanye ini akan membantu Israel “mendahului narasi” karena dunia telah bereaksi terhadap serangan Israel yang intensif di Jalur Gaza.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

“Opini publik pasti akan bergeser karena adegan-adegan, baik yang nyata maupun yang dibuat-buat oleh Hamas, mengenai penderitaan warga sipil Palestina pasti akan mengikis empati [Israel] saat ini di masyarakat dunia,” tulis Sternlicht dalam sebuah email proposal sumbangan dari para tokoh-tokoh kaya sesaat setelah serangan Hamas pada 7 Oktober terhadap “Israel”, demikian menurut Semafor. “Kita harus mendahului narasi ini.”

Penjajah Zionis telah melakukan serangan udara tanpa henti di Jalur Gaza yang terkepung sejak 7 Oktober, menewaskan sedikitnya 11.078 orang Palestina, termasuk 4.500 anak-anak, membuat 1,5 juta orang mengungsi, dan menghancurkan sebagian besar infrastruktur di wilayah tersebut, kata para pejabat Gaza.

Serangan mendadak Hamas ke wilayah pendudukan “Israel” pada tanggal 7 Oktober menewaskan sekitar 1.200 pemukim.

Upaya media yang dilakukan Sternlicht bertujuan untuk mencap Hamas sebagai “organisasi teroris” yang “bukan hanya musuh Israel, tetapi juga Amerika Serikat”, tulisnya. Tujuannya adalah untuk menarik sumbangan pribadi sebesar 50 juta dolar AS, dipasangkan dengan sumbangan yang sama dari badan amal Yahudi. Hamas telah ditetapkan sebagai organisasi “teroris” oleh Amerika Serikat dan Uni Eropa karena perlawanan bersenjatanya terhadap pendudukan Israel.

Tidak jelas siapa saja yang telah menyumbang, namun kampanye ini telah mengumpulkan setidaknya beberapa juta dolar.

Amerika Serikat adalah sekutu global terkuat “Israel”, memberikan bantuan miliaran dolar setiap tahunnya dan dukungan diplomatik yang kuat. Meskipun krisis kemanusiaan di Gaza semakin meningkat, pemerintah AS terus menerus menolak seruan masyarakat dunia untuk melakukan gencatan senjata. Pada tanggal 2 November, Kongres AS meloloskan paket bantuan militer darurat senilai $14,3 milyar untuk “Israel”.

Namun, dukungan publik terhadap posisi AS tampaknya mulai surut, dengan hampir separuh anggota Partai Demokrat AS tidak setuju dengan cara Joe Biden menangani konflik tersebut, menurut sebuah jajak pendapat baru-baru ini yang dilakukan oleh Associated Press-NORC Center for Public Affairs Research.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatisraelLobi Yahudipalestina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kecam Hasil KTT OKI, Pejuang Palestina: Seakan-akan Mereka Tak Punya Kekuatan
Tulisan selanjutnya Hoaks! Perawat Perempuan Klaim Hamas Curi Obat-obatan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

Berita
1 September 2026 09:01
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Laporan: 370 Anak-Anak Palestina Masih Ditahan di Penjara ‘Israel’
Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

31 Agustus 2026 18:22
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?