Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Koran Yahudi: Pembunuh Ratusan Penonton di Festival Nova Bukan Hamas, Tapi ‘Israel’

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 19 November 2023 12:54 12:54 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 19 November 2023 12:39
Bagikan
Pembunuh peserta Festival Musik Nova di dekat Re'imadalah pilot Helikopter Apache Israel
Bagikan

Hidayatullah.com—Koran berbahasa Ibrani Haaretz melaporkan bahwa penyelidikan resmi ‘Israel’ menyimpulkan bahwa sebuah helikopter militer ‘Israel’ telah membunuh orang-orang yang hadir dalam Nova Festival, pada tanggal 7 Oktober, yang sebelumnya ditudhkan kepada para pejuang Hamas.

Menurut media Yahudi tersebut,  Hamas justru tidak mengetahui tentang festival tersebut. Nova Festival merupakan acara di luar ruangan yang digelar di daerah pertanian dekat perbatasan Gaza-’Israel’ untuk merayakan Hari Raya Sukkot.

Menurut surat kabar itu,  bahwa sebuah helikopter militer ‘Israel’ menembaki “orang-orang bersenjata Palestina” dan dua orang ‘Israel’ yang berpartisipasi dalam sebuah upacara di dekat Kibbutz Ra’im di Jalur Gaza pada 7 Oktober.

These were the first minutes of #Hamas' invasion of the Nature Party music festival at Kibbutz Reim, where 260 people were killed in #Israel One of the participants filmed the events with his phone. /1 pic.twitter.com/hwGdPN8iKC

— Apocalittico (@apocalittico) October 9, 2023

“Investigasi atas insiden tersebut mengungkapkan bahwa sebuah helikopter tempur (‘Israel’) yang tiba di lokasi kejadian dari pangkalan Ramat David melepaskan tembakan ke arah milisi Hamas dan tampaknya juga mengenai beberapa pengunjung di sana,” menurut laporan media itu mengutip sumber kepolisian penjajah.

Media ini menjelaskan bahwa penilaian keamanan “didasarkan pada penyelidikan yang dilakukan oleh polisi ‘Israel’ dengan kelompk Al-Qassam, sayap militer Hamas yang diklaim telah ditangkap pihak ‘Israel’.

Baca Juga

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Menurut salinan laporan pertama polisi ‘Israel’ mengenai serangan di lokasi yang diperoleh minggu ini oleh Channel 12 – ‘Israel’, para pejuang Palestina ini awalnya bermaksud menyerang di sekitar Kibbutz Re’im serta desa-desa di dekat perbatasan Gaza dan tidak memiliki informasi adanya acara musik.  Mereka mengetahui festival musik saat mereka turun ke lokasi.

“Kelompok Hamas berniat menyusup ke Ra’im dan kibbutzim lainnya di dekat perbatasan Gaza, dan apa yang menunjukkan bahwa Hamas tidak tahu tentang konser itu adalah bahwa itu muncul dalam video salah satu anggota kelompok perlawanan bertanya kepada seorang warga sipil yang ditangkap tentang arah menuju Ra’im.”

Laporan tersebut juga menemukan bahwa sebagian besar pengunjung festival berhasil meninggalkan acara tersebut baru ketika pasukan Hamas muncul dan tuduhan genosida oleh kelompok ini mulai muncul.

“Sebagian besar (yang hadir dalam acara tersebut) berhasil melarikan diri menyusul keputusan untuk membubarkan acara yang dibuat empat menit setelah serangan roket,” menurut sumber senior polisi yang dikutip oleh Haaretz.

Acara ini dihadiri oleh sekitar 4.400 orang, sebagian besar di antaranya berhasil melarikan diri

Penelusuran Haaretz mengutip sumber senior polisi ‘Israel’ acara ini dihadiri oleh sekitar 4.400 orang, sebagian besar di antaranya berhasil melarikan diri.

Laporan polisi juga merevisi jumlah korban tewas akibat serangan itu menjadi 364 orang, termasuk 17 petugas polisi, naik dari 270 orang. Laporan ini menjadikan jumlah pengunjung festival yang diculik menjadi 40 orang.

Sebelumnya pihak ‘Israel’ mengatakan menuduh bahwa “semua orang ‘Israel’ dibunuh oleh orang-orang Palestina, tetapi laporan ini meragukan informasi menyesatkan ini.

‘Israel’ telah memutar video propaganda berdurasi 45 menit yang menampilkan para saksi dari festival tersebut kepada para pemimpin dunia, diplomat dan jurnalis, menurut pers Amerika. Namun video tersebut yang berisi klaim pembunuhan, pemerkosaan, dan penculikan oleh pejuang Hamas ini akhirnya keliru besar.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:7 OktoberFestival MusikHa’aretzHAMASHeadlinehelikopter israelibraniKoran IsraelNova Festivalyahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Darurat Kekerasan dalam Berpacaran: Perlunya Pengawasan
Tulisan selanjutnya (Video) Bela ‘Israel’, PM Kanada Justin Trudeau Diusir Aktivis Saat Makan di Restoran 

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Resmi Gabung Angkatan Darat Suriah, YPG Umumkan Pembubaran Diri

Berita
26 Agustus 2026 11:20
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
STAI Al Bayan Gelar Wisuda Angkatan II, Ketum DPP Hidayatullah Pesankan Alumni Kuatkan Takwa Hadapi Tantangan Zaman
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata

Terbaru

  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
  • UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

31 Agustus 2026 20:47
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?